Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Penerapan Teknologi AI Artificial Intelligence di dalam militer Israel (2018)

Teknologi artificial intelligence bukanlah hal yg baru bagi tentara IDF (Israel Defense Force).

Sejak lama, negara zionis ini telah menerapkan teknologi kecerdasan buatan tersebut kepada berbagai unit robot UGV.

Keunggulan AI memberikan keuntungan bagi negara Israel khususnya dibidang militer.

Pada tahun-tahun mendatang dari 2018-2020, AI digunakan untuk beroperasi dibawah unit Lotem dari Direktorat IDF C4I demi mempersiapkan infrastruktur ERP angkatan bersenjata dan administrasi 2020.

Investasi Israel di bidang AI militer

Di beberapa belahan negara lain, penerapan AI telah diprotes agar dilarang digunakan dibidang militer robotik. Namun hal ini tak berlaku bagi Israel. Investasi besar-besaran terus digelontorkan untuk mengembangkan senjata berbasis AI.

Selain Israel, negara beruang merah Rusia juga terus mengembangkan senjata AI.


Vladimir Putin mengatakan :

Kecerdasan buatan adalah masa depan, bukan hanya bagi Rusia. Tapi juga seluruh umat manusia. Teknologi membawa banyak manfaat tapi disisi lain juga membawa ancaman yg sulit diprediksi. Negara siapa pun yg menjadi pemimpin dari teknologi AI ini akan menjadi penguasa dunia. Sahutnya.

Tentara Israel (IDF) menyadari bahwa peranan AI begitu penting di bidang militer. Tak hanya digunakan untuk mempersiapkan senjata hardware alustista yg lebih powerful. Terkadang yg berbentuk Administrasi dan perangkat lunak juga menjadi bagian penting.

Sejak tahun 2014. IDF telah membangun perangkat lunak yg berada di bawah unit Lotem agar kecerdasan buatan AI dapat diterapkan.  

AI untuk perekrutan seleksi Tentara Baru 
Foto : Pasukan IDF
Israel memiliki program yg disebut wajib militer bagi seluruh rakyatnya yg berusia 18 tahun. Biasanya terdiri dari orang-orang yg kebingungan menggunakan senjata.

Nah, AI digunakan untuk meneliti, memilah, merevisi dan menyeleksi dari sekian banyak orang-orang yg harus berada di posisi yg tepat dan benar untuk menemukan tentara perkasa, tentara berkemampuan bela diri tinggi, dan untuk mencari orang kuat seperti gal gadot agar bertugas di layanan militer pasukan khusus.

Bagaimana mungkin, negara berpenduduk 8,8 juta orang ini mengantungkan hidupnya kepada tentara IDF yg lemah.

Oleh sebab itu, AI membantu pemerintah mencari orang-orang hebat yg tersembunyi bagaikan mutiara yg hilang. Untuk masuk ke dalam program TALPIOT atau unit program-program lainnya. 

Pembahasan selanjutnya yaitu dari perspektif dunia cyber. 


Kemampuan program cyber ditingkatkan melibatkan AI.

Bagi Israel, Cyber adalah tantangan besar dimana terus berevolusi dari hari ke hari membawa sejumlah masalah yg menantang.

Jutaan dolar telah digelontorkan kepada startup-startup AI berbasis Cyber untuk meladeni tugas ini melindungi komputer, IoT dan infrastruktur Israel yg ada.

Cloud Administrasi Digital

Kantor militer masih menggunakan kertas. IDF sejak lama telah memutuskan menggunakan versi digital. Dengan bantuan AI siap merampingkan pekerjaan administrasi yg ada menjadi lebih efesien, lebih murah, dan lebih cepat.

Walaupun administrasi terkesan bukan seperti militer. Namun pemerintah Israel memandang administrasi bagian dari militer. Karena data dan informasi konten intelijen rahasia tersimpan disana.

Pemeliharaan alustista, suku cadang & service kapal selam

AI dilibatkan didalam pelayanan teknisi service kapal selam dan berbagai alustista militer lainnya seperti tank, pesawat tempur, helikopter, APC, mobil perang, dan lain-lain.

AI bertanggung jawab didalam implementasi seperti suku cadang apa yg harus segera diganti, kit apa yg harus digunakan, bagian mana yg harus diperbaiki, pesawat apa yg harus pensiun, berapa jumlah sisa peluru, kapan waktu mesin pesawat diganti, senjata baru apa yg harus dibeli, dll.

Inti dari tujuan AI dipenerapan ini agar stok atau logistik dapat diketahui dan agar tak terjadi pemborosan uang.

Sehingga pada akhirnya menghemat ekonomi dalam jumlah besar.

Ekonomi adalah bagian dari militer.

Rudal Spike LR II Artificial Intellegence

Rudal Spike LR II adalah rudal generasi ke 5 yang dapat ditembakkan dari segala jenis alustista baik mobil perang, helicopter, kapal, tank, dll.

Didesain ulang untuk melawan target modern yg lincah cepat dengan karakteristik rendah, sensitive, dan untuk menghancurkan kubu perlindungan yg dilindungi armor canggih dengan pertahanan sistem perlindungan.  

Rudal Spike LR II telah tersedia di Israel sejak Juli 2017.

Ini adalah rudal pertama dari perusahaan teknologi Israel yg dilengkapi AI (Artificial intelligence) berkemampuan pelacak cerdas.

Aliansi
Lebih baik berdua daripada seorang diri, Lebih baik bekerjasama berkelompok ketimbang individu. Peperangan yg sukses dan efesien adalah perang yg melibatkan koordinasi kelompok yg saling terpadu.

Artificial intelligence digunakan untuk membangun cara berperang yg benar-benar baru untuk menciptakan pusat komunikasi layanan manajemen terpadu antara angkatan darat, laut, dan udara di Israel yg lebih efektif.

Foto : Rakyat Israel menyimak robot AI full 100% otonom. Warga dipisahkan oleh pagar. 

Foto : Israel robot Guardium
Foto : Robot Israel Advantaguard

Foto : Israel robot Rambow UGV

Foto : Robot Israel Robattle
Tank Markus Merkava (MK) IV Barak dan Tank Carmel
Pembangunan Tank baru berbasis Artificial Inteligence sedang dimulai. Diharapkan diperkenalkan pada tahun 2020-2022 nanti.

Tank jenis baru yg disebut Markus Merkava MK IV Barak dan Tank ringan 35 ton Carmel.

Foto : Tank Merkava
Tank ini dilengkapi dengan komputer misi cerdas AI yg mengelola tugas manual tentara menjadi lebih otomatis, meningkatkan sensor, membantu manajemen pengambilan keputusan matematika dalam hitungan super cepat dan kemampuan kecerdasan buatan AI pada tank membantu menyerang target musuh dengan tembakan lebih akurat.

Apabila tak ada arang melintang, Tank berkemampuan AI ini hadir tahun 2020 atau 2022.

Artikel Lainnya :

Youtube : Tank Carmel

Terima Kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU.