Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

25 Negara Terkaya Berdasarkan Cadev (Ekonomi Cadangan Devisa) (2020)


Kekuatan sebuah negara besar ditentukan salah satunya oleh indikator kemampuan ekonomi.

Cadev atau cadangan devisa merupakan dari sekian banyak indikator tersebut.

Cadev atau foreign exchange reserves adalah aset yang dimiliki oleh sebuah negara dimana dikendalikan oleh Bank Sentral dan Otoritas Moneter dari pemerintahan negara tersebut dalam bentuk mata uang.


Di Indonesia. Cadev dikendalikan oleh Bank Indonesia dengan mata uang rupiah. Sedangkan di Amerika Serikat dikendalikan oleh The Fed dengan mata uang dolar.

Simplenya dalam kehidupan sehari-hari kita. CADEV bisa juga diartikan dengan isi dompet dari sebuah negara. Semakin tebal dompetnya, maka semakin kaya negara tersebut. Tetapi masih banyak faktor lain mempengaruhi seperti PPP, GDP, population, utang, ekspor, impor, dll.

Pada tahun 2020.

China, tentu saja. Menjadi JAWARA. Dengan memiliki sebanyak Rp 54.668 triliun rupiah.

Kemudian disusul oleh Jepang, Swiss, Rusia dan Arab Saudi.

Sedangkan negara Donald Trump, Amerika Serikat. Cadangan devisanya tertinggal jauh menduduki posisi #19. 

Sedangkan Indonesia. Berada di posisi peringkat #21 dengan memiliki sebanyak Rp 1.875 triliun rupiah.

Untuk pertama kali dalam sejarah.

Pada tahun 2020. Peringkat Cadev Indonesia menurun dan dikalahkan oleh negara Israel.

Baca juga :

~ 25 negara terkaya berdasarkan GDP (gross domestic product) (2020).


Youtube : Cadangan Devisa Indonesia (2020)

Berikut 25 Negara Terkaya Berdasarkan Ekonomi (Cadangan Devisa) (2020) :

1]. China 23px-Flag_of_the_People%27s_Republic_of_China.svg.webp (23×15)

$ 3.527 miliar dolar atau sekitar Rp 54.668 triliun rupiah.

2]. Jepang 23px-Flag_of_Japan.svg.webp (23×15)

$ 1.366 miliar dolar atau sekitar Rp 21.173 triliun rupiah.

3]. Swiss 16px-Flag_of_Switzerland.svg.webp (16×16)

$ 795 miliar dolar atau sekitar Rp 12.332 triliun rupiah.

4]. Rusia 

$ 564 miliar dolar atau sekitar Rp 8.742 triliun rupiah.

5]. Arab Saudi 

$ 7.688 miliar dolar atau sekitar Rp 7.688 triliun rupiah.

6]. Taiwan 

$ 480 miliar dolar atau sekitar Rp 7.440 triliun rupiah.

7]. India 

$ 476 miliar dolar atau sekitar Rp 7.378 triliun rupiah.

8]. Korea Selatan 

$ 400 miliar dolar atau sekitar Rp 6.200 triliun rupiah.

9]. Brazil 

$ 362 miliar dolar atau sekitar Rp 5.611 triliun rupiah.

10]. Singapura 

$ 279 miliar dolar atau sekitar Rp 4.324 triliun rupiah.

11]. Jerman Bendera+Negara.jpg (23×16) 


$ 234 miliar dolar atau sekitar Rp 3.627 triliun rupiah.

12]. Thailand 

$ 229 miliar dolar atau sekitar Rp 2.549 triliun rupiah.

13]. Ferancis Bendera+Negara.jpg (21×15)

$ 197 miliar dolar atau sekitar Rp 3.053 triliun rupiah.

14]. Meksiko 

$ 188 miliar dolar atau sekitar Rp 2.914 triliun rupiah.

15]. Italia Bendera+Negara.jpg (21×12)

$ 181 miliar dolar atau sekitar Rp 2.805 triliun rupiah.

16]. United Kingdom (inggris) Bendera+Negara.jpg (22×11)

$ 172 miliar dolar atau sekitar Rp 2.666 triliun rupiah.

17]. Republik Ceko Bendera+Negara.jpg (22×14)

$ 147 miliar dolar atau sekitar Rp 2.278 triliun rupiah.

18]. Iran 

$ 130 miliar dolar atau sekitar Rp 2.015 triliun rupiah.

19]. Amerika Serikat 

$ 129 miliar dolar atau sekitar Rp 1.999 triliun rupiah.

20]. Israel 

$ 126 miliar dolar atau sekitar Rp 1.953 triliun rupiah.

21]. Indonesia 

$ 121 miliar dolar atau sekitar Rp 1.875 triliun rupiah.  

22]. Polandia Bendera+Negara.jpg (24×15)

$ 112 miliar dolar atau sekitar Rp 1.736 triliun rupiah.

23]. UEA (Uni Emirat Arab) 

$ 109 miliar dolar atau sekitar Rp 1.689 triliun rupiah.


24]. Turki 

$ 107 miliar dolar atau sekitar Rp 1.658 triliun rupiah.

25]. Malaysia 

$ 101 miliar dolar atau sekitar Rp 1.565 triliun rupiah.

Terima kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU