Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

10 fakta penyakit diabetes (2020)



Berikut 10 fakta tentang penyakit diabetes :

1]. Diabetes belum dapat disembuhkan.


Diabetes masih dapat disembuhkan apabila dalam tahap awal prediabetes.

Namun ketika kondisi gula darah tinggi meningkat mencapai level diabetes tipe 1 atau tipe 2.

Itu sudah tak dapat disembuhkan lagi.

Tetapi jangan berkecil hati dan patah semangat. 

Pasien yang telah didiagnosa oleh dokter mengidap diabetes dapat hidup normal seperti orang pada umumnya.

Jika melakukan prosedur perawatan dosis insulin yang optimal, akurat dan ketat.

2]. Diabetes bukan saja penyakit keturunan genetik.



Banyak orang salah memahami diabetes dianggap sebagai penyakit keturunan saja.

Padahal semua orang dapat terserang diabetes.

Walaupun ayah atau ibu tak memiliki riwayat diabetes.

Sedangkan, anak yang memiliki riwayat keturunan orang tua terserang diabetes berpotensi besar berkali lipat mengidap diabetes.

3]. Dalam hitungan 7 detik 1 orang meninggal akibat diabetes.



Selama beberapa dekade. Miliaran orang telah meninggal dunia akibat penyakit diabetes berserta komplikasinya. Seperti gagal ginjal, kaki membusuk, jantung, bisul menyakitkan yang sulit hilang, kebutaan dan penyakit otak.

4]. 714.000.000 juta orang menderita diabetes.

Diabetes+tipe+2.jpg (747×499)

Pada tahun 2017. Sekitar 10% penduduk populasi dunia atau sekitar 714.000.000 juta orang tiap hari harus berperang sengit melawan diabetes di dalam tubuhnya.

Artinya dari 100 orang 10 diantaranya mengindap diabetes.

Sedangkan sebanyak 285.000.000 juta orang ngga menyadari bahwa mereka mengalami gula darah tinggi pada kondisi prediabetes karena pada awalnya diabetes memang ngga memiliki gejala.

Sejak tahun 1980. penyakit Diabetes secara dramastis meningkat hingga 4x lipat. Pada tahun mendatang jumlah pasien diabetes terus menerus bertambah banyak tanpa menunjjukkan gejala penurunan. 

5]. Merusak kesehatan tubuh dan ekonomi



Diabetes ngga hanya melukai kesehatan tubuh, namun juga merusak sendi ekonomi.

6]. Harapan hidup



Usia harapan hidup pasien diabetes cukup rendah.

Kebanyakan meninggal pada usia sebelum atau sekitar 50 tahun.

7. Kecanduan gula = diabetes



Gula merupakan salah satu faktor penyebab diabetes.

Namun bukan berarti pemanis gula harus disalahkan karena ada banyak faktor lain.

Penderita diabetes dapat menikmati lezatnya gula asal dengan takaran secukupnya atau sesuai saran oleh dokter.

Kalori gula dan minuman manis harus dikontrol untuk mencegah meningkatnya kadar glukosa.

Jika seseorang kecanduan minuman berpemanis, makanan manis dan rasanya haus jika tanpa minum gula. Sulit rasanya untuk berhenti minum atau makan gula. Maka ini merupakan gejala awal seseorang mulai terserang diabetes.

Terlalu banyak konsumsi gula adalah salah satu faktor kerusakan insulin di pankreas. 

8. Tubuh normal  



Bagi kalangan obesitas diketahui memiliki resiko lebih besar terserang diabetes rata rata terdeteksi mulai pada usia 20 tahun.

Bukan berarti pemilik berat badan normal (kurus) terbebas dari diabetes. Ada banyak orang berbadan kurus terserang diabetes karena kerusakan insulin pada pankreas di dalam tubuhnya.

9. Konsumsi obat seumur hidup



Penderita diabetes. Diwajibkan mengkomsumsi obat, berolahraga fisik 30 menit setiap hari dan menjalani lifestyle gaya hidup sehat seumur hidup. Walaupun gula darah dinyatakan normal. Karena penyakit diabetes jika pasien telah didiagnosa oleh dokter. Maka berlaku seumur hidup.

Belum ada obat ampuh hingga saat ini untuk menyembuhkan diabetes secara total.

10. Tanpa gejala



Banyak orang ngga mengetahui bahwa dirinya memiliki penyakit diabetes.

Pada awalnya, diabetes tanpa menunjjukkan gejala sama sekali.

Oleh sebab itu. Periksa rutin ke dokter untuk menanggulangi dan mendeteksi secara dini agar ngga berkembang ke level tipe diabetes yang lebih ganas hingga menyebabkan kebutaan, nyeri parah, kesemutan, stroke, kerusakan saraf otak, bisul yang sulit hilang, dan amputasi karena kaki membusuk.  

Semakin lama seseorang membiarkan diabetes. 

Maka memperburuk resiko kesehatan pada tubuhnya. 

Terima kasih. Semoga bermanfaat. GBU