Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bagaimana membedakan kapal perang frigates, destroyers dan corvettes (2019)

Bagi pecinta dunia militer kedirgantaran dan angkatan laut.

Kita sering mendengar ada sebuah istilah seperti kapal perang patroli, kapal frigates, kapal destroyers, kapal induk, dan kapal corvettes.

Khusus untuk varian jenis frigates, destroyers dan corvettes. Istilah asing tersebut memang agak rumit dipahami.


Baca informasi online-online, secara garis besar. Kapal perang frigates, destroyers dan corvetess hampir sama mirip-mirip. Entah dari fungsi atau peranannya. Terkadang-kadang sulit membedakan diantaranya karena samar-samar.  

Katanya kapal Corvettes tak mampu untuk menembak rudal jelajah seperti apa yang dilakukan oleh kapal destroyers. Kenyataan dilapangan, Kapal perang corvettes dari jenis Buyan milik Rusia mampu menembak rudal jelajah kalibrn.


Sedangkan kapal corvetess jenis Sa’ar miliki angkatan laut Israel. Dikenal mampu menembakkan berbagai jenis rudal melalui VLS (Vertical Launching System).

Lalu bagaimana sih cara membedakannya :

PERBEDAAN KAPAL FRIGATES VS KAPAL DESTROYERS

Tak semua negara mampu memiliki atau membeli kapal perang Frigates. Hanya ada sedikit negara yg mengoperasikannya.

Contoh kapal frigates di Indonesia adalah KRI RE MARTADINATA.

Youtube : KRI RE MARTADINATA INDONESIA


Di Singapura, biasanya kapal frigates digunakan untuk berlayar melindungi kapal dagang di kawasan bluewater.


Sedangkan kapal destroyers, sesuai terjemahan namanya perusak atau penghancur hanya dapat dioperasikan oleh negara-negara raksasa kuat dan kaya raya.

Seperti Amerika Serikat, Rusia, China, India, United Kingdom, Jepang, Korea Selatan, dan Uni Eropa.

Frigates dan Destroyers, punya peranan andil yg sama melayani tugas yg hampir sama pula dengan sama baiknya. Sama-sama dapat menjelajahi laut dalam jauh dari penjelajahan pusat negaranya.  

Kedua perbedaan kapal didesain mampu melakukan serangan anti-pesawat, anti-submarines, peperangan elektronik, meluncurkan torpedo, peluncuran rudal jelajah dipandu dll.

Hanya saja, ukuran destroyer jauh lebih besar ketimbang kapal perang frigates.

Kita ambil contoh kapal destroyer dari Amerika Serikat, karena itu yg terkenal. Seperti USS Zumwalt Michael Monsoor.

Youtube : USS Zumwalt Michael Monsoor Amerika Serikat

Bandingkan…

Ukuran berat kapal frigates KRI RE Martadinata = 2.000 ton

Ukuran berat kapal destroyers USS Zumwalt Michael Monsoor = 15.000 ton

Cara membedakan kapal Destroyers dan kapal frigates sebenarnya ‘mudah banget’ apabila dilihat dari segi ukuran dan beratnya. Sedangkan kapal corvettes jauh lebih kecil ukurannya ketimbang kapal frigates. Kemudian ukuran kapal patroli jauh lebih kecil ketimbang corvettes.

Kapal patroli biasanya seberat < 900 ton 

Kapal Corvetess biasanya seberat 1.000 ton - 1.900 ton

Kapal Frigates biasanya seberat 2.000 ton – 9.000 ton

Kapal Destroyers biasanya seberat 10.000 ton – 15.000 ton

Kapal induk biasanya seberat 100.000 ton

Dilihat dari segi harga, kapal destroyers tentu jauh lebih mahal dengan harga Rp 20 triliun per unit.

Artikel Lainnya :

DESTROYER SANG KAPAL BERKEMAMPUAN LEBIH KUAT 

Tugas penting kapal destroyers yaitu melindungi konvoi iring-iringan kapal induk dalam gugus tempur, membentuk gelembung pertahanan udara Aegis Combat System atau melakukan penjelajahan mandiri bahkan dapat digunakan untuk peperangan berkelompok.

Seperti pembahasan diatas, Frigates dan Destroyers memang mirip-mirip peranannya.

Kenyataan sebenarnya ngga kayak gitu.

Kapal destroyers memiliki kemampuan lebih dengan membawa sonar & radar lebih kuat, membawa senjata lebih banyak, membawa rudal lebih kuat untuk penyerangan luar angkasa anti-satelit, menjelajahi lautan bluewater lebih jauh dan memiliki ketahanan waktu yg lebih lama.

Terima kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU