Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Korea Selatan VS Korea Utara. Siapa menang jika terjadi Peperangan (2017)

Drama antara Korut, Korsel dan AS memasuki Tahap Menegangkan.

Berikut adalah Prediksi apa yg terjadi dan siapa yg menang apabila Peperangan Pecah


membantu Korea Selatan. Amerika Serikat mengajak sekutu United Kingdom (Inggris), Australia dan Jepang


Karena Korea Utara memiliki Nuklir.

AS melakukan Teknik Strategi Peperangan Pelumpuhan Cepat dalam Skala Besar. dari Kombinasi Darat, Laut, dan Udara. 

Menembakkan Ribuan Rudal Tomahawk, Melesatkan Jet-Jet Tempur Steahlty. Untuk menghancurkan Infrasturktur Militer Siang malam, dan menghancurkan Fasilitas Nuklir yg Terdeteksi.


Disusul Gelombang Serangan Pesawat tempur ke 2 dalam Jumlah Besar

Rudal Nuklir yg diluncurkan oleh Kim Jong Un dipatahkan oleh THAAD milik AS. Menimbulkan Kehancuran mengerikan diranah wilayah Korut itu sendiri.

Artileri-Artileri, Roket dan Rudal Korea Utara yg Berjarak 90 Km dari Ibukota Korea Selatan. Di Tangkal oleh PATRIOT. Sebagian mungkin ada yg Lolos mengenai Seoul.

Tetapi ngga dapat bertahan lama.

Serangan Balasan Jet Bomber AS yg membawa Rudal Cerdas Bom Berpandu Laser dan disusul dengan Balasan Serangan Angkatan Darat Korea Selatan. Termasuk K-2 Black Panther, K9 Thunder dan MLRS milik AS. Menghancurkan Segala Tank dan Kendaraan Berat Korut.

AS mengirimkan Pesawat Intelijen menusuk lebih dalam.

Mendeteksi Keberadaan Sisa-Sisa Nuklir. Kemudian menjatuhkan Bom Penembus Bunker. Menimbulkan Ledakan Nuklir Bawah Tanah.

Angkatan Pesawat Tanpa Awak Drone menyelesaikan Sisa-Sisa Tank yg belum dihancurkan. disusul serangan Darat dalam jumlah besar.

Korea Utara mengalami Kekalahan.

Jutaan Rakyat Sipil Korut Tewas disebabkan oleh Serangan Udara AS.

Foto : Presiden Kim Jong Un
Nasib Kim Jong un yg disebut oleh Donald Trump sebagai Manusia Roket.

Hanya memiliki 2 Pilihan.

Meninggal dunia atau Bersembunyi dibalik Terowongan Bukit.  

KOREA SELATAN TANPA AMERIKA SERIKAT

Sekarang apa yg terjadi. Seandainya Korea Selatan Tanpa dukungan Amerika Serikat.

Menurut GlobalFirePower. Korea Selatan menduduki Posisi GFP Rank di 12.

Sedangkan Korea Utara menduduki Posisi GDF Rank di 23.

Dari Data di atas Kertas seperti di Youtube ini.


Menunjjukkan Korea Selatan menang melawan Korea Utara apabila Bertempur Face to Face.

Dengan Catatan

GlobalFirePower ngga mengikut sertakan Kecanggihan Blueprint Rudal Intercontinental Ballistic missile ICBM dan Nuclear.

Masalahnya nih ya, Korut merupakan Pengguna Ilmu Teknologi Tersebut,



sedangkan Korsel ngga memiliki, apabila Korsel ingin mengembangkan Teknologi yg sama mengejar ketertinggalan dari Korut. Butuh waktu 15-20 Tahun mengerjakan Proyek Senjata Mahal ini.

Korea Selatan ngga bisa melawan Korut apapun caranya tanpa pertolongan AS.


Rudal Perisai Produksi sendiri yg dimiliki oleh KORSEL yaitu CHEONGHUNG MR-SAM (KM-SAM) tak mampu menghadapi Rudal dari Tipe jenis Senjata Intercontinental Ballistic missile ICBM.

Kecuali THAAD milik AS.

Seperti Pembahasan diatas, Kita menghapus Dukungan AS terhadap Korea Selatan, Termasuk Paket Bantuan THAAD.

thaad-missile-lockheed-martin.jpg (600×450)

Inilah yg Terjadi

KOREA SELATAN berubah menjadi Lautan Api Penuh Radiasi Aktif.

Jutaan warga Korsel merenggang nyawa.

Pasukan Pemerintah Korea Selatan mencoba melawan namun dihadang di Perbatasan sepanjang 250 Km. (DMZ)

Ekonomi Korsel Lumpuh Total. Disusul Runtuhnya Semua Lini Kekuatan Militer Korsel.  

Untuk Menghancurkan Korsel.

Kim hanya membutuhkan Kekuatan Daya Ledak 15 Kt Nuclear. Tanpa menggunakan Ledakan Besar, karena dapat mengarah ke Kim itu sendiri.


Sebagai Informasi : Kim hanya mengarahkan Rudal Nuklir ke Amerika Serikat. Bukan ditujukan kepada Korsel

Namun apabila Gengster menyerang Korut. (Kim menyebut AS sebagai Gengster).

Kim akan membumihanguskan Korsel.

Semoga Bermanfaat ya. GBU