Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pertama kali : Alphabet terima pembayaran bitcoin dan menutup divisi bisnis cloud Stadia dan menghentikan produksi laptop Chromebook Pixelbook ( 2022 )

Mayoritas penduduk di seluruh penjuru dunia sulit untuk terlepas dari produk buatan Alphabet yang telah mendunia mempengaruhi kehidupan hingga miliaran orang. 

Alphabet adalah sebuah perusahaan teknologi terkaya dan terbesar peringkat #4 di dunia. Itu diciptakan oleh 2 founder Yahudi. Yaitu Sergei Brin dan Larry page yang dinobatkan sebagai orang terkaya peringkat #10 di dunia. 

Kedua orang Yahudi ini telah pensiun sehingga memilih Sundar pichai selaku pemimpin utama (CEO). 

Bagi teman teman yang kurang familiar dengan Alphabet. 

Alphabet adalah perusahaan induk dari Google, Gmail, Youtube, Android, smartphone pixel, Waze, Deepmind, Waymo, CapitalG, Nest dan masih banyak lagi. 

Alphabet kalah bersaing di divisi bisnis laptop sehingga menutup Chromebook pixelbook

Sudah bertahun tahun, Alphabet berusaha untuk bersaing menciptakan teknologi laptop. Tetapi karena produk miliknya kalah populer dari segi penjualan melawan Apple.inc, Dell Technologies, HP Hewlett packard, Samsung, Huawei, Lenovo, Asus, Acer dan Microsoft.  

Dengan demikian, Alphabet secara resmi melambaikan bendera putih untuk menghentikan seluruh lini produksi laptop miliknya, termasuk menutup pabrik dan membubarkan semua karyawan yang kemudian dialihkan ke lini bisnis lainnya.

Diranah industri laptop. Alphabet tetap berkomitmen terhadap pengembangan lebih lanjut sistem operasi Chromebook OS. Bekerjasama dengan Dell Technologies, Samsung dan HP Hewlett packard untuk bersama sama menginstal perangkat lunak OS Chromebook ke produk laptop mereka.

Alasan Alphabet tak lagi berkecimpung di industri laptop, karena produk kalah saing sehingga pangsa pasar kurang populer. 

Produk lain milik Alphabet. Seperti smartphone Pixel 7, kamera CCTV, jam tangan kesehatan, termometer digital, Google message, dll tetap di garap secara serius. 

Tim Google mengatakan :

Saat ini kami melakukan perubahan prioritas. Kami mentransisikan karyawan dari seluruh perangkat dan layanan ini. Sahutnya. 

Alphabet terima pembayaran bitcoin untuk pertama kali

Tak peduli harga bitcoin dan altcoin cryptocurrency lainnya mengalami fluktuasi naik turun secara tajam. Perusahaan raksasa teknologi Alphabet. Untuk pertama kali secara resmi memutuskan menerima pembayaran menggunakan mata uang digital crypto tersebut. 

Informasi ini secara sah diumumkan pada konferensi Alphabet Google pada tanggal 11 oktober 2022 yang lalu. 

Tetapi tak semua jenis mata uang digital cryptocurrency di terima oleh Google. Hanya beberapa pilihan saja. Yaitu Bitcoin, Ethereum Bitcoin cash, Dogecoin, Litecoin, USDcoin, USDT tether, Shibainu dan DAI. 

Alphabet memilih perusahaan Coinbase, selaku pihak perantara transfer antar mata uang untuk mengkonversi atau memproses transaksi mata uang ini dalam sekejap mata sekian menit ke mata uang tradisional seperti dolar atau ke jenis lainnya seperti Bitcoin, Ethereum, dll. 

Sebagai ucapan terima kasih dan timbal balik. Perusahaan Coinbase memutuskan secara langsung memindahkan seluruh data miliknya dari AWS Amazon Web Services ke Google Cloud. 

Tujuan Alphabet dalam menerima pembayaran bitcoin yaitu demi memudahkan pelanggan klien internasional baik itu korporasi maupun indivdu masing masing orang yang tersebar dari berbagai negara yang hendak berbisnis tanpa terhalang alat transaksi dan memudahkan orang orang yang mengalami kesulitan transfer mata uang lokal secara geografis ke luar negeri. 

Sejak beberapa hari pengumuman tersebut. Beberapa layanan milik produk Alphabet mulai menampilkan alat opsi pembayaran berbasis cryptocurrency. 

Google tutup Stadia.

Pada tahun 2022. Google mengkonfirmasikan bahwa layanan Stadia di nonaktifkan secara permanen pada tanggal 18 Februari 2023. 

Stadia adalah layanan cloud, add on dan game streaming. Tim Google membeberkan penyebab penutupan karena mengalami tantangan sehingga sulit mendapatkan daya tarik dari pelanggan, jumlah usernya sedikit sehingga tak sesuai harapan dari segi keseimbangan tak mampu menutup antara biaya operasional. 

Bagi orang orang yang suka bermain game. Itu tentu menjadi kabar buruk karena fasilitas anda tak lagi disediakan oleh pihak Alphabet. 

Akses Google Play di Android dan Chromebook untuk bermain game tetap dipertahankan. Tetapi itu hanya melayani game dengan ukuran ringan dan sedang saja. 

Terima kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU.