Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Israel tingkatkan kepadatan kota hingga 3 kali lipat dengan perluasan lebih banyak lahan hijau dan pepohonan ( 2022 )

Jumlah populasi penduduk Israel di tahun 2022 telah mencapai di angka subcriber 9.500.000 juta orang.

Dimana sebanyak 61% beragama Yahudi Zionis, 15% beragama Yahudi Ortodoks haredi, 18% beragama Islam dan sisanya agama lain lain.

Pada beberapa tahun ke depan. Jumlah penduduk Israel dipastikan meningkat menjadi ke angka 17.800.000 juta orang.

Menurut kementerian Israel. Ada sebanyak 77 wilayah yang mendapatkan mandat status sebagai kota.

Sebanyak 93% penduduk di Israel telah tinggal di kota. 

Peningkatan perencanaan pembangunan nasional bertujuan untuk terus menerus meningkatkan kepadatan kota kota di Israel hingga 3x lipat lebih padat daripada yang ada saat ini. 

Langkah ini merupakan bagian dari strategi dan visi yang memang dan mewajibkan agar seluruh kota kota di Israel harus jauh lebih padat penduduk.

Israel tingkatkan kepadatan kota hingga 3 kali lipat dengan perluasan lebih banyak lahan hijau dan pepohonan ( 2022 )

Negara Israel seluas 2.214.500 juta hektar atau seukuran 420 km x 60 km. Memiliki keunggulan dari tata letak geografis yaitu tak ada laut pemisah dan pulau pemisah. 

Akibat lokasi dari titik A ke titik B dapat terhubung melalui jalur transportasi darat menyebabkan biaya menjadi efektif, cepat dan murah.

Perimeter jalur darat memudahkan segala aktivitas perpindahan barang jasa. Tetapi mendongkrak, mendorong dan memicu lebih banyak kepadatan lingkungan perkotaan dapat meningkatkan tingkat efesiensi yang lebih besar untuk menghasilkan banyak orang orang kaya baru dan pejalan kaki yang sehat. 

Dalit zilber mengatakan :

Revolusi dalam menata ruang kota dengan cara meningkatkan kualitas hidup penduduk. Alasannya adalah bahwa meningkatkan kepadatan kota dengan jumlah penduduk yang banyak menyebabkan sistem penataan perencanaan kota untuk mendorong fasilitas skala besar, memfasilitasi berbagai macam sistem transportasi umum menjadi lebih efisien. Oleh karena itu juga mendorong lebih banyak orang berjalan kaki, mengurangi penggunaan mobil pribadi. Hasil akhirnya banyak orang kaya. Sahutnya.

Meningkatkan kepadatan kota apakah harus dengan membangun lebih banyak gedung bertingkat tinggi.

Membangun gedung bertingkat tinggi memang penting bagi pemerintah Israel. 

Karena negara Yahudi kekurangan lahan. 

Terkendala ukuran negara yang sempit, oleh sebab itu, gedung perlu dibangun lebih tinggi ke atas cakrawala. Tetapi tetap dengan penilaian masalah keamanan dari serangan udara seperti roket dan rudal.

Menyangkut masalah keamanan. 

Gedung bertingkat tinggi di Israel tetap memiliki standar batas maksimal berdasarkan ketentuan yang telah berlaku bahwa melarang membangun gedung pencakar langit dengan ketinggian hingga diatas 100 lantai agar tak berisiko terkena tembak hingga akhirnya menyebabkan banyak korban jiwa. 

Guy Miloslavsky dari Israel mengatakan : 

Masa depan kota ada di tangan kami para perencana, pembuat kebijakan kota, pengembang dan kontraktor. Ada komitmen tanggung jawab sosial untuk memimpin pembangunan ke angkasa dengan cara bijaksana dan bermanfaat bagi rakyat dan ekosistem perkotaan. Kami mengesampingkan ego mencoba untuk tidak terseret mengikuti arus trend internasional yang sebenarnya tidak cocok untuk negara Israel. Sahutnya.


Kementerian perumahan rakyat Israel menyatakan bahwa meningkatkan jumlah gedung bertingkat yang ada saat ini berjumlah 14.000 unit. 

Tak serta merta menjadikan semua lahan harus dipenuhi oleh gedung. Melainkan kombinasi dari berbagai jenis struktur konstruksi yang beragam. 

Misalnya ada 1 gedung berlantai 100. Lalu didampingi oleh 2 gedung berlantai 70. 

Disekitarnya didampingi lagi oleh 4 gedung berlantai 50. 

Lalu 8 gedung berlantai 30. Kemudian didamping oleh 20 gedung berlantai 25, Lalu didampingi lagi oleh 100 gedung berlantai 15. Kemudian didampingi lagi oleh 1.000 gedung berlantai 10. 

Rata rata gedung didominasi sebagai tempat hunian apartemen.


Terakhir yaitu dikelilingi oleh ribuan perumahan berlantai 1, 2, 3 atau 4.menyebar disekeliling gedung.

Rumah dapat digunakan sebagai tempat bercocok tanam urban farming bagi penduduk yang gemar bercocok tanam di area perkotaan. Seperti menanam bayam, seledri, tomat, jeruk nipis, terong atau berternak ayam skala kecil kecilan di tengah kota. Pada bagian atas atap rumah dapat diinstal panel photovoltaic solaredge untuk menangkap sinar matahari menjadi energi listrik secara mandiri atau dapat diaplikasikan sebagai pertanian rooftop. 

Mengapa meningkatkan kepadatan kota itu penting


Pilihan untuk terus menerus memadatkan 77 kota Israel merupakan strategi dengan tujuan utama memberikan dampak menguntungkan secara makro ekonomi. 

Fasilitas publik seperti rumah sakit, puskesmas, toko, sekolah, gym, taman bermain, supermarket, hotel, apartement, bioskop, dll menjadi lebih dekat.  

Memungkinkan transportasi bus dan kereta metro milik pemerintah Israel dapat berjalan lebih efektif tanpa harus membangun lebih banyak infrastuktur yang mahal dan panjang. 

Memandatkan kota juga membantu menghemat lebih banyak lahan di area pedesaan. 

Orang orang banyak tak perlu lagi tinggal ke desa untuk mendirikan rumah disana yang justru kegiatan mereka malah menambah resiko dan masalah baru saja. 

Desa difokuskan sebagai tempat lahan lokasi area pertanian, hutan buatan, embung, perkebunan, pertanian dan peternakan hewan ternak.

Sehingga pada komunitas di desa. Hanya di dominasi oleh kalangan petani profesional, peternak dan para pekerja pabrik yang berkepentingan.  

Lahan hijau dan pepohonan di area kota Israel


Lingkungan perkotaan identik dengan polusi asap beracun dari mobil dan kendaraan bermotor lainnya. 

Untuk mencegahnya. Pemerintah Israel telah mengeluarkan kebijakan 0% emisi, Artinya bahwa pada tahun 2030. Seluruh mobil berbahan bakar BBM di larang. Diganti sepenuhnya dengan mobil listrik. Contohnya seperti merk milik pabrikan Tesla. 

Melanggar kebijakan ini maka mobil atau motor di tilang tanpa kompromi oleh polisi IDF. 

Selain itu, tiap tahun pemerintah Israel telah menganggarkan banyak uang untuk menghijaukan area perkotaan. Dengan mendirikan banyak taman hijau, taman bermain dan menanam lebih banyak pohon di sepanjang jalan untuk memberikan nafas oksigen bagi kehidupan penduduk sekitarnya. 

Berikut 5 kota dengan populasi manusia terpadat di Israel :

1]. Tel Aviv Yafo ( 3.900.000 juta orang ) 

2]. Yerusalem ( 1.200.000 juta orang )

3]. Haifa ( 267.000 ribu orang )

4]. Petah Tikva ( 247.000 ribu orang )

5]. Ashdod ( 224.000 ribu orang )

Terima kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU.