Langsung ke konten utama

10 Sumber Pekerjaan Terbesar dan Pendapatan Daerah Masyarakat Kalimantan Tengah (2018)


Kalimantan tengah atau kalteng merupakan sebuah kepulauan besar yg memiliki total penduduk berkisar 2,4 juta orang lebih.

Apabila teman-teman berkunjung ke Kalteng melalui jalur udara menggunakan pesawat terbang. Kita bisa menyaksikan pemandangan hamparan hijau yg luas.

Memang terkadang yg dilihat sebenarnya bukan hutan. Tapi kebun kelapa sawit dan kebun-kebun lainnya.


Kalimantan tengah memiliki banyak kota-kota berukuran luas dengan jumlah penduduk yg masih sangat jarang. Seperti kota Palangkaraya, kota Pulang Pisau, kota Murung raya, kota Sukamara, kota Kapuas, kota kuala kurun, dan lain-lain sebagainya. 

Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kalteng

Menurut data BPJS, eh salah BPS.

Pemerintah Kalteng yg dipimpin oleh Gubernur muda energik, Sugianto Sabran, mengklaim mampu meraup pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 1,3 - 1,5 triliun masuk ke rekening dompet pemerintah setiap tahunnya.

Sebuah angka fantastis untuk daerah yg hanya berpenduduk 2,4 juta orang.

Rincian sumber pemerintah berasal dari pajak & retribusi.

Penghasilan tertinggi peringkat #1 bersumber dari (PKB) Pajak kendaraan bermotor, peringkat #2 (BBNKB) Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor, dan pajak-pajak lainnya.

Lalu, berapa total pendapatan seluruh masyarakat kalteng pertahun


Saya belum mendapatkan data lengkap tentang ini,

kalau ada mohon beritahu saya dikolom komentar ya.

Coba-coba iseng cari sendiri. Apa sih sumber pekerjaan dan pendapatan utama daerah Masyarakat Kalimantan Tengah, hingga-hingga Pemerintah saja mampu meraup duit hingga Rp 1,3 triliun – 1,5 triliun.

Nah, berikut temuan menarik yg saya temukan.

1]. Emas

2]. Perdagangan

3]. Karyawan Pemerintahan Non-PNS dan PNS

4]. Kayu Sengon

5]. Kelapa Sawit

6]. Sarang Burung Walet

7]. Nelayan

8]. Batu Bara

9]. Investasi Emas

10]. Pohon Karet

Sifat Pekerjaan Orang Kalteng

Apa sih yg membuat api dapur terus mengepul di banyak keluarga masyakarat Kalteng.

Rahasianya ternyata terletak di kegemaran orang Kalteng yg senang berkebun.

Komoditas paling banyak dibudidayakan di Kalteng adalah kebun kelapa sawit, kebun sengon, dan kebun karet.



Saya pernah bertamu ke sebuah desa. Disana penduduk 100% bekerja sebagai petani karet. Ada pula kebun kayu sengon.


Jika kita berkendara ke arah sampit atau pangkalanbun sejauh berkilo-kilometer. Pemandangan kebun kelapa sawit menjadi santapan lezat.

Jika kita menelusuri sungai menggunakan kapal.

Akvitas seperti menambang emas secara tradisional hal yg wajar juga untuk ditemui.

Banyak orang bekerja dibidang ini walaupun harus menimba air & menyedot pasir setiap hari.


Lalu mereka membuang limbah pencemaran berbahaya seperti mercuri.

Lalu zat kimia mercuri-nya dimakan ikan deh.

Kemudian ikan ditangkap oleh banyak nelayan untuk dijual. Mantul (mantap betul…?) Tak heran mengapa banyak orang disini meninggal karena kanker ya. Hem…,


Umumnya, orang kalteng yg bekerja ditambang emas walaupun terlihat kumuh kecil-kecilan. Ternyata mereka mampu membeli mobil. Tak heran apabila banyak desa di Kalteng punya mobil dan berdompet tebal.

Di Perkotaan, aktivitas orang Kalteng kebanyakan bergerak di 2 tipe. Yaitu perdagangan.


Seperti berjual segala macam benda, makanan, minuman, sayuran, keperluaan rumah tangga, baju, sepatu, micin, dll dimana logistiknya didatangkan dari pulau Jawa

dan ASN (aparatur sipil negara) / non-ASN.

Seperti honorer, guru, perawat, petugas kebersihan, karyawan bank negara BRI, Polisi, teknisi, dll

Menjadi ASN merupakan dambaan kebanyakan orang Kalteng. Ribuan orang berlomba-lomba menggapainya.


Oh ya, orang Kalteng juga ternyata gemar berinvestasi. Khususnya investasi emas. Mereka biasanya menaruh emas di laci lemari tersembunyi dan di kotak bawah tanah.

Untuk pekerjaan batu bara, kebanyak orang kalteng bertindak sebagai buruh kasar yg disuruh-suruh oleh karyawan resmi yg bergaji sangat tinggi berasal dari luar daerah. Karena sektor batu bara ini dikuasai oleh perusahaan raksasa kelas hardcore dengan mesin-mesin, truck-truck, alat berat, dan kapal-kapal tongkang besar.


Berbeda hal dengan tambang emas tradisional seperti pembahasan diatas karena dapat dibangun secara kearifan lokal sehingga rakyat kecil dapat mengambil secercah kue menyambung nyawa kehidupan bagi keluarganya.


Sarang burung walet juga menjadi pekerjaan utama bagi banyak orang kalteng yang mendatangkan sumber kekayaan sehingga bisa membangun rumah bagus dari hasil pendapatannya.

Truck yang membawa hasil buah kelapa sawit, mobil yang membawa hasil panen berupa sarang burung wallet, truck yg membawa kayu sengon, membawa getah karet yg busuknya ya ampun mirip seperti tahi ayam, mobil ford ranger yang membawa butiran emas, dan truck-truck logistik perdagangan yg berjalan jauh dari pulau Jawa atau dari propinsi tetangga Banjarmasin.

Hampir setiap hari lalu lalang menjalankan aktivitasnya di Kalimantan tengah.

Apakah teman-teman berminat bekerja di Kalimantan Tengah…?

Terima Kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU

Related Post