Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Israel Trax : Robot pemantau barang manajemen toko dan supermarket ( 2021 )

Pertumbuhan toko online Amazon, Tokopedia, Shopee, Bukalapak dan lain lain terus meningkat pesat dari waktu ke waktu yang diakibatkan peningkatan jumlah pengguna internet, smartphone dan jasa layanan pengiriman seperti Gojek dan lain lain sebagainya.

Hampir tak ada perubahan signifikan yang mampu menggantikan kinerja dari toko fisik berbasis offline walaupun menghadapi gempuran dari toko online.

Selama 1.000 tahun toko fisik masih bertahan hingga detik ini. Dari pedagang kaki lima, kelontong, toko UKM kecil, minimarket hingga pedagang dengan ukuran luas toko yang besar yang dimiliki oleh para sultan.

Tahukah anda, bahwa 90% orang ternyata masih senang berbelanja di toko fisik seperti minimarket dan supermarket yang berada di dekat sekitar rumahnya.

Dalam sebuah dialog wawancara di Israel. Founder Trax berkomentar bahwa toko online raksasa seperti Amazon takkan mampu menggantikan peranan toko fisik offline. Karena peranan berbeda yang memiliki pangsa pasar masing masing yang tak tergantikan.

Disinilah, teknologi Trax masuk.

Ingin menjembatani toko fisik offline bergabung menjadi teknologi digital. Terutama dalam hal pengelolaan manajemen.

Tentang Trax

Trax menyaksikan bahwa industri perdagangan di berbagai macam toko masih mengadopsi cara manual dan tradisional seperti pencatatan barang menggunakan kertas, teknik administrasi olah barang yang lambat, dan input data barang dilakukan oleh karyawan satu per satu.

Bayangkan jika toko minimarket itu memiliki ribuan atau supermarket yang memiliki jutaan barang.

Berapa jam dibutuhkan oleh karyawan untuk melakukan input.

Ini pekerjaan buang buang waktu yang melelahkan dan tentu saja membosankan karena mengulang ulang kerjaan yang nampak tak berakhir.

Apalagi karyawan sering protes karena menuntut kenaikan upah gaji.

Teknologi asal Israel mencoba menghandle hal ini dengan kecepataan skala jutaan kali lebih cepat dari kinerja karyawan manusia, real time, 100% digital dan serba otomatis.

Solusi mengatasi kebutuhan perdagangan dengan menyesuaikan diri melalui penggabungan fisik dan digital yang menghadirkan pengalaman baru untuk pengusaha perdagangan, meringankan beban kelelahan karyawan dan menghadirkan kenyamanan bagi masyarakat konsumen.

Robot pemantau barang manajemen toko dan supermarket 

Tim Trax mengatakan :

Di Trax, misi kami adalah membantu merk dan pedagang untuk memanfaatkan kekuatan teknologi digital yang memungkinkan pengalaman berbelanja terbaik yang dapat dibayangkan. Platform kami memungkinkan pelanggan untuk memahami apa yang terjadi di barisan rak di setiap toko sepanjang waktu sehingga mereka dapat fokus pada pekerjaan terbaik dan menyenangkan pembeli. Sahutnya.

Trax didirikan oleh professor doktor Joel Bar el dan dibantu oleh rekan anak muda yang bersemangat bernama Dror feldheim.

Joel bar el berasal dari Israel dengan latar belakang pendidikan TAU (Tel aviv university) di bidang ilmu pengetahuan fisika.

Sebelum mendirikan perusahaan Trax. Beberapa dekade yang lalu, Joel bar el adalah seorang pencipta teknologi Sentryi yang kemudian ia jual ke perusahaan Amerika Serikat. Setelah beberapa tahun sukses menjual teknologi buatan miliknya, beliau kemudian menciptakan sebuah teknologi baru bernama Tersus untuk digunakan oleh perusahaan lain.

Di tahun 2010. Joe bar el kemudian menciptakan Trax retailer.

Robot Trax menggunakan AI artificial intelligence, visi komputer, kamera deteksi canggih, machine learning dan cloud.  

Trax memiliki 1.278 karyawan.

250 karyawan berkantor pusat di Israel.

Sisanya tersebar ke kantor cabang pemasaran marketing yang berada di Amerika Serikat, China, United Kingdom (Inggris), Meksiko, Singapura, Brazil, Jepang, Rusia dan Hungaria (Uni Eropa).

Teknologi Trax diciptakan dengan modal pendanaan sebesar $ 1,1 miliar dollar atau sekitar Rp 15 triliun rupiah. (setara Rp 15.600 miliar rupiah).

Teknologi ini telah digunakan secara luas ke berbagai negara yang digunakan oleh 500 perusahaan perdagangan seperti supermarket dan minimarket dari berbagai dunia internasional.

Terima kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU