Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

10 Penyakit Paling Mematikan di Indonesia (2018)


Semua orang tentu ingin sehat & bahagia. Namun ada saja musibah yang menimpa umat manusia, terkadang menimbulkan ketakutan dan ketangisan.

Salah satunya yaitu apabila terkena penyakit hingga merenggut nyawa.

Perkembangan teknologi sudah begitu pesat dan maju, Dulu kalau orang sakit, perginya ke dukun. Pasien kena sakit stroke, dukun bilang kena santet sehingga diberi obat berupa kalung bawang untuk mengeluarkan ‘Jin’ yg bersemayan didalam tubuhnya.

Ada juga berbagai candaan.

Kalau kena penyakit mata minus, obatnya cukup dengan bikin agar mata kena penyakit mata plus. Maka mata bisa normal kembali. Gitu katanya ya.

Begitu juga orang yg kena penyakit diabetes, kalau mau sembuh, cukup minum air garam. Biar tubuh jadi asin ngga lagi manis seperti gula.

Ada juga yg bilang kalau kena tekanan darah tinggi, biar cepat sembuh, ya tekanan darah direndahkan nanti sembuh deh. Katanya…!

Di abad modern dengan ilmu pengetahuan yg terus berkembang lebih baik. Berobat ke dokter dan meminta pertolongan kepada Tuhan Yesus adalah langkah paling mujarab agar kita cepat sembuh.


Menurut badan kesehatan dunia (WHO).

Ada 10 penyakit mematikan di Indonesia yg paling banyak diderita oleh keluarga Indonesia.

Bagi mereka yg terkena penyakit di daftar 10 top ini. Saya sarankan cepatlah berobat ke dokter lokal terdekat karena penyakit-penyakit ini terbukti berbahaya.

Lebih cepat lebih baik, lebih baik mencegahnya sebelum terlanjur parah.

Apabila terlambat menanganinya maka biaya-biaya obat dan antibiotik bakalan semakin mahal menguras tabungan keuangan keluarga jika penyakit mengalami komplikasi berujung ke tingkatan yg lebih parah.

1. Stroke

Stroke bisa juga disebut sebagai serangan otak. Penyebabnya terjadi suatu gangguan pada pembuluh darah di otak sehingga terhambat. Alhasil menyebabkan sel-sel di otak menjadi mati.

Ciri-ciri umumnya adalah :

Sering sakit kepala secara tiba-tiba, sulit berbicara berkomunikasi dengan bahasa yg nampak patah-patah, bentuk mulut dan wajah kalau berbicara terlihat aneh nan kaku, kalau berjalan seperti selalu mau terjatuh dan bergerak begitu lambat, jika diajak berhitung menjadi sering bingung dan sering salah menghitung juga sering salah mengingat hal yg mudah, koordinasi tangan dan kaki tak lagi lancar dan mengalami gangguan penglihatan mendadak.

2. Penyakit jantung iskemik

Sebuah kondisi penyempitan pembuluh darah arteri jantung koroner. Ini merupakan penyakit pembunuh nomor #2 paling mematikan di Indonesia.

Gejala umumnya yaitu nyeri sakit di dada sebelah kiri terasa nyut-nyut.

Penyebab umumnya karena faktor keturunan, kurang gerak, malas berolahraga, seorang perokok, senang mengkomsumsi kolestrol berminyak tinggi, suka begadang di malam hari, kelebihan berat badan dan sering stress

3. Diabetes Melitus atau Kencing Manis

Apabila sudah terkena Diabetes Melitus maka tak bisa disembuhkan. Tetapi bisa dikendalikan melalui pola makan & hidup yg sehat.

Diabetes disebut juga ibu dari segala penyakit. Komplikasinya berupa kebutaan, sakit ginjal, sakit jantung, amputasi, sering nyeri-nyeri di bagian-bagian tubuh, dan luka yg sulit sembuh.

4. TBC atau Tubercolusis

TB (Tuberkulosis) atau bisa juga disingkat TBC. Ini merupakan penyakit menular paru-paru oleh bakteri Mycobacterium Tuberculosis. TBC ditularkan melalui air liur.

Menurut data WHO. Indonesia menduduki posisi peringkat #6 didunia dimana banyak orang-orang terjangkit TBC.

TBC bisa disembuhkan apabila disiplin mengkomsumsi obat & antibiotik yg telah dianjurkan oleh dokter. Biasanya, fase awal mudah disembuhkan.

Kasus kematian pada umumnya disebabkan karena pasien terlambat atau malas mengunjungi dokter saat TBC masih tahap awal.

Alhasil TBC secara diam-diam merusak tulang, hati, paru-paru, tubuh menjadi kurus, dan merusak bagian dalam organ tubuh yg lainnya.

Pasien yang tidak rutin displin mengkomsumsi obat & antibiotik dalam jangka panjang yg diberikan oleh dokter menyebabkan bakteri TBC berevolusi menjadi lebih kebal nan ganas terhadap antibiotik murahan.

Alhasil, untuk mengatasinya, pasien mesti membeli obat & antibiotik jenis baru yg lebih mahal dan mengkomsumsinya dalam jangka waktu yg lebih lama hingga hitungan tahunan.

Ciri-ciri umum TBC :

Batuk berdahak yang sangat lama hingga berminggu-minggu, batuk yg semakin menjadi-jadi pada malam hari, Lendir dahak bercampur dengan sedikit darah, nyeri dada, nafsu makan turun, berat badan lemah, keringat malam hari, dan demam. Terkadang ada pasien yg tidak mengalami demam.

5. Hipertensi atau Tekanan darah tinggi

Tekanan darah tinggi adalah kondisi dimana pasien mengalami tekanan darah lebih tinggi dari 140/90 milimeter merkuri (mmHG).

Hipertensi tak bisa disembuhkan tapi bisa dikendalikan atau diminimalkan dampaknya.

Ciri-ciri umumnya :

Sering sakit kepala, pusing, penglihatan buram, detak jantung tak beraturan, ada darah dalam urin, ada bunyi detak di dada, leher dan telinga, sulit bernafas, nyeri dada dan mudah lelah.

6. PPOK atau Paru Obstruktif Kronis

PPOK pada umumnya menyerang orang yg masa mudanya sering merokok.

Penyakit PPOK adalah sebuah bentuk peradangan paru-paru dalam jangka panjang.

Ciri-ciri umumnya :

Batuk berkepanjangan yg tak kunjung-kunjung sembuh hingga bertahun-tahun, nafas sering tersengal-sengal, sering mengeluarkan air liur lendir berwarna kuning/hijau, sering nyeri dada, bibir/kuku berwarna biru, kaki bengkak, efek mengerikannya yaitu komplikasi menuju ke arah kanker paru-paru dan terkena serangan jantung.

7. Penyakit Liver atau Hati

Penyakit hati umumnya diderita oleh orang-orang yg pada masa mudanya sering minum-minuman bir alkohol atau minuman oplosan.

Ciri-ciri umumnya adalah :

Warna kencing urin seperti menyerupai kecap, sering mual, sering nyeri di perut, kulit & mata tampak kekuningan, kulit sering gatal, terjadinya pembengkakan pada kaki, sering muntah dan tubuh sering mengalami memar. 

8. Kecelakaan Lalu Lintas

9. Radang Paru-Paru
Radang paru paru atau pneumonia adalah kondisi inflamasi pada paru yg mempengaruhi kantung udara mikroskopik yang dikenal sebagai alveolus. Penyakit ini disebabkan karena bakteri atau virus masuk ke paru-paru.


Ciri-ciri umumnya adalah batuk, nyeri dada, demam dan sulit bernafas.

Orang-orang rentan yg sering terkena radang paru-paru adalah bagi mereka yg sering bekerja didekat polusi udara yg dipenuhi oleh zat-zat kimia, asap knalpot, dan sering berada di ruangan kamar sempit lembap kotor berbau.

10. Diare

Diare adalah kondisi dimana seseorang sakit perut dan secara terus menerus BAB (buang air besar) berkali-kali.

Penyebab diare disebabkan oleh menggunakan air tercemar karena pencemaran polusi.

Orang-orang yg tinggal dipinggiran sungai kotor nan bau umumnya sering terkena diare.

Diare bisa pula disebabkan oleh makanan / minuman yg tercemar bakteri, virus atau parasit.

Diare dapat pula disebabkan oleh mengkomsumsi makanan pedas, berlemak, bersantan, daging-dagingan dan manis-manisan dalam jumlah besar diwaktu bersamaan.

Diare dapat disembuhkan.

Pertolongan pertama menggunakan larutan garam oralit.

Kemudian disusul dengan resep obat-obatan yg diberikan oleh dokter.

Diare menjadi masalah terbesar bagi rakyat Indonesia sebagai penyakit paling membunuh top #10 apabila tak ditangani dengan cepat sehingga menimbulkan efek dehidrasi parah dan kram perut luar biasa yg pada akhirnya merenggut nyawa korban.


Terima Kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU