Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Film Rampage : Gorilla, Serigala dan Buaya Raksasa

Foto : Wallpaper Rampage

Energyne adalah perusahaan yg bergerak di bidang penelitian genetika dan teknologi CRISPR untuk menciptakan obat penyembuh segala penyakit bagi umat manusia.

Namun disisi lain, perusahaan menyalahgunakan kekuatannya untuk membuat persenjataan biologis.

Percobaan dilakukan di stasiun luar angkasa Athena-1. Uji coba gagal ketika tikus rekayasa menjadi raksasa kemudian menghancurkan seluruh pesawat. Puing-puing jatuh ke bumi, kemudian patogennya tanpa sengaja masuk ke tubuh gorilla, serigala dan buaya raksasa.

PEKERJA SUAKA MARGASATWA
Davis dulunya adalah seorang tentara dari pasukan khusus angkatan darat AS. Beberapa tahun yg silam, Davis menemukan bayi gorilla berwarna putih albino dimana induknya dibunuh secara keji oleh pemburu satwa.

Ketika ingin mendekat, Davis ditembak oleh pemburu liar namun tembakan mereka meleset.

Davis membalas dengan menembak semua pemburu dan menyelamatkan bayi gorilla albino tersebut.

Sejak saat itu, Davis berhenti dari keanggotaan tentara menjadi pekerja suaka margasatwa.

Davis bersahabat dengan bayi gorilla yg ia beri nama ‘george’.


GEORGE BERTINGKAH LIAR MEMBESAR DALAM HITUNGAN MENIT
Pada malam hari, Gorilla george tanpa sengaja melahap pathogen yg jatuh dari luar angkasa.

Keesokan harinya.

Davis heran melihat tingkah laku George menjadi ganas membunuh hewan lainnya.

Di tempat lain, perusahaan Energyne mengirim tentara untuk menemukan & mencari lokasi jatuhnya puing-puing satelit Athena-1. Sayang, mereka semua meninggal dunia diterkam serigala raksasa.

Di kota, seorang wanita insinyur genetika bernama Kate Caldwell menonton siaran televisi.

Kate bergegas menemui Davis menjelaskan penyebab semua ini.

Aparat agen pemerintahan AS, diutus menangkap george, Davis, dan Kate yg diketahui sebagai penghianat perusahaan Energyne untuk diinterogasi.


Pesawat militer transportasi yg mereka tumpangi hancur terjatuh akibat ulah George.

Davis, Kate dan agen pemerintah berhasil selamat melalui parasut.

Sedangkan George mengamuk menuju ke arah kota.

Sebagai ucapan terima kasih. Agen tersebut membantu memberikan helikopter pelarian agar kate dan davis mampu mencuri serum yg diharapkan meredakan hewan-hewan raksasa.

TIANG PEMANCAR
CEO perusahaan menyalakan pemancar frekuensi radio untuk mengendalikan pikiran hewan-hewan raksasa agar mengamuk di tengah kota.

Seluruh kekuatan militer dikerahkan untuk menghentikan aksi keganasan ke 3 hewan raksasa ini.

Tank, helicopter, pesawat tempur, dan berbagai macam kendaraan militer tak sanggup mengalahkannya.


Komando AS memutuskan membom kota dengan bom raksasa MOAB.

Berpacu dengan waktu mengingat kota-kota masih dipenuhi oleh banyak warga sipil. Kate dan Davis berjuang mencuri serum dan menjinakkan George memanfaatkan umpan manusia.


MENGALAHKAN SERIGALA RAKSASA
Davis dan gorilla George yg telah jinak bekerja sama mengalahkan raksasa serigala dengan pertarungan sengit.

Serigala raksasa berhasil dikalahkan dengan menjebak ke mulut buaya.


MENGALAHKAN BUAYA RAKSASA
Pesawat tempur bomber yg membawa Bom MOAB semakin dekat ke arah  kota.

Davis dan gorilla berjuang sekuat tenaga mengalahkan sang raksasa buaya.

Segala jenis persenjataan berat digunakan oleh Davis meliputi senapan bom dan rudal-rudal yg diluncurkan melalui helicopter tempur.

Buaya raksasa berhasil dikalahkan oleh gorilla dengan menusuk kearah bagian mata.


Kematiaan buaya raksasa terekam oleh pesawat drone. 

Pembatalan peluncuran bom MOAB dibatalkan atas perintah komando tertinggi. Pesawat berbalik arah pulang menuju ke markas.  

Kota aman kembali seperti sedia kala.

Davis, Kate dan gorilla bercanda sambil tertawa ria. 

Film Lainnya :

Terima Kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU