Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tentara Islamic State ISWAP caplok kota kecil Gudumbali (2018)

Gugumbali adalah sebuah kota kecil di propinsi Guzamala, Nigeria.

Gugumbali memiliki luas sekitar 2.517 km persegi dengan populasi penduduk sekitar 95.000 ribu orang.

Pada hari Sabtu 8 September 2018. Tepatnya di malam hari, Jumat mendekati subuh.

Pasukan khilafah Islamic State cabang Africa ISWAP melakukan penyerangan ke kota Gugumbali, kemudian mencaploknya menjadi daerah khilafah miliknya.

(Dulu namanya adalah Boko Haram, sekarang mengganti nama menjadi Islamic State cabang Africa atau ISWAP). (Islamic State West Africa Province).  


SEMUA WARGA SIPIL MENYELAMATKAN DIRI, 8 TEWAS TERTEMBAK

Malam hari pagi subuh-subuh yg dingin.

Tanggal 7 September 2018.

Tentara khilafah Islamic State melancarkan aksi pembunuhan.


Beruntung saat kejadian, IS tertahan di pos pangkalan militer Nigeria melawan polisi & tentara yg sedang tugas patroli.

Sehingga memberikan jeda waktu bagi ribuan pihak sipil dan beberapa tentara Nigeria yg lain untuk melarikan diri ke kota Damasak dan kota Gajiram yg berjarak 80 kilometer.  

Sayangnya, terdapat 8 warga sipil tewas tertembak ketika melarikan diri.

Komisaris Polisi Damian Durkwa mengatakan :

Saya menyesal memberitahukan bahwa ada serangan oleh terorist di Gudunmbali. Tetapi saya belum mendapatkan informasi jumlah korban. Sahutnya.

NB : Jumlah korban, maksudnya dari pihak militer Nigeria.

Pemerintah Nigeria menyerukan kepada rakyat negara itu agar tidak panik. Tentara dan badan-badan keamanan militer. Termasuk satuan tugas gabungan sipil segera dikerahkan untuk memulihkan keadaan. 

Sumber intelijen mengatakan, sejumlah teroris Boko haram (ISWAP) juga menderita banyak korban luka-luka ketika melawan polisi & tentara-tentara Nigeria dalam aksi penyerangan di Gudumbali tersebut.

Brigadir Jenderal Chukwu mengatakan :

Saya tidak sadar akan serangan terbaru. Sahutnya.

Artikel Lainnya :
  
PROTES CUTI ISTIRAHAT & AKSI ISLAMIC STATE TERUS MENGOBARKAN PERANG

Negara Nigeria yg dipimpin oleh ‘Muhammadu Buhari’ banyak mengalami tekanan protes.

Karena banyak tentara & polisi mengaku mengeluh bekerja keras, berpatroli siang malam dan bertempur terus-terusan. Sehingga menuntut cuti istirahat dan gaji tambahan.

Di lain sisi, terorist Islamic State terus aktif melancarkan serangannya. 


Pada bulan Agustus 2018 saja, terdapat lebih dari 57 polisi & tentara Nigeria ditembak mati oleh IS cabang ISWAP.

Selain menguasai kota Gudunmbali. 

Tentara Islamic State juga menguasai banyak desa-desa di Nigeria. Khususnya desa yang sulit dijangkau.


St Pierre mengatakan :

Nigeria perlu memutus siklus rendahnya semangat militer. Jika tidak, itu tidak akan pernah mampu bisa mengalahkan mereka. sahutnya.

Artikel Lainnya :



Presiden Muhammadu Buhari, mantan jenderal angkatan darat terpilih pada tahun 2015 yg lalu. Dengan sebuah janji kepada rakyat akan mengalahkan Boko Haram selama masa jabatannya.

Serangan Boko Haram ke Gugunmbali (Sekarang, Boko Haram namanya Islamic State),

Presiden Buhari mengatakan dalam klaim pidatonya secara teknis bahwa Boko Haram telah berhasil dikalahkan.

Apakah Islamic State kalah. Tetapi sekali lagi menimbulkan pertanyaan tanda tanya yg diragukan…?

Mengingat terrorist IS terus melancarkan ketakutan & pembunuhan.

Terima Kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU