Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Israel Temi : Robot AI Pribadi Asisten Keluarga dan Teman Interaksi Cerdas (2018)

Menurut Anda, Apakah robot pribadi di butuhkan oleh generasi zaman now...?

Banyak orang mungkin menjawab berbeda-beda ya.

Ada yg menginginkan robot untuk membuat kopi bagi dirinya, menginginkan robot membersihkan rumah, dll sebagainya.

Jadi kesimpulannya adalah robot dibutuhkan oleh manusia pada tahun-tahun mendatang penggunannya diprediksi semakin semarak.

Tapi robot tidak untuk semua orang

Karena harga robot ‘MAHAL’. Hanya untuk orang-orang kaya saja atau kalangan pebisnis.  

Orang-orang kaya yg kelebihan uang, diketahui membeli robot untuk dijadikan sebagai asisten rumah tangga atau teman komunikasi.


TEMIROBOT : 
Yossif Wolf (Kelahiran 2 Juni 1980) adalah Pendiri dan CEO Temirobot. 

Beliau lulusan ilmu fisika dan psikologi manusia, dari Universitas Tel Aviv, Israel.


Pada masa hidupnya, Yossif bekerja di ‘Optronics’, sebuah perusahaan teknologi Israel yg bergerak di bidang robot nirkabel dalam urusan pencarian, penyelamatan, dan sistem pengintaian untuk kendaraan berat.

Suatu ketika, di sore hari saat sedang di rumah.

Yossif melihat neneknya yang telah berumur usia lanjut (tua) kesulitan bergerak untuk mengambil minuman teh hangat.

Hal yang sama terjadi pula ketika nenek mengoperasikan smartphone.

Nah, dari kejadian tersebut.

Yossif terinspirasi menciptakan robot untuk membantu neneknya dengan bekal ilmu yg beliau dapatkan dari hasil bekerja di perusahaan robot optronics dan dari pendidikan yg ia dapatkan di bangku kuliah.  

Kemampuan Temi
Youtube : Temi


Temi dapat beroperasi selama 8 jam. 

Untuk isi ulang charge baterei menggunakan listrik secara nirkabel (Tanpa kabel).

Tersedia Docking Station. Sehingga Pengisian energi dilakukan secara otomatis oleh Temi sendiri tanpa bantuan keterlibatan manusia.

Sistem operasi menggunakan OS Linux dengan antarmuka berdasarkan arsitektur Android.

Kecerdasan menggunakan mesin AI dengan nilai-nilai norma Yahudi.

Misal, apabila pengguna bertanya..?

Apa yang terjadi setelah manusia meninggal…?  

Temi menjawab : 

Yang terjadi setelah manusia meninggal adalah ke sorga.

Youtube : Temi

Mesin AI temi dapat mengajak manusia berbicara.

Teknologi pengenalan wajah, pengenalan objek, deteksi psikologi manusia, teknologi pemprosesan bahasa alami (NLP), speech to text, dan TTS, Auto Speech Recognition, teknologi pengenalan suara jauh, dan masih banyak lagi.

Sehingga ketika pengguna berbicara dengan Temi. Manusia seakan-akan tak menyadari kalau temi adalah robot. Temi juga dapat mengikuti sang majikan secara otomatis. 

Temi memiliki berat 12 kg. 

Diciptakan pertama kali di Israel dengan modal $ 50.000.000 juta dolar atau sekitar Rp 740 miliar rupiah.

Misi sasaran Temi saat ini untuk memberdayakan dan meningkatkan kemampuan manusia, membantu para orang tua atau usia lanjut agar terus terhubung ke anak cucunya, mengontrol perangkat rumah pintar, menjadi DJ music, assisten video, berkomunikasi layaknya manusia, bermain permainan interaktif.

Memantau anak-anak, memeriksa kesehatan dan memberi pengalaman dorongan manusia lebih dalam, tanpa memutuskan hubungan anda dari kehidupan nyata.


Pada tahun 2018, Temirobot telah digunakan oleh 24.000 keluarga.

Harga per unit $ 1.500 atau Rp 22.000.000 juta rupiah. (Per 2018)

Temirobot berpusat di Tel Aviv (Israel). 

Kantor toko cabang pemasaran, pabrik & tim marketing penjualan di Shenzhen (China), New York (Amerika Serikat) dan Singapura.

Alamat : www.robotemi.com

                                        Youtube : Israel Robotemi

Terima kasih. Semoga bermanfaat. GBU