Langsung ke konten utama

43% Senjata Canggih ISIS Islamic State di impor buatan China : Mulai dari Rudal Red Arrow, Drone Skywalker sampai kloningan Kalaniskov + AK47 (2018)


Laporan ekslusif Damien Spleeter dari tim peneliti Conflick Armament Research (CAR) saat melakukan investigasi darimana asal usul muasal persenjataan yg digunakan oleh ISIS atau Islamic State.

Menyatakan bahwa ISIS memang cendekiawan, diakui telah mampu dan piawai memproduksi sendiri senjata seperti roket, bom, IED dan ranjau melalui revolusi industri terorisme yg terdesentralisasi.

ISIS Memanfaatkan ladang-ladang minyak di Irak & Suriah yg berlimpah merupakan tempat terbaik untuk memproduksi senjata.

Karena disana ada perangkat gergaji high-end, perangkat pembuatan besi baja, alat mesin cetak injeksi. Dipadu dengan pengaliran pipa baja dan minyak sebagai sumber energi untuk melelehkan skrap.

Ilmuwan dan insinyur ISIS mampu menciptakan hulu ledak roket dan bom secara mandiri.


LALU BAGAIMANA SENJATA CANGGIH BERPRESISI TINGGI

Senjata yang diproduksi ISIS sangat mematikan tetapi masih memiliki kekurangan seperti tak adanya tingkat presisi.

ISIS masih belum mampu menciptakan rudal, drone dan senapan genggam yg memiliki tingkat CEP akurat. Untuk menciptakan produk hebat ini membutuhkan perusahaan dgn dukungan teknologi tinggi.  

Di gurun pasir, ditengah gempuran Amerika Serikat dan Rusia. Tak mungkin ISIS mampu menciptakan produk berkomponen rumit tersebut. Pasti ada negara kuat yg mendukungnya.

Dari temuan Tim CAR :




Negara Uni Eropa. Seperti Romania, Hungaria, Bulgaria, Serbia, Jerman timur, Polandia dan Republik Czech. Merupakan pihak tertuduh yg mengirim pasokan senjata secara illegal ke ISIS.

Negara-negara Eropa timur yg kebanyakan didominasi oleh orang-orang ateis ini telah dikecam dan diperingatkan oleh pemerintah ‘Uni Eropa’ yg disajikan dalam dokumen MEP Jerman Sabine Losin.

EU terkejut atas temuan banyaknya jumlah senjata dan amunisi buatan Uni Eropa yg ditemukan di mayat-mayat ISIS. Aturan terbaru semua transfer diperketat untuk menerapkan aturan lisensi ekspor dan hukuman terhadap negara UE yg melanggar.

SENJATA RUSIA DAN AMERIKA SERIKAT DI TANGAN ISIS 
Foto : Islamic State
ISIS juga menggunakan senjata buatan Rusia dan Amerika Serikat. Hasil temuan didapat bahwa persenjataan tersebut dirampas oleh ISIS ketika membunuh dan membantai pasukan resmi.


Contoh.

Beberapa Tank, rudal Javelin, dan Kendaraan lapis baja Humvee sebanyak 2.300 unit dirampas ketika ISIS membantai tentara Irak yg didukung AS. Hal ini menyebabkan militer AS harus mengerahkan pesawat tempurnya untuk menghancurkan senjatanya sendiri.



Senjata AS yg jatuh ke tangan ISIS juga berasal dari pemberontak sunni di Suriah yg berkhianat memberikannya ke ISIS. Memaksa AS pindah haluan bersekutu ke negara kurdi yg loyal setia terhadap AS.

Begitupun dengan senapan kalaniskov, RPG dan rudal kornet buatan Rusia. Di dapat oleh ISIS dari hasil pembantaian tentara Syiah yg terlari terbiri-birit ketika melawan ISIS.

Sehingga memaksa Presiden Bashar al Assad meminta bantuan tolong kepada Rusia, Hizzbullah dan Iran untuk membalas pertempuran.

43% SENJATA ISIS BUATAN CHINA 


Dalam sales perdagangan Tiexue. Orang-orang China pernah mengatakan hal ini :

Imperialis Amerika. Lihatlah kami mengandalkan penjualan senjata berteknologi tinggi mengkhususkan diri dalam memprovokasi orang lain dan menyerobot bisnis senjata anda. Dengan demikian kami menjadi dealer persenjataan internasional terbesar di dunia. Ini adalah kerja keras nyata kami. Produk senjata buatan China menyebar ke seluruh dunia.

Pada tahun 2014-2018. Lebih dari 100.000 tentara Islamic State tewas akibat gempuran Amerika Serikat dan Rusia berserta sekutunya. Tetapi ISIS diketahui tak memiliki masalah terhadap China. ISIS pernah memproklamirkan agar orang-orang Uighur China bergabung bertempur bersamanya untuk menciptakan kekalifahan.

China memiliki jalur perdagangan luas yg disebut Jalur Sutra One Belt On Road. Kapal dagang yg dilindungi oleh kapal perangnya yg tangguh mencapai banyak lintasan jalur negara.

ISIS memiliki sel besar dan sel kecil yg saling berkomunikasi. Tersebar hampir di penjuru dunia. Meliputi Afghanistan, Libya, Somalia, Irak, Suriah, Sinai Mesir, sampai Sudan, Filipina, Niger, dll.

Alasan logis mengapa seharusnya dengan mudah senjata China bisa berada ditangan ISIS.

Para ahli telah menyimpulkan 90% persenjataan ISIS berasal dari Uni Eropa dan China.

Amerika Serikat hanya menyumbang 1,8%. Itupun senjata hasil rampasan dan penghianatan. Begitupula dengan persenjataan Rusia sebesar 9,6% adalah hasil dari pembunuhan dan perampasan ketika tentara khilafah Islamic State membantai pasukan Syiah Assad.

43% senjata ISIS diketahui buatan China. 

Meliputi : Senapan mesin 67-2 7,62 x 54R mm yg diproduksi China.

Berikut adalah tampilan senapan genggam tersebut.



Foto diambil dari wilayah Al Shura, ketika AS dan pasukan Irak berhasil mengusir ISIS. Senjata ini mirip seperti Kalaniskov buatan Rusia. Ringan, tangguh dan dapat dijadikan senapan mesin.

China memang diketahui piawai mengkloning senjata buatan Rusia. Sehingga mirip-mirip seperti AK47 dan produk Kalaniskov lainnya. Berikut bukti bahwa China ahli mengkloning senapan Rusia yg teruji combat proven di medan perang. Bukankah senjata China ini sama persis dgn yg digunakan oleh ISIS, China tak dapat mengelak dari barang bukti ini. 





Kemudian ISIS menggunakan pesawat tanpa awak Drone.

Foto : ISIS Drone X8 Skywalker

Dalam video propagandanya, ISIS memperlihatkan bagaimana drone bisa dikontrol untuk membawa 2 bom dan dijadikan sebagai drone bom bunuh diri dan menyerang sasaran berupa Tank.

ISIS tak mungkin dapat membuat drone yg memiliki spesifikasi canggih. 

Drone yg digunakan ISIS untuk membom. Sebenarnya adalah produk yg disebut X8 Skywalker. Ini lagi-lagi buatan China.

Skywalker X8 dijual mulai dari harga Rp 4.500.000 – Rp 6.000.000 juta rupiah.


Tak sampai disitu, ISIS juga memiliki senjata dahsyat man portable RED ARROW.

Berikut adalah sebagian jepretan foto dari banyaknya foto-foto serupa yg dimiliki oleh ISIS.






Tak terbantahkan, Rudal mematikan berteknologi presisi tinggi yg digunakan oleh ISIS adalah RED ARROW buatan China.

RED ARROW adalah rudal  generasi ketiga modern yg diciptakan oleh perusahaan NORINCO China. 

Mampu menembus tank sekeras baju baja reaktif dengan hulu ledak high explosive thermal effect.

Dengan sistem panduan homing infrared dan CCD. Red Arrow sanggup menghancurkan Tank, kendaraan lapis baja, bunker, pusat control komando, infrastruktur militer, kapal boat, dan benteng.

Foto : Rudal China ini 100% dimiliki ISIS




Foto : Tentara PLA China mengoperasikan Rudal Red Arrow yg dimana digunakan oleh ISIS untuk berperang
Artikel Lainnya :

Ketika Amerika Serikat dan sekutu Sunninya dan Rusia berserta sekutu Syiahnya berjuang membasmi terorist ISIS.

Terdapat aktor negara kuat lain turut mengeruk keuntungan dari gurihnya bisnis ekonomi senjata untuk mempersenjatai pasokan logistik Islamic State yg dikenal 'KAYA RAYA' dari hasil pengolahan minyak, gas, pajak, pertambangan mineral, uang tebusan penculikan, dan kekayaan dari zakat amal cryptocurrency bitcoin yg dikirim transfer oleh pendukung sel-sel ISIS dari seluruh penjuru dunia.

ISIS tak mungkin dikalahkan apabila aktor utamanya tak bisa dihentikan.

Terima kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU

Related Post