Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Peluru lemak babi Ukraina tolak bala tentara Muslim Rusia bertemu 72 bidadari berserta miliaran budak budak wanita yang selalu perawan [ 2022 ]

Dilansir dari halaman Twitter Garda Nasionalisme Ukraina. 

Nampak beredar secara luas sebuah video tentang aksi tentara Ukraina melakukan siasat untuk menakuti nakuti dan mengancam keberadaan pasukan Muslim Rusia. 

Perang antara Rusia VS Ukraina telah berlangsung pecah sejak tanggal 24 Februari 2022

Aksi perang untuk melakukan denazifikasi berdasarkan atas perintah komando tertinggi : Presiden Vladimir Putin. 

Seperti yang kita ketahui. Walaupun tentara beruang merah di dominasi golongan tentara beragama Kristen dari denominasi 'Ortodoks Rusia' dan beberapa diantara yang lain adalah dari kaum atheis. 

Tetapi tak sedikit pula tentara Rusia yang ikut bertempur berasal dari kaum Muslim (Islam). 

Peluru lemak babi Ukraina tolak bala tentara Muslim Rusia menuju ke sorga.

Ketika Rusia menginvansi negara mereka. Militer Ukraina tak tinggal diam cuma plango plongo saja.

Selain meminta pertolongan bantuan uang dan senjata dari Amerika Serikat dan memohon AS sebagai pimpinan NATO & UNI EROPA agar segera bertindak ikut bersama tentara Ukraina dalam memerangi musuh Rusia. Sekaligus menjatuhkan berbagai macam sanksi, boikot dan embargo ke negeri beruang merah tersebut. 

Berbagai aksi turut dilakukan pada media sosial. 

Di unggahan di akun Twitter. Tentara Ukraina itu mengatakan : 

Saudara saudara Muslim yang terhormat. Di negara kami, Anda tidak akan masuk surga. Anda tidak akan diizinkan masuk surga. Silakan pulang. Di sini, Anda akan menghadapi kesulitan. Terima kasih untuk perhatian Anda, selamat tinggal," Sahutnya.

Referensi itu disinyalir memang sengaja dilakukan untuk ditujukan kepada tentara Muslim Rusia yang dikerahkan ke Ukraina. 

Video dari Twitter halaman resmi milik militer pemerintah garda nasional Ukraina itu telah banyak menuai kritik pedas dari berbagai orang orang internasional. 

Disebut sebagai Islamfobia oleh pengamat media sosial. 

Tez Ilyas dari Pakistan mengatakan :

Dibunuh oleh peluru yang dilapisi oleh lemak babi tidak mendiskualifikasi seseorang Muslim untuk memasuki surga. Sahutnya. 

Peluru lapis lemak babi. 

Peluru yang dilapisi oleh lemak babi ditujukan agar memberikan efek psikologis dan sosial yang dipadukan dengan teknik melemahkan iman. 

Dengan maksud membuat tentara beragama Muslim Rusia membatalkan semua niatnya untuk berperang, lalu diharapkan mereka memilih untuk pulang ke rumah, menaruh senjata di lemari, sambil minum kopi atau teh saja. Kemudian tidur. 

Sehingga kemenangan dapat dengan mudah tercapai tanpa gangguan berarti. 

Selama ini, mayoritas umat Muslim percaya bahwa daging babi adalah haram. 

Dan jika mereka terkena peluru babi ini.

Maka usaha mereka berjihad masuk sorga bertemu 72 bidadari berserta miliaran budak budak wanita yang selalu perawan. 

Usaha jihad menjadi sia sia, akibat terkontaminasi oleh racun keimanan dari unsur infeksi daging babi. 

Menurut data dari pihak Ukraina. 

Selama 17 hari berperang. Tentara Ukraina melalui siaran pers presiden Zelensky telah mengklaim menghancurkan alustista Rusia. Seperti : 

~ 49 pesawat tempur.

~ 81 helikopter.

~ 335 tank kelas berat. ( Tank T-72, T-80 dan T-90 )

~ 29 tank anti pesawat.

~ 1.105 tank BMP, tank MTLB dan tank BTR (kendaraan lapis baja berpenggerak ban roda dan rantai).

~ 85 truck peluncur roket dan artileri.

~ 60 truck pengisi avtur dan BBM

~ 7 pesawat drone tanpa awak

~ 526 mobil tempur

~ 12.000 tentara Rusia terbunuh.

Terima kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU