Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

10 Sistem Pertahanan udara Paling Canggih Rusia (2017)

Rusia Merupakan Pemimpin dalam Teater Teknologi Pertahanan udara untuk Melindungi Kota-Kota Terpentingnya dari Incaran Militer Amerika Serikat. 

Negara yg Identik dengan Beruang Merah ini Bukan Negara Pemalas, Cengeng, Apalagi Takut Terhadap Intervensi Asing Global. 

Tiap Tahun Rusia Terus Mengembangkan Senjata-Senjata Canggih Mematikan yg Sangat Modern.

Selama ini di Blog Sederhana ini ya. Kita telah membahas Artikel Seluk Beluk Tentang System Defence Missile Tentang Rusia. 

Nah, Hari ini. Yuk Mari Kita Berbagi Kembali Tentang Sistem Pertahanan udara Rusia dalam 1 Tema. Semoga aja bisa bermanfaat bagi anda ya. ;-)

1#. S-300/S-400

Jarak Tembak : 300 Km – 400 Km

Status : OK

Nama Senjata ini udah ngga Asing Lagi Bagi Dunia. Bagaimana Sistem Pertahanan ini Dapat Membuat Ketakutan Pesawat Tempur Amerika Serikat Ketika ingin menggulingkan Pemerintahan Bashar al Assad di Suriah.

Sehingga dengan Kedatangan S-300/S-400 di Suriah. Militer AS ngga dapat lagi menari-nari bebas di Langit Suriah.

Senjata Rusia ini juga Terkenal Laris Manis. Di Kabarkan India dan China Telah menjadi Pembeli Utamanya. India bahkan Telah membeli hingga 6.000 unit Rudal S-400  dengan (12 Sistem S-400).

2#. PL-19 NUDOL
Jarak Tembak : Luar Angkasa

Status : Pengembangan

Di dalam Gugus Militer. Satelit Berperan Sebagai Pemandu Rudal, Pengintaian, Komunikasi, Pencitraan, dan Navigasi GPS. Bayangkan apa yang terjadi jika Satelit di Tembak Hancur di Luar Angkasa. Tentu saja hal ini dapat melemahkan Kekuaatan Musuh.

Pada Tanggal 16 Desember 2016. Rusia menguji coba “PL-19 NUDOL”. Senjata Pertahanan Rudal Luar Angkasa Sub Orbital.

Pemerintah Amerika Serikat melalui Buck dan Schneider dari Pentagon mengatakan :  

Rusia memandang AS begitu tergantung terhadap Ruang Luar Angkasa. Sehingga Rusia mengambil tindakan yg disengaja dengan memperkuat Kemampuan Senjata Luar Angkasa.

Itu Bisa Berpotensi mengakibatkan Kekalahan AS dalam konflik intensitas Tinggi. Hilangnya Jaringan GPS atau Degrasi Serius pada Satelit akan menyebabkan Pemogokan Rudal Jelajah dan Rudal Konvensional AS sehingga menurunkan fungsi kemampuan senjata dipresisi dipandu.

3#. S-350 VITZAY

Jarak Tembak : 120 Km

Status : Sedang dalam Tahap Produksi massal

S-350 menggunakan Sistem Radar yg sama seperti yg dimiliki oleh S-300/S-400. Tetapi S-350 Berbentuk Kecil, Lincah, dapat Terbang pada ketinggian ultra rendah dan sangat sulit di patahkan (Die Hard).

Untuk Saat ini, S-350 Telah dalam Status OK (Aktif). Namun masih dalam Tahap Produksi. Pemerintah Rusia menjadwalkan Teknologi ini masuk penuh pada tahun 2020.

4#. BUK
Jarak Tembak : 25 Km

Status : OK

BUK masuk dalam Kategori Teknologi Tua. Tetapi Rusia diketahui masih aktif menggunakannya untuk beberapa Tahun-Tahun kedepannya. Buk dapat melumpuhkan Helikopter, Rudal Jelajah, Pesawat tempur, Pesawat Drone dan Objek Terbang Lainnya dari Jarak 25 Km.

5#. TOR

Jarak Tembak : 20 Km

Status : OK

TOR dan BUK hampir sama. Bedanya, Teknologi TOR Lebih Baru dibandingkan BUK. Disisi Lain, TOR di Lindungi oleh Kubah Pelindung Baja yg Kuat Sehingga Tahan Terhadap Pecahan Serangan Shell Artileri atau Pecahan dari Sisa-Sisa Tembakan Bom Rudal Genggam.

1 Unit TOR menyimpan 8-16 Rudal dalam Kubah Kura-Kuranya. TOR di lengkapi Radar Mobile Tersendiri.

TOR diciptakan untuk melakukan intersepsi pada tembakan-tembakan dan serangan udara lawan yg berbentuk kecil-Kecil yg memiliki manuver agresif.

Semua jenis objek udara dapat di tembak, bahkan hingga Drone Seukuran Burung Elang dapat di Jatuhkan. Termasuk diciptakan Khusus untuk mematahkan Serangan Amerika Serikat seperti Javelin, LRSAM, joint Direct Attack Munition, Drone atau TOW. 

6#. PANTSHIR
Jarak Tembak : 20 Km

Status : OK

Pantshir S1 adalah Kelanjutan dari Tunguska yg merupakan Gabungan antara Meriam Senjata Anti-Pesawat dan Rudal Permukaan ke udara.

Pantshir dirancang untuk memberikan Perlindungan Maksimal Terdapat Sistem Pertahanan Udara Mahal (S-300/S-400) dalam Serangan Serangan musuh berskala rendah. Seperti Drone Berukuran Kecil, Tembakan Artileri, Pesawat Drone Berukuran Kecil, dan Serangan-Serangan Skala rendah.

7#. KRASUKHA SYSTEM EW

Jika Kita Melihatnya Sepintas Mirip Seperti Fasilitas Radar. Tetapi Kita ngga boleh Terkecoh ya. Krasukha merupakan Sistem Peperangan Elektronik (EW) Sistem yg dirancang oleh Perusahaan KRET RUSIA.




Kemampuan utamanya adalah membuat dan memastikan bahwa rudal-rudal musuh dibuat melenceng dan membelok. Sehingga Lawan dapat mengalami Stress dan Frustasi akibat Rudal-Rudal yg di tembakan selalu salah mengenai sasaran.

8#. ROBOT KASHTAN

Jarak Tembak : 1 Km – 5 Km - 10 Km

Status : OK

Kashtan memiliki 8 Tabung Rudal jenis 9M3111 yg Terdiri dari 4 disisi Kanan dan 4 disisi Kiri. Kashtan juga dilengkapi dengan 2 meriam Rotary GSH-30K Ukuran 30 mm yg dapat menghamburkan 10.000 Butir Peluru dalam waktu 1 menit sejauh 5 Km.

Tembakkannya dapat menyerupai Jala Ikan. Sehingga Rudal atau Roket Musuh yg Masuk dalam perangkatnya akan Jatuh & Hancur.

Kashtan merupakan Robot yg di tempatkan Pada Kapal Perang Rusia dan dapat juga di Tempatkan di Darat.

9#. AFGHANIT + UV-FINDER (T-14 ARMATA)

Status : Pengembangan

UV Finder Sejenis Radar Bidik Ultraviolet yg mampu mendeteksi dan mencegat rudal antitank atau Granat. Sedangkan AFGHANIT adalah Sistem Pelindung Tank dari Serangan Tembakan-Tembakan Musuh yg ingin menghancurkan Tank-Tank atau Kendaraan-Kendaraan Lapis Baja Militer Rusia.

10#. SPETSNAZ


Jarak Tembak : 100 meter – 6 Km

Status : OK

Yang Terakhir adalah Tentara Rusia itu Sendiri yg dapat bertindak sebagai Pertahanan udara. Teknologinya dapat menggunakan Rudal Genggam Seperti IGLA atau yg Terbaru adalah 9r333 Verba.


Rudal Genggam 9r333 memiliki Sistem Seekers Mandiri. Beratnya Hanya 12 Kg. Dapat di Bawa Kemana-mana. Baik yg diangkut pada mobil, truck, atau digenggam / dipanggul oleh Tentara Rusia itu sendiri. Semua Objek Udara Musuh yg Memasuki Kawasan 100 meter - 6 Km dapat di Patahkan.

Artikel Lainnya :

Youtube : Tank TOR dan Spetsnaz Beraksi

Terima Kasih. Semoga Bermanfaat. GBU