Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

ISIS (Islamic State) caplok desa Matelele. Membunuh 118 tentara Nigeria & warga sipil (2018)


Mengalahkan ISIS atau Islamic State atau Daulah Islamiyah bak mimpi di siang bolong.

Pada hari Sabtu, tanggal 24 November 2018. Pemerintah Nigeria mengakui adanya serangan oleh terrorist ekstrimis radikal Islam di desa Matelele.

SITE Intelligence Group yang memonitor jaringan terrorist ISIS menyatakan serangan terjadi pada tanggal 18 November 2018.

ISIS mengklaim membunuh 44 polisi & tentara Nigeria. Sisanya membantai 74 warga sipil yg belum sempat melarikan diri. 12 gadis diculik.   

Foto : Pasukan Khilafah ISWAP Islamic State
Orang-orang Nigeria semakin hari kwatir terhadap banyaknya korban yang terus-terus saja bertambah tambah ketika melawan Islamic State.

27.000 orang Nigeria sudah tewas dalam peperangan mematikan tersebut, menyebabkan 1.800.000 juta orang mengungsi kehilangan rumah.


Tentara & Polisi Nigeria mengalami kelelahan akibat patroli berkepanjangan, jarang istirahat, mental ketakutan, dan diiringin dengan upah gaji yg kecil.

Di Africa : Islamic State memiliki nama cabang yg disebut ISWAP atau Islamic State West Africa Province.

Tujuan utama ISWAP membentuk negara kekalifahan lintas batas. Sasaran target mereka semua orang yg bukan ber-ideologi Islam Khilafah. Umat muslim Sunni moderat dan islam Syiah termasuk menjadi sasaran.

Jumlah tentara Islamic State di Africa diperkirakan berjumlah sekitar lebih dari 10.000 tentara khilafah.


LARI MENJAUH 
Dalam sebuah pernyataan, Islamic State menyerang secara mendadak ke sebuah pangkalan militer yg menjaga desa Matelele di dekat perbatasan.

Tentara Nigeria lari kabur karena tak tahu darimana arah datangnya tembakan. Ada banyak tentara tersungkur, jatuh & terluka. Beberapa tentara mencoba menarik & menyelamat kawan-kawannya tapi akhirnya tewas ditembak.

Polisi & tentara Nigeria mencoba menghadang. Namun setelah lari jauh dan menyelamatkan warga sipil. Dibalik kejauhan setelah selesai melakukan serangan, mereka (terrorist) membakar apa yang ada.

Akibat serangan dadakan tersebut. Banyak senjata dan kendaraan lapis baja tertinggal jatuh ke tangan rampasan terorist.

Foto : Tentara Nigeria
Pasukan kami benar-benar dihancurkan oleh ulah para terorist. Mereka merebut pangkalan militer kami. Sahut, Komandan tentara Nigeria yg tak ingin namanya dipublikasikan kepada situs berita AFP.

Tentara Nigeria yg juga tak ingin dipublikasikan namanya ke AFP mengatakan :

Para terrorist jihadis tiba menggunakan 20 truck kendaraan dan dukungan pasukan lainnya. Tiba-tiba mereka menyerang pangkalan militer dan menjarah senjata kami. Sahutnya.

Islamic State memperlihatkan video penguasaan wilayah padang pasir di Nigeria seluas 260 km 

Islamic State merilis video propaganda untuk Nigeria yg diliput oleh AFP dan SITE setelah kejadiaan penyerangan. Menampilkan seseorang bersenjata berbicara dalam rekaman video :

Lihat senjata yang mereka bawa ke sini. Ini tidak berhasil.

Tangan jihadis kemudian memperlihatkan tank dan peralatan militer Nigeria yang hangus.

Ini adalah kendaraan tempur kalian ketinggalan zaman. Mereka sudah tidak berfungsi. Mereka hanyalah untuk formalitas.

Kemudian tentara Islamic State menunjjukkan lagi sebuah hamparan padang pasir seluas 260 km di bagian wilayah Maidugur. Memperlihatkan lembaran seng-seng menjadi markas baru tentara ISWAP.

Artikel Lainnya :



Pada tanggal 8 September 2018. 

Islamic State juga menyerang kota Gugumbali yg memiliki luas sekitar 2.157 km persegi dan mengusir sebanyak 95.000 penduduk Nigeria.

Terima kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU