Langsung ke konten utama

AS mendapatkan Kepercayaan dari Israel untuk Teknologi Perlindungan Anti-Tank Perisai Aktif IFLC dalam melindungi Kendaraan Tempur Ringan (2017)

Perdagangan Senjata Ilegal Seperti Roket, Rudal Genggam Anti-Tank dan Granat berpeluncur Roket. Saat ini makin marak terjadi. Khususnya di Belahan Dunia.

Seperti di Timur Tengah, Meksiko, Afghanistan, Yaman, Suriah, Irak, Libya, Kawasan Africa Utara, dll

Populasi Produksi Senjata-Senjata Mematikan Tersebut Telah Tembus Jutaan unit. Seperti RPG-7, ATGM Kornet, Javelin, RBS, Bazooka, AT4, B-300, TOW, M72, Yasin, Carl Gustav, dan masih banyak lagi.

Senjata ini Ringan, mudah dibawa kemana aja di Bahu pundak Tentara atau dapat diinstal dibelakang dump Truck Toyota.

Apabila Roket di luncurkan dan sang lawan bernasib Naas.

Tank atau Kendaraan unit Tempur Militer Lainnya yg berharga Mahal dapat saja dihancurkan dengan mudahnya.

Israel Iron Fist Light Configuration
Foto : Israel Iron Fist
Saat artikel ini saya tulis bagi Anda Pada Tahun 2017. 

Ancaman nyata Rudal Genggam sudah menjadi momok yang menakutkan. 

Hanya ada 2 Negara yg memiliki Teknologi Perisai dari Serangan Tersebut.

Yaitu negara Rusia dan Israel.

Rusia memiliki Teknologi Arena dan Afganit yg dapat merontokkan serangan sebelum benturan efek ledakan meledak di Lapisan Tepi Baja Tank.

Foto : Rusia Afganit
Sedangkan Negara Seperti Jerman dari Uni Eropa. Masih dalam Tahap Perencanaan, Pengembangan, Menyusun dan Merumuskan Landasan Teori.

Amerika Serikat memang sudah mengeluarkan Prototipe yg disebut Active Protection System Curtain.

Tetapi Teknologi Tersebut masih meragukan, belum mampu menahan serangan Rudal Anti-Tank Sekelas buatan Rusia. Musuh utamanya Amerika Serikat.

Sehingga System Curtain dibutuhkan Investasi Pengembangan yg Lebih Besar agar dapat digunakan di masa depan..

Mark Milley dari Jenderal Angkatan Darat AS mengatakan :

Hanya ada 2 Negara saat ini yang mampu menciptakan Sistem Perisai Anti-Tank yg Lengkap. 1 Negara adalah Teman kita, Sedangkan 1 Negara Lain adalah Musuh Kita yg Tak Bersahabat. Sahutnya. [Mengacu kepada Israel dan Rusia].

Israel Telah menciptakan 2 Unit Perisai.

Yaitu TROPHY buatan Perusahaan Rafael dan IRON FIST buatan IMI SYSTEMS.

Rafael dan IMI. 100% Saham dimiliki oleh Pemerintah Israel.  

Foto : Perisai Iron Fist Pada Mobil Combat Guard Israel
Perisai TROPHY di Gunakan untuk Tank MBT Utama yg umumnya berada di Garis depan.

Sedangkan IRON FIST Light Configuration atau IFLC.

Didesain untuk melindungi Tentara yg menggunakan Kendaraan Tempur Ringan 4x4, Tank APC Roda Rantai atau AFV.

Youtube : Cara Kerja Perisai IFLC

Israel Percayakan IFLC Kepada Amerika Serikat
Amerika Serikat mendapatkan Kepercayaan dari Israel untuk bekerjasama dalam melakukan kontrak senjata.

Israel memilih Perusahaan asal Amerika Serikat General Dynamics sebagai mitra bisnis.


General Dynamics berhak dalam melakukan Marketing Penjualan ke dunia Internasional dan memproduksi Teknologi yg berasal dari Israel ini.

General Dynamic juga berhak dalam mengembangkan dan menjual Sistem dengan nama Penjualan lain yg berbeda ala Amerika. Seperti Bright Arrow atau Shock Absorber.

Dalam Bursa Saham. General Dynamics memiliki Kode GD.

Di Lansir dari Defensenews.com :

Amerika Serikat saat ini mulai menginstal beberapa unit IFLC kepada Gugus unit Kendaraan Tempur yg meliputi seperti Kendaraan Mobil Humvee MRAP, Tank Bradley, dan Tank Stryker.  


Informasi Spesifikasi IFLC :

~ Perlindungan Anti-Tank, Roket, Rudal, RPG dan ATGM

~ Reaksi Cepat dalam Hitungan Seperkiandetik

~ Melindungi 360 derajat

~ Teknik RF dan IR

~ Desain untuk Perang Terbuka & Perang Perkotaan yg berantakan

~ Berat Total Keseluruhan Sistem 250 - 300 Kg

~ Daya Tenaga Baterei Listrik Hemat Biaya, Pergerakan Berbunyi Senyap

~ Beroperasi dalam segala cuaca

~ Asap dari Gelembung Ledakan Tak menimbulkan Racun bagi Tentara yg dilindungi

~ Efek Ledakan Interceptor mengarah besar ke arah Target yg dituju. Dengan menjauhi atau Meminimalkan kerusakan dari Aset yg dibela   

Artikel Lainnya :

Youtube : Perisai Aktif APS Israel

Terima Kasih. Semoga Bermanfaat. GBU

Related Post