Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

(EU) Jerman SAP beli Perusahaan Perangkat Lunak Israel Gigya Seharga Rp 4,7 Triliun

Perusahaan Perangkat Lunak Raksasa asal Uni Eropa (Jerman) SAP.

Pada Tanggal 24 September 2017.

Telah Resmi membeli sebuah Perusahaan Israel Gigya dengan Total Mahar sebesar $ 350.000.000 juta dolar atau sekitar Rp 4,7 Triliun Rupiah.

4 TAHUN BERLALU :

Perusahaan SAP asal Jerman. Diketahui Telah lama bekerjasama dengan Perusahaan Gigya selama kurun lebih 4 tahun yg lalu. dengan memasukkan platformnya ke Toolkit eCommerce SAP Hybris.

Puas dengan hasil tersebut.

SAP akhirnya membeli Gigya. Agar Seluruh Teknologi yg ada pada Gigya dapat membantu memberikan profil yang lebih baik sehingga SAP mampu menawarkan kepada pelanggan atau pilihan bagi konsumen yang semakin di sempurnakan.

Carsten Thoma, Presiden SAP Hybris dari Jerman atau Uni Eropa mengatakan :


Gigya membawa banyak kemampuan dan keahliaan yang secara signifikan dapat meningkatkan solusi SAP hybris Profile dan memungkinkan kami untuk menjadi Pemimpin dari Teknologi Customer Identity dan Manajemen akses Pasar. 

Perangkat Lunak dari Gigya memungkinkan Perusahaan mengelola Profil dan Preferensi pemasaran pelanggan, sekaligus memberi konsumen kekuatan untuk ikut serta memberikan persetujuaan mereka sehingga membantu pengguna mengendalikan data mereka setiap saat.

Perusahaan Analisis Forrester Research telah memposisikan Gigya sebagai Pemimpin Papan atas di Bidang Perangkat Lunak Identitas.

Dengan melayani dan mengelola hampir 1,3 Miliar Profil Identitas dari berbagai macam website, bisnis dan Toko online eCommerce.


Pesaing Gigya adalah Salesforce, Ping Identity, Auth0 dan Microsoft.

Kepercayaan Konsumen adalah mata uang utama agar bisnis berbasis internet bisa sukses. Inilah kemampuan yang dimiliki oleh Gigya yang berkecimpung dalam Log Sosial membantu mengelola profil pelanggan dengan Terpercaya dan Lebih baik sehingga membuat pengalaman pengguna menjadi lebih user friendly.


Salyer dari SAP mengatakan :

Menggabungkan kemampuan pencocokan dan pengayaan data dari Profil SAP Hybris dengan izin dari Data berbasis Gigya dan Platform manajemen akses dapat memungkinkan kami untuk mengidentifikasi konsumen di seluruh saluran dan menawarkan profil konsumen tunggal yang kuat. sahutnya.

Setelah Akuisisi Selesai Pada Akhir 2017.

Gigya yang telah dibeli akan dimasukkan ke dalam bisnis Pemasaran SAP Hybris yang menawarkan integrasi. disebut dengan "ommichannel".


sehingga perusahaan mengawasi pelanggan apakah mereka berbelanja di Toko online melalui Smartphone, Website atau Aplikasi.

Hal ini merupakan Langkah penting untuk menggandakan bisnis karena Perusahaan harus bisa menarik analisis kesimpulan yang akurat dan mulus dari semua saluran entah itu Perangkat berbasis situs website, seluler, aplikasi, Toko online atau dari Perangkat yang terhubung (Internet of Things).

Tentang SAP : 

SAP adalah Perusahaan Raksasa asal Uni Eropa yg berpangkalan di Jerman. Berkecimpung dalam Jasa Solusi Software, Perangkat Lunak, Cloud, Mobile, IT, Analytics dan Bisnis Aplikasi Teknologi.

SAP memiliki 66.500 Karyawan. SAP di Perdagangankan di Bursa Saham dengan Kode SAP.

Tentang Gigya :

Gigya adalah Perusahaan Perangkat Lunak Manajemen identitas Pelanggan untuk membantu Perusahaan lain membangun hubungan relationship pelanggan (Konsumen) dengan Lebih baik dan mengubahnya menjadi Pelanggan Setia yang Loyal dan selalu terlibat. Setiap data profil identitas akan di Proteksi secara Terpercaya.

Gigya memiliki 300 Karyawan.

100 orang-orang Petinggi Penting berada di Israel. Pendirinya orang Israel.

Foto : Petinggi Gigya, Founder dan CEO yg bermarkas di Israel
Gigya juga mendirikan Cabang yg berpusat di Amerika Serikat dengan memperkerjakan 200 orang ahli Komputer.

Foto : Karyawan gigya di Amerika Serikat
Setelah diakuisisi, Gigya menjadi sepenuhnya milik SAP. Jajaran Karyawan Gigya tetap bekerja seperti biasa sambil mengalihkan seluruh Transfer Teknologi, Hak Intelektual & Ilmu Pengetahuan ke Perusahaan SAP.

Jika Transfer sudah rampung. Seluruh Karyawan Gigya akan Pensiun atau mendirikan Startup baru yg lebih bagus untuk dijual kembali (EXIT).

Youtube : Gigya

Terima Kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU