Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Industri Senjata Israel Rekrut Karyawan Pake Teka Teki (2019)


Perusahaan dan industri pertahanan di Israel melahirkan banyak senjata canggih seperti Iron Dome, Merkava, Tavor, Spike, Arrow, Delillah, Jericho, Rampage, Spice, David Sling, Hermes, Heron, Namer, dan lain-lain sebagainya.

Tentunya senjata canggih tersebut takkan tercipta tanpa andil tenaga kerja SDM karyawan yang memiliki skill handal. Lalu, bagaimana cara Israel merekrut karyawan hebat..?

Merkava.jpg (743×450)

TEKA-TEKI SAINS RUMIT

20 tahun silam. Ketika surat konvensional, jasa pengiriman pos, dan era koran cetak masih memakai kertas.

Berbagai basis perusahaan industri persenjataan di Israel mencari ahli dengan memasang slot iklan berbayar perbaris.

Aviv mencoba mengenang masa lalu saat proses seleksi. Hari ini prosesnya jauh lebih pendek.

KTP (kartu tanda pengenal) memastikan bahwa tenaga kerja berasal dari anak lokal bangsa.

Kemudian mengambil dan menyelesaikan formulir pertanyaan untuk dijawab dalam waktu yg telah ditentukan. 


Pertanyaan pertama terdiri dari soal matematika rumit.

Apabila berhasil menjawab maka melangkah ke tahapan 8 tahap.

Untuk merekrut ahli insinyur mekanik, algoritma, perangkat lunak, cyber, kimia, fisika, engineering, komputer, dan spesialis lainnya memiliki pertanyaan berbeda-beda berdasarkan jurusan skill diambil oleh pelamar. 

Pada umumnya teka teki tersebut sulit di jawab oleh kalangan orang biasa.

Kebanyakan jawaban hanya dapat dijawab oleh dan dari orang-orang berasal dengan gelar pendidikan master S2 dan professor doktor S3.

Perusahaan senjata Rafael Advanced Defense System sepertiga tenaga kerja berasal dari Technion. Kemudian sisanya diisi jajaran universitas-universitas lainnya di Israel.


Technion adalah The MIT of Israel atau institute teknologi Israel. Didirikan pertama kali oleh ilmuwan Fisika, ‘Albert Einstein’. Berbagai Blueprint dan akses rahasia arsip dokument ilmu pengetahuan canggih dari alrmarhum Einsten dijaga ketat disini. Dengan tingkat keamanan cyber tinggi. Technion berperan penting melahirkan berbagai macam teknologi persenjataan mutakhir.

Youtube : Israel Technion

Pertanyaan sulit tersebut didatangkan dari Badan Keamanan Israel.

Walaupun tak menutup kemungkinan. Lulusan S1 dapat lolos dalam memecahkan teka-teki.

Disini ‘Skill’ seseorang memainkan penentu utama.

Tim Rafael mengatakan :

Mereka diterima masuk berkerja ke perusahaan kami dan hanya orang-orang terbaik paling cocok untuk bekerja bersama kami. Sahutnya.

MEMECAHKAN TEKA-TEKI SOAL-SOAL RUMIT

Menjawab pertanyaan sulit memastikan berfungsi sebagai alat seleksi bahwa orang-orang tersebut tepat dan memang layak bekerja.

Masing-masing tahapan ditantang dengan kemampuan memecahkan pertanyaan teka-teki rumit dalam waktu singkat.

Ketika seseorang berhasil memecahkan semua tahapan dengan benar.

Mereka mendapatkan akses ke perusahaan dan startup untuk langkah selanjutnya yaitu tes kesehatan, tes fisik, wawancara, tes keamanan, dan memulai proses diperkerjakan di perusahaan-perusahaan dan startup persenjataan yg ada di Israel.

Setelah beberapa lama bekerja dan menghasilkan pendapatan gaji, pekerja S1 biasanya meninggalkan perusahaan untuk belajar studi mengupgrate ilmu pengetahuannya ke level jenjang S2 atau S3.

Dalam jangka panjang ini memberikan kontribusi signifikan bagi kemajuan perusahaan di industri persenjataan Israel.

Sedangkan kalangan professor doktor S3 setelah lama mengabdi. Memutuskan meninggalkan perusahaan untuk menciptakan startup baru miliknya sendiri. Tentunya bukan sebagai pesaing, tetapi sebagai rekan persaingan dalam memajukan ekonomi, kedaulatan dan pertahanan Israel. 

Gaji upah rata-rata insinyur, ilmuwan, teknisi, professor, dll di Israel. Tertinggi berkisar di angka Rp 20.000.000 – Rp 200.000.000 juta rupiah per bulan. Kebanyakan tenaga kerja tersebut 100% lokal, 0% asing.

Professor mengabdi 100% bagi Israel. Takkan menjadi ‘pengkhianat’ bekerja keluar demi negara lain. Jikapun ada professor keluar luar negeri itu sebatas bisnis semata sebagai pengembangan mitra kerjasama dengan pihak asing atau mengurus bisnis demi kemajuan proyek cabang perusahaan luar negeri untuk memenuhi kebutuhan TKDN dari pemerintah lokal asing, tetapi pengabdian professor doktor tetap berjiwa kesetiaan Israel.


israel+colorchip.jpg (671×458)

Pada tahun 2019. Total sebanyak 700.000-740.000 warga Israel berkecimpung terlibat di semua sektor teknologi. Tujuan utama jangka panjang pemerintah Israel yaitu membangun keseluruhan alustista secara sendiri tanpa ada satupun penyematan komponen pihak asing. Walaupun perjuangan tersebut nampak masih panjang.  

Di Israel, Terdapat 230 industri fokus di bidang persenjataan & keamanan. Israel masuk dalam jajaran top global produsen pengekspor persenjataan internasional menurut SIPRI.

Israel bersaing dengan negara adidaya lainnya di teknologi senjata seperti Amerika Serikat, Rusia, Uni Eropa, China, Korea Selatan, Ukraina, Turki, dan Swiss.


Youtube : Israel Technion


Youtube : Persenjataan Teknologi Israel IDF

Terima kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU