Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Probot : Israel Robot UGV pengangkut kargo dan suplai tentara IDF segala medan secara otomatis via instruksi Follow Me (2019)

Pada mulanya.

Operasi misi di medan perang untuk menyuplai pasokan amunisi perbekalan suplai bagi perlengkapan para tentara. Biasanya, menggunakan kendaraan seperti truck, tank lapis baja APC, IFV, helikopter, mobil perang, bahkan ada pula menggunakan jasa layanan tentara manusia itu sendiri sebagai alat transportasi dengan mengendongnya di bahu.

Perusahaan asal Israel, Roboteam telah merancang dan mengembangkan sebuah robot darat tak berawak untuk meningkatkan, membantu meringankan, dan menciptakan solusi yang lebih efektif.

Teknologi ini disebut PROBOT.

Probot terinspirasi dari pelajaran kesalahan peperangan melawan Hizzbullah di masa lalu.

Ketika itu banyak tentara IDF Israel tewas di pertempuraan saat mengirimkan logistik berukuran besar dan kesulitan membawa perbekalan dengan bobot berat-berat ke wilayah pegunungan perbukitan berbatu-batu menanjak dan dipenuhi oleh pepohonan.

Dimana truck dan kendaraan lapis baja kesulitan melaluinya. Akibat jalur sempit dan miring.

ROBOT PROBOT : 

Probot memiliki kemampuan membawa barang hingga 700 kg. 

Ini merupakan sistem canggih untuk transportasi tanpa harus kwatir di sergap oleh musuh saat diperjalanannya karena memang sebuah robot tak bernyawa.

Probot dapat juga digunakan untuk menjelajahi zona perang.

Membawa alat peledak bom mendekati target musuh. 


Probot andal membawa evakuasi korban terluka, mengurangi jumlah tentara tertembak saat mengirimkan logistic dan meringankan beban bawaan yang berat.

Youtube : Israel Probot

KOMUNIKASI PERINTAH FOLLOW ME :

Probot dikendalikan melalui perangkat ‘Rocu7’ berkecepatan akses internet 40 Mbps. 

Fitur utamanya beroperasi secara otomatis melalui perintah navigasi ‘Follow Me’. Mengikuti kemanapun perginya tentara yang menyimpan Rocu7.

Probot dapat diperintah mengirimkan logistic barang hingga sejauh 90 km dengan kecepatan 9 km/jam.

Sanggup bertugas di medan perang selama 3 hari 3 malam berturut-turut, sekali isi bahan bakar BBM.

Keunggulan Probot menggunakan campuran electric hibrida dan baterei tambahan.

Dimana saat roda sedang berjalan, generator daya listrik baru terciptakan sehingga menambah energi baru.


Shahar Abuhazira mengatakan :

Kami mengidentifikasi sumber energi yang berbeda dan diimplementasikan ke dalam Probot. Sekarang dapat melaksanakan misi ini. Kami melihat ke depan menggunakannya untuk kemampuan khusus misi penuh selama 72 jam. Sahutnya.

Kemampuan manuver presisi telah diujicoba di berbagai rintangan.

Seperti melewati parit air, semak belukar sempit, mendaki penggunung bukit berbatu berkemiringan 33 derajat bukan menjadi hambatan. 

Salju, padang pasir di gurun tandus, tanah liat, di jalan gang-gang perkotaan yang sempit tak menjadi halangan, mampu pula mendaki tangga di gedung-gedung bertingkat.

Probot diciptakan oleh ahli robotika dan Fisika lulusan S2, Universitas Tel Aviv, Israel dari Yossi Wolf

Foto : Yossi Wolf
Dibantu oleh sahabatnya Elad Levy, lulusan teknik mesin dan kontrol robot dari Institut teknologi Technion Israel.

Foto : Elad Levy
Probot diciptakan pertama kali, modal pendanaan sebesar $ 62.000.000 juta dolar atau sekitar Rp 886 miliar rupiah.

UGV Probot dirancang sebagai petarung dan untuk pertarungan peperangan modern.









Bentuknya kecil tetapi mobilitas luar biasa dengan membawa kapasitas hingga 700 kg. Memastikan membantu tentara-tentara IDF Israel pulang menjalankan tugasnya dengan selamat.

Selain Probot, Di Israel terdapat pula robot memiliki fungsi hampir mirip disebut dengan robot IAI REX FIELD PORTER dan XHawk.

Nama : Roboteam

Kantor pusat : Israel

Youtube : Israel Probot


Terima kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU