Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Ketika terorist, penjahat dan cybercrime gunakan teknologi AI chatGPT untuk membantu proses kejahatan ( 2023 )

Teknologi kecerdasan buatan ChatGPT sesungguhnya bukan hal yang baru di dunia ini, namun memang memiliki pendekatan yang berbeda. 

Perusahaan teknologi Apple.inc sudah merilis AI yang disebut SIRI.

Perusahaan Alphabet ( induk anak usaha Google ) sudah merilis AlphaGo sejak Oktober 2015.

Sedangkan perusahaan eCommerce Amazon.com merilis Alexa. 

Hampir setiap hari, banyak orang orang di penjuru dunia telah menggunakan bahkan berbicara kepada SIRI dan ALEXA sehingga memudahkan berbagai macam hal. 

Mulai seperti menghidupkan dan mematikan lampu, mendengarkan musik dan aktivitas lainnya. 

Sedangkan ChatGPT milik OpenAI, didirikan pertama kali oleh salah satu founder bernama Elon musk dengan mengandalkan perangkat lunak chatbot berupa model bahasa generatif yang menggunakan teknologi kecerdasan buatan untuk menjawab pertanyaan kita dalam waktu cepat berdasarkan indeks miliaran kumpulan bigdata yang beredar di internet. 

Walaupun di OpenAI, sekarang Elon sudah tak lagi memimpin dan keluar dari perusahaan yang beliau dirikan. Karena lagi sibuk memecat banyak karyawan yang ia anggap tak becus mengurus Twitter. He he..., 

Ketika terorist, penjahat dan cybercrime gunakan teknologi AI chatGPT, apa yang terjadi dan solusi ( 2023 )

Teknologi kecerdasan buatan ( AI ) merupakan sesuatu yang menantang karena masih banyak yang belum diexplore. AI selain bermanfaat bagi manusia secara positif, disisi lain dapat menimbulkan hal negatif atau malapetaka jika dibiarkan tanpa perhatian mendalam dapat memperburuk kondisi yang sudah rumit, tambah bikin rumit makin diperumit lebih rumit, apabila digunakan oleh aktor jahat seperti terorist, penjahat dan cybercrime. 

Tepatnya pada November 2022 sejak ChatGPT dirilis ke publik yang menggunakan model bahasa besar ( LLM ). Ada beberapa orang kreatif telah diketahui menggunakan AI chatGPT untuk membantunya membuat tulisan eBook.

Serangan kejahatan melalui email spear phising berbahasa Inggris, dibangun untuk pertama kalinya menggunakan bantuan AI ChatGPT dengan gaya yang menyakinkan nampak seperti professional berpengalaman, phisher yang begitu berbakat dan mampu menjalankan shell terbalik. 

ChatGPT juga telah terlacak digunakan oleh para pelaku cybercrime untuk membuat jenis malware baru yang lebih kuat untuk melakukan serangan cyber dan kasus pencurian data. Termasuk melakukan operasi kriptografi melalui skrip phyton yang kodenya ditulis oleh AI. 

Organisasi Infragard yang membahas tentang kemitraan bisnis di Amerika Serikat menjadi korban pertama ChatGPT. 

Data miliknya telah dibobol yang dimana penulisan kodenya dibangun melalui bantuan AI, kemudian database curian di jual di forum darkweb. 

Contoh lain yaitu PuTTY, klien SSH dan telnet menjalankan program secara diam diam menggunakan powershell dengan cara skrip dimodifikasi oleh AI ChatGPT. 

Pelaku penjahat lainnya dapat memanfaatkan AI untuk membobol rumah, memberitahukan segala cara yang efektif, membantu pembuatan bom rakitan walaupun seseorang tak berpengalaman, menunjjukkan bagaimana cara mendapatkan bahan bahannya, dimana alamatnya, dll.

Lalu, bagaimana solusi untuk mengatasi hal ini, ketika AI digunakan oleh orang orang yang tak berkepentingan dalam tujuan pembunuhan, pencurian, perambokan dan pembobolan cyber. 

Dalam sebuah blog. Openai.com telah merilis persiapan tersebut. Tahu dan meramalkan bahwa chatGPT dapat digunakan oleh penjahat dalam hal penyalahgunaan. 

Informasi lebih lanjut dapat anda baca di link berikut ini : 

https://openai.com/blog/preparing-for-malicious-uses-of-ai/

Akhir artikel mengungkapkan bahwa sungguh menarik, membahas tentang penyalahgunaan AI mengingat lanskap ini masih tergolong baru, samar samar karena semua peneliti masih meraba raba dan belum dapat memetakan dampaknya di kemudian hari apa yang terjadi.

Belum ada yang tahu. 

Coba tanyakan pada rumput yang bergoyang...? 

Atau tanyakan kepada AI itu sendiri....? 

Semoga saja AI adalah pak polisi yang baik hati, tak sombong, membela keadilan, suka menabung dan mencintai umat manusia di bumi. he he...,  

Terima kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU.