Langsung ke konten utama

Perbedaan air harga Rp 1.000, Rp 5.000, Rp 40.000 dan Rp 1.000.000 juta Rupiah (2020)

Foto : Air minum premium dari perusahaan memiliki standar kelayakan tinggi, higienis dan diuji secara berkala oleh ilmuwan air untuk menghasilkan air minum layak konsumsi untuk kesehatan tubuh
Air merupakan sumber kehidupan.

Tanpa meminum secangkir air selama 3 hari manusia dipastikan bisa meninggal dunia.

Hampir sekitar 70 persen tubuh manusia ini terdiri dari air. Itulah mengapa air begitu penting bagi tubuh kita, tak hanya untuk melepaskan dahaga namun juga membantu merawat kesehatan.

Selama ini kita mungkin pernah bertanya-tanya. Mengapa ada air dijual seharga Rp 1.000.

Mengapa ada galon isi ulang seharga Rp 5.000 rupiah.

Namun ada pula pedagang yang menjual air seharga diatas Rp 40.000 ribu rupiah.

Air = Rp 1.000


Air seharga seribu rupiah didapat dari hasil menyedot bawah tanah menggunakan pompa kemudian dimasak dengan kompor.

Ada pula penduduk yang mengambil air dari sungai, danau, atau dari sisa-sisa jatuhnya air hujan yang ditampung dalam aliran drum bekas.

Air seharga Rp 1.000 sepintas memang terlihat murah dan praktis.

Namun faktor perubahan iklim global warming telah menyebabkan kerusakan lingkungan, pencemaran polusi baik di udara maupun logam berat dibawah tanah.

Hujan yang masuk ke dalam drum dipastikan sudah terkontaminasi polusi asap bermotor, asap pabrik, dll.

Dalam jangka panjang, mengkonsumsi air seharga Rp 1.000 diketahui berbahaya bagi kesehatan tubuh kita seperti menimbulkan penyakit kanker, sering mudah sakit, kulit rusak, menyebabkan gigi berlubang, tulang keropos dan berbagai penyakit berbahaya lainnya seperti kanker darah.

Air = Rp 5.000 

Air seharga lima ribu rupiah biasanya dijual oleh pedagang galon isi ulang yang tersebar hampir diseluruh pelosok Indonesia.

Metode menggunakan sebuah mesin teknologi canggih reserve osmosis atau RO untuk mengolah air minum menjadi bersih.  

Air Rp 5.000 tersebut melalui berbagai langkah seperti filtrasi, ultrafiltrasi, mikrofiltrasi, destilasi, disinfektansi dan sinar ultraviolet sehingga menghasilkan air minum bersih.

Reserve osmosis mampu menyingkirkan beragam pencemaran seperti chlorides yang menyebabkan rasa pahit dan mampu menghapus berbagai logam dan zat-zat berbahaya di dalam air seperti asbestos, atrazine, fluoride, lead, mercury, radium, nitrate dan masih banyak lagi.

Air isi ulang atau RO seharga Rp 5.000 telah memenuhi standar pemerintah sehingga layak diminum oleh masyarakat.

Sayangnya ada beberapa pihak pedagang terkadang melakukan kecurangan dengan mencampur air seharga Rp 1.000 dan enggan mengganti filter untuk mencari keuntungan yang lebih besar.

Air = Rp 40.000 - Rp 50.000 

Air seharga Rp 40.000 - Rp 50.000 sesungguhnya sama saja dengan air hasil RO karena sama-sama menggunakan mesin reserve osmosis yang sama.

Lalu apa yang menyebabkan harga menjadi mahal. Yaitu karena berasal dari sumber air pegunungan terpilih, kemudian ditambah dengan zat mineral khusus seperti Zink Selenium, Silika, Natrium, Kalium, Magnesium, Kalsium, dll.

Walhasil, rasa air seharga Rp 50.000 menjadi lebih enak dan lebih segar ketimbang air seharga Rp 5.000

Perbedaan mencolok lainnya yaitu proses air tak hanya melalui mesin RO. Namun menggunakan tambahan mesin teknologi canggih ke-2 lainnya yang disebut proses Ionisasi untuk membentuk air alkali dengan ph 8, menghasilkan mikromolekul dan memecah ukuran oksigen menjadi partikel nano sehingga mudah diserap oleh tubuh.

Di Indonesia. Salah satu contoh air mahal premium untuk kalangan atas ini adalah Aqua, Crystalline, Pristine8, dll.

Air Rp 1.000.000 – Rp 100.000.000 
Foto : Air minum Wine hanya dapat dibeli oleh kalangan atas bosquee karena harganya selangit
Apa yang terbintas dibenak kita ketika melihat foto diatas.

Ehm…, minuman berakohol.   

Ya benar, namun ngga sepenuhnya benar. Karena ini adalah air WINE.

Masih banyak masyarakat di Indonesia belum dapat membedakan antara WINE dan minuman beralkohol lainnya.

Sebagai informasi untuk 1 botol kecil WINE saja seharga Rp 1.000.000 bahkan ada lho yang sampai Rp 100.000.000 juta rupiah hanya dalam bentuk botol kecil. 

Coba kita bandingkan dengan harga 1 botol bir sekitar Rp 45.000 ribu rupiah saja. Sedangkan WINE memiliki harga berkali-kali lipat. 


Foto : Air minum Wine
Air WINE diketahui bermanfaat bagi kesehatan, dapat menyegarkan kulit, menghindari kanker, mencegah keriput, dan lain sebagainya.

WINE berasal dari tanaman buah anggur. 

Tanda-tanda konsumsi air tak sehat

Ketika seseorang meminum air yang salah atau air yang tercemar. Maka dapat menyebabkan kerusakan ginjal, penyakit kelenjar getah bening, kulit terlihat banyak muncul flek-flek hitam, gigi keropos berlubang, diare, sering sakit, mudah lelah, mudah terserang kanker, kelebihan berat badan, masalah ruam, eksim, munculnya noda hitam dikulit merupakan salah satu faktor dari pencemaran air yang dikonsumsi oleh masyarakat.


Youtube : Air premium Pristine8

Terima kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU

Related Post