Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bersama militer Amerika Serikat. Jerman (EU) terus kirim tentara ke perbatasan Ukraina membentuk battlegroup NATO demi menghadang Rusia ( 2022 )

Sadar bahwa ancaman perluasan invansi Rusia ke Ukraina kelak dapat mengarah langsung ke jantung Jerman. 

Pasukan Bundeswehr ( sebutan untuk tentara Jerman masa kini ). Secara terus menerus. Pasukan militer Jerman menumpuk pasukan di sepanjang perbatasan Ukraina untuk memperkuat perisainya. Bergabung dengan kelompok tempur battlegroup NATO pimpinan Amerika Serikat. 

Negara baltik yang berada di sepanjang perbatasan Ukraina. Semua sekarang telah menjadi anggota EU dan NATO. Telah mengalami kecemasan dan kekhawatiran menjadi target serangan jika Rusia sudah selesai mencaplok seluruh wilayah Ukraina. 

Sejak awal pertempuran antara Rusia VS Ukraina di tahun 2022. Negara tetangga meminta lebih banyak pasukan NATO dan kehadiran militer Amerika Serikat untuk membentuk perlindungan kedaulatan. 

Presiden Rusia, Vladimir putin mengklaim bahwa salah satu tujuannya yaitu sebagai operasi militer khusus untuk melemahkan NAZI di Ukraina. Hingga detik artikel ini ditulis kepada anda, Rusia masih memandang Uni Eropa sebagai NAZI. 

100 hari sejak perang Ukraina di mulai tahun 2022. Rusia telah sukses mencaplok wilayah Ukraina seluas ukuran pulau Jawa dan pada tanggal 23 Agustus 2022, lebih dari 11.500.000 juta rakyat Ukraina telah meninggalkan keluar dari negaranya mengungsi menuju ke Uni Eropa, Amerika Serikat, United Kingdom (Inggris), Kanada, Jepang dan Australia.  

Bersama dengan militer Amerika Serikat. Jerman (EU) terus menerus kirim pasukan ke perbatasan Ukraina membentuk battlegroup NATO ( 2022 ) 

Pengiriman tentara di sepanjang perbatasan Ukraina di lakukan secara bergelombang gelombang. 

Tentara Jerman mendirikan pangkalan, gudang amunisi, logistik, infrastruktur radar dan pusat komando. 

Scholz dari Jerman (EU) mengatakan : 

Kami siap untuk memperkuat keterlibatan brigade tempur yang kuat. Kami akan mempertahankan setiap sentimeter wilayah NATO. Sahutnya.

Bersamaan dengan militer Amerika Serikat yang menempatkan lebih dari 100.000 ribu US ARMY tersebar hampir di seluruh wilayah Uni Eropa dan kawasan Eropa lainnya, bersama dengan kekompakan anggota multiinternasional NATO telah berkumpul di pinggiran perbatasan negara tetangga sepanjang batas Ukraina. 

Youtube : Tentara Amerika Serikat sibuk bekerja keras melindungi sekutunya di Uni Eropa

Jerman sejauh ini masih menolak permintaan presiden Ukraina, Zelensky untuk meminta mengirimkan bala bantuan berupa tank tempur utama MBT dari jenis kategori Leopard agar digunakan sebagai alat tempur pengusir Rusia. 

Seperti anggota NATO lainnya. 

Jerman (EU) turut ikut mengeroyok Rusia dengan mengirimkan bala bantuan persenjataan ke Ukraina, meliputi sebanyak 5,8 juta amunisi, 10.000 ribu kotak P3K untuk mengobati luka tembak pasukan yang terluka, tank anti pesawat flakpanzer gepard, tank M113, truk militer, tank howitzer panzerhaubitze, traktor pembersih medan, mobil tempur, radar pendeteksi, ribuan rudal anti tank, ribuan roket, ratusan baterei pembangkit tenaga listrik portable, ribuan senapan mesin M2 browning, ribuan rompi anti peluru, teropong jarak jauh, dan masih banyak lagi. 

Flashback masa lalu, setelah perang dunia ke II berakhir. Tentara Jerman mengalami banyak kekurangan yang parah dan akut pada peralatan persenjataan miliknya akibat dihancurkan oleh militer Amerika Serikat kala itu. 

Selama beberapa dekade setelahnya di abad modern, Jerman masih mengalami keterbatasan teknologi pada pengembangan militernya dan tunduk kepada pimpinan Amerika Serikat. 

Walaupun begitu, Jerman tetaplah Jerman. Ini merupakan mantan perang yang pernah merasakan peperangan bercamukan di masa lalu.

Pihak Rusia tentu tak dapat mengesampingkan kekuatan militer Jerman yang pernah menjadi cerita pahit ketika di era zaman Hitler Nazi. 

Terima kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU.