Langsung ke konten utama

Israel Pointshield : Teknologi ASW sonar deteksi Kapal selam musuh (2019)


Apabila ‘Amerika Serikat’ memiliki Sonobouy, Barracuda dan Raytheon AQS untuk mendeteksi bawah laut.

Maka, Israel memiliki teknologi Pointshield.

Pointshield telah terjual ke berbagai pelanggan penjuru internasional. 

Diketahui, ancaman bawah laut semakin hari kian kritis, peningkatan penjualan kapal selam meningkat secara drastis, tingkah laku terrorist perompak laut menanamkan ranjau, penyeludupan narkoba bawah laut, penyelam illegal, dan berbagai tantangan lainnya terhadap kebutuhan vital negara dan merebaknya ancaman terhadap kapal perdagangan yang melewati berbagai lautan.

Sehingga, mau tak mau.

Entah itu sipil atau militer membutuhkan solusi perlindungan keamanan untuk melindungi kepentingannya masing-masing.

ISRAEL POINTSHIELD

PointShield adalah sistem sonar akustik untuk melacak, menemukan dan mendeteksi hal-hal mencurigakan di bawah air.

Seperti mendeteksi kapal selam, ranjau, robot ROV, pasukan khusus amfibi, kapal selam mini tanpa awak (AUV/UUV) dan torpedo.

PointShield mampu mendeteksi 1.000 target secara bersamaan di 1 waktu dalam radius zona deteksinya.

PointShield terdiri dari 2 bagian.

Yaitu bersifat portable yang dapat dibawa kemana-mana untuk dijatuhkan oleh pesawat Hercules, Gulfstream, Helikopter dan drone MPA (Maritim Patrol Aircraft) demi menyebarkan PointShield di lautan luas untuk menemukan keberadaan kapal selam. 


Atau dapat pula diinstal di sisi bawah lambung kapal perang & kapal dagang.

Sedangkan versi lain. Berbentuk segi tiga yang dinamakan Aquashield.


Aquashield bersifat tetap, digunakan untuk mengamankan aset infrastruktur permanen seperti melindungi pelabuhan, pangkalan militer berbasis pulau/pantai dan melindungi menara anjungan rig pengeboran minyak & gas.

Hanan Marom mengatakan :

Solusi kami bersifat modular, hemat biaya, kemampuan yang dibuat khusus sesuai dengan kebutuhan pelanggan dan kompatibel dengan semua sistem platform yang ada. Sahutnya

JARAK DETEKSI

Jarak endus Pointshield berkisar di rentangan jarak dekat 700 meter. Atau sekitar 1,4 km apabila membentuk lingkaran 360 derajat.

Tak peduli cuaca buruk, bergelombang atau badai. Alat ini tetap tangguh bekerja maksimal siang malam. Sistem klasifikasi, pelacakan, & deteksi sepenuhnya otomatis bahkan menawarkan probabilitas tinggi untuk menemukan lebih awal keberadaan torpedo yang melaju.

PointShield diciptakan oleh perusahaan Israel, DSIT.

PointShield bukanlah satu-satunya. 

Ada pula teknologi disebut sonar BLACKFISH. Berkemampuan deteksi jarak menengah.


Foto : Blackfish
Ada pula teknologi disebut SeaShield. Seperti dibawah ini.

Foto : Seashield
SeaShield berkemampuan deteksi jarak jauh. Di install secara permanen membentuk kelompok perisai mengelilingi perbatasan bawah laut untuk menjaga kedaulatan sebuah negara dari kedatangan torpedo, penyelam pasukan khusus amfibi & kapal selam musuh.

Seashield bahkan dilengkapi fitur mendengarkan suara kebisingan mesin kapal selam dari jarak jauh.

TENTANG DSIT 


DSIT adalah perusahaan yang menawarkan kepada pelanggan di seluruh dunia mencakup sistem keamanan otomatis jangka panjang, penyedia simulator sonar canggih, pengukuran akustik, solusi analisis bawah laut, aplikasi ASW pelacak kapal selam, dan menawarkan bagi pelanggan militer & sipil komersial terhadap teknologi pemprosesan sinyal sonar aktif pasif.  


Nama : Pointshield

Perusahaan : DSIT

Kantor pusat : Israel

Kategori : Perusahaan plat merah BUMN, pemerintah Israel.


Youtube : Israel DSIT

Terima kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU

Related Post