Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Iran Hoveizeh : Rudal Serang Jelajah Jarak Jauh 1.350 km mampu mencapai Israel dan Arab Saudi (2019)

Disekitar kawasan, IRAN memang memiliki hubungan kurang menyenangkan menghadapi negara para Yahudi Zionis Israel dan melawan hegemoni tetangganya Arab Saudi yg berbeda pandangan mazhab.

Dimana mayoritas Arab Saudi adalah kaum Islam Sunni dan Iran adalah kaum Islam Syiah.

Faktor memberatkan lainnya yaitu adanya embargo yg dilancarkan oleh raksasa Amerika Serikat, pendukung pembela utama kerajaan Arab Saudi dan Israel yg menjadi musuh bebuyutan Iran sejak 40 tahun yg lalu.

Akibat tekanan bertubi-tubi. 5 Industri pabrik manufaktur utama militer Iran, secara keseluruhan mayoritas saham 100% dikuasai oleh BUMN pemerintah Iran terus berjuang membangun berbagai macam persenjataan bela diri mandiri. Dibantu dengan 10 Universitas dan 63 badan ilmiah riset & penelitian berbahasa Persia. 

Mulai dari Tank, drone, Radar, Satelit, Electronic, Kapal, Hovercraft, Rudal, dll berhasil diproduksi secara lokal.

40 tahun mungkin waktu yg masih kurang bagi Iran untuk membangun industri senjata yg canggih.

Bandingkan Israel yg telah membangun sejak 71 tahun yg lalu.

Bandingkan Turki yg telah membangun senjata sejak 96 tahun yg lalu.

Bandingkan dengan Amerika Serikat telah berpengalaman sejak 243 tahun yg lalu.

Secara teknologi, jadi Iran dipastikan tertinggal karena kalah dari segi pengalaman dan waktu.

Namun bukan jadi alasan produk persenjataan Iran buruk-buruk amat dibandingkan pesaingnya. 

Terkadang untuk memulai langkah maju kita butuh melangkah walaupun tampak terlambat.  

HOVEIZEH : RUDAL CRUISE MISSILE DENGAN JARAK TEMBAK 1.350 KM 

Bertepatan dengan perayaan peringatan 'Revolusi Islam' dan pembukaan pameran senjata berjudul 40 tahun pencapaian industri pertahanan defensive yg diadakan di Teheran, Iran.

Menteri Pertahanan Iran Amir Hatami memperkenalkan kepada publik sebuah teknologi rudal jelajah jarak jauh disebut HOVEIZEH.

Amir Hatami mengatakan :

Uji coba rudal jelajah Hoveizeh dilakukan dengan sukses pada jarak tembak 1.200 km mengenai secara akurat target yg ditetapkan.

Rudal jelajah ini membutuhkan waktu yang sangat singkat untuk persiapannya dan dapat terbang diketinggian rendah. Sahutnya.

Youtube : Ujicoba rudal Hoveizeh

NEGARA MANA SAJA DIJANGKAU OLEH HOVEIZEH

Apabila ditembakkan dari pusat komando dan ibukota.

Israel, Arab Saudi, Pakistan, Irak, Turki, India, Yaman, Oman, Afghanistan, dll tak bisa luput dari incaran jangkauannya.


PERMULAAN SUKSES MENJIPLAK COPYPASTE DARI TEKNOLOGI RUDAL BUATAN RUSIA

Rudal hoveizeh sebenarnya merupakan varian dari kelas rudal jelajah Soumar yg mampu menembak hingga 2.000 km. Hoveizeh bisa dikatakan, adik dari Soumar. Tetapi Hoveizeh tentu saja lebih hemat, dan lebih murah ketimbang Soumar.

Soumar bisa dikatakan merupakan jiplakan copypaste dari rudal cruise missile Kh-55 buatan Uni Soviet/Rusia.



Iran memang dikenal senang mencopypaste banyak teknologi senjata buatan Rusia.

Hingga detik ini, media dan orang-orang Rusia sudah tak mau lagi berdebat terhadap permasalah jiplak-menjiplak, sehingga kesannya dibiarkan saja.

Mungkin, Rusia sudah lelah dan jenuh berurusan dengan China yg juga dikenal suka menjiplak-jiplak senjata produk si beruang merah.

Hari ini, Pemerintah Rusia menantang ilmuwan & insinyurnya untuk membangun senjata mutakhir canggih yg bakalan membuat pusing para penjiplak, sehingga mustahil di copypaste lagi oleh China dan Iran. Dengan harapan kelak mereka menjadi pelanggan pembeli setia senjata Rusia.

BERBAGAI MACAM SENJATA RUDAL BUATAN IRAN  

Rudal Hoveizeh diproduksi oleh BUMN Aerospace Industries Organization untuk digunakan bagi tentara korps garda revolusi Islam.

Selain Hoveizeh, berikut beberapa macam produk senjata rudal & roket buatan Iran dengan rentangan jarak berbeda-beda.

Senjata penjelajah jauh milik Iran masih dalam tahap awal perkenalan sejak 2015 yg lalu.
  
Iran mengklaim senjata ini sebagai pertahanan defensive dan tak digunakan untuk mengancam. 

Namun Amerika Serikat menuduh Iran menggunakan senjata untuk mengancam yg kelak ujung moncongnya diinstal dengan hulu ledak bom nuklir.

Berikut jenis dan tipe rudal & roket Iran :


Rudal jelajah Soumar = 2.000 Km (Diperkenalkan pertama kali tahun 2015)


Rudal balistik Ghadr = 2.000 km (Diperkenalkan pertama kali tanggal 8 Maret 2016)


Rudal jelajah Hoveizeh = 1.350 km (Diperkenalkan pertama kali tanggal 2 Februari 2019)


Rudal Balistik Dezful = 1.000 km (Diperkenalkan pertama kali tanggal 9 Februari 2019)



Rudal Fateh = 500 km


Rudal Qader = 300 km


Rudal Ghassed = 2 km - 100 km



Roket Fajer3 = 2 km - 43 km

Terima kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU