Langsung ke konten utama

Teknologi Internet 5G Lahir di Israel, Setelah China Huawei dan Samsung Korea Selatan (2019)


Dunia perlahan-lahan memasuki jaringan komunikasi internet tanpa kabel dari 4G LTE menuju generasi kelima 5G. Ini merupakan bentuk revolusi digital mempercepat standar kecepatan menjadi lebih cepat dari sebelumnya.

Beberapa tahun lalu, China melalui perusahaan raksasa Huawei secara resmi telah memimpin menjadi pengadopsi awal penciptaan teknologi 5G untuk pertama kalinya.

Sejak tahun 2008. Perusahaan Israel. Termasuk Intel yang berkantor di Israel melalui 11.000 karyawan bekerjasama mempelajari, mendanai dan melakukan penelitian 5G untuk mengembangkan chip, modem dan infrastruktur jaringan komputer utama ke jaringan broadband provider bandwidth lain.

5G memiliki kecepatan konektivitas nirkabel dari 1 GB sampai 10 GB per detik. Itu artinya film dapat anda download dalam hitungan detik bukan menit. Siap merubah dan mengubah gaya hidup lifestyle kita semua saat menggunakan internet.

5G bermanfaat pula untuk kegiatan seperti industri manufaktur, robotika, mobil self driving, IoT, fintech, pendidikan online terbuka, media, transportasi pesawat terbang, pertambangan, blockchain, kereta cepat, transfer energi listrik via udara, satcom, drone, bahkan militer.


Elkana Ben Sinai dari perusahaan Israel Signal Processing mengatakan :

Tidak hanya film yang akan diunduh dalam hitungan detik tanpa buffering. Era baru untuk mobil otonom, manufaktur pintar, pertanian, fasilitas industri, rumah sakit, ritel, militer dan sebagainya. Sahutnya.

Regulator telekomunikasi Israel melalui kementerian pemerintahan mengumumkan bahwa jaringan seluler generasi kelima (5G) dapat meluncurkan frekuensi 5G pada tahun 2023 untuk beroperasi di Israel dengan lapisan jaringan 4G untuk menghandle 9.000.000 penduduk di negara itu. Salah satu operator bertanggung jawab sebagai penyedia adalah Pelephone.

Sedangkan untuk modem, infrastruktur & teknologi 5G telah tersedia berhasil diciptakan saat ini di Israel. 5G segera mulai dipasarkan pada tahun 2020 secara internasional.

Korea Selatan menjadi pertama di dunia yg menggelar jaringan 5G komersial di skala nasional untuk negaranya. Sedangkan China menjadi negara pertama pencipta teknologi 5G.

ISRAEL GILAT 5G

Melalui perusahaan swasta Gilat Satellite Network asal Israel berhasil menciptakan model 5G terhubung ke satelit low earth orbit (LEO).

Diumumkan pada tahun 2019. Berdasarkan hasil menunjjukan waktu reaksi jaringan cepat 18-40 milidetik, mempercepat obrolan video tanpa patah-patah, bit rate tinggi, mempercepat speed penelusuran membuka berbagai website-website dan aplikasi dengan cepat, menonton video berkualitas tinggi 4K tanpa jeda.

TENTANG GILAT

Gilat Satellite Network Ltd, salah satu pemimpin dunia dalam teknologi solusi jaringan satelit internet melalui modem throughput tinggi yang memungkinkan konektivitas 5G melalui satelit di luar angkasa. Penyedia komunikasi broadband berbasis satelit dengan pengalaman 30 tahun.

Selain itu, Gilat merancang, memproduksi berbagai peralatan untuk menara base stasion BTS yang berada di daratan.

GILAT memberikan solusi kompetitif bernilai tinggi, VSAT berbasis cloud, modem 5G berkecepatan tinggi, antenna pemancar berkinerja tinggi, solid state amplifier (SSPA) dan block upconverters (BUC) berdaya tinggi. GILAT membantu perusahaan lain untuk mencapai konektivitas berkecepatan tinggi.  

Tiap tahun, GILAT meraup pendapatan kotor sebesar $ 275 juta dolar atau sekitar Rp 3,9 triliun rupiah per tahun.

Moti Goldshtein mengatakan :

Ketika jaringan telah berevolusi menjadi 5G, Gilat sangat senang berada di garis depan solusi backhaul satelit generasi berikutnya untuk mendukung transisi yang akan datang dan memungkinkan layanan bisnis baru. Sahutnya.


Nama : Gilat Satelit Network

Kantor pusat : Israel

Alamat anda untuk investor berinvestasi dan mitra kerjasama : www.gilat.com

Youtube : Israel Gilat

Terima kasih. Semoga bermanfaat. GBU

Related Post