Langsung ke konten utama

Diary Maret 2023

Saya kembali menulis tentang diary hasil bulan Maret 2023

Tulisan ini saya tulis sebagai pedoman bagi saya untuk mencari kelemahan dan kelebihan setiap strategi untuk menjadi lebih baik lagi.

Siapa tahu bermanfaat bagi pembaca ya. 


Menuju desa Hakau, kalimantan tengah.

Ada kabar dukacita. 

Yaitu salah satu keluarga saya yang berada di desa Hakau bernama Bapak Ihen. Telah dipanggil dan kembali ke pangkuan Bapa yang disurga.

Bapak Ihen ini merupakan keturunan dari keluarga papah aku. 

Aku, mamah dan papah berserta rombongan keluarga lainnya kemudian bergegas menuju desa Hakau. Sekitar 3 jam perjalanan dari pusat kota Palangkaraya, Kalimantan tengah. 

Di desa Hakau juga ada tempat rumah kediaman paman saya dari keluarga mamah.

Namanya paman Ucu.  

Jadi sebelum menuju ke rumah keluarga Ihen. Kami berhenti dulu dirumah paman ucu. Lalu bersama sama berangkat ke tempat duka. 


2 anak babi

Beberapa tahun yang lalu, memelihara babi itu tidak menguntungkan karena zaman era virus ASF mewabah di Kalimantan Tengah sehingga banyak peternakan babi tewas mendadak hanya dalam waktu 3-5 hari setelah terinfeksi mengakibatkan kematian belum ditemukan obatnya.

Itu menyebabkan harga daging babi anjlok ke Rp 32.000 ribu per kilogram. 

Babinya mati.

Peternak ikut stress berat. 

Pada tahun 2023. Harga pasaran babi dikalangan peternak sudah membaik sekitar Rp 65.000 ribu per kilogram. 

Sehingga bisnis babi diharapkan dapat menguntungkan. 

Aku dan mamah kemudian membeli dua ekor anak babi lucu untuk saya pelihara lagi. 

Waktu beli anak babi masuk agak ke belakang rumah, masuk agak ke dalamnya lagi tapi menuju ke rumahnya agak banjir dan dirumahnya banyak asap.


Di atas ini foto babi saya ( dokumen pribadi ). 

Harapan aku sih agar bisnis peternakan babi ini dapat menguntungkan hingga panen. Semoga tidak terkena virus ASF lagi. Biosecuritynya harus aku jaga dengan baik baik. Karena sebelumnya rumah aku ini tempat lalu lalang banyak orang, karena mereka pikir bisa memotong lewat jalan pintas. Tapi sekarang udah ditembok agar menghalangi jalan orang orang. 

Jumlah kematian anak doc ayam berhasil ditekan dengan tingkat kematian berkurang dari 80% atau 90% menjadi 40% saja. 


Sempat frustasi dan stress berat juga waktu itu. 

Bahkan saat tidur malam aku sedih banget memikirkan jumlah kematian anak doc ayam ayamku yang bisa meninggal dari 10 ekor yang menetas malah sering tersisa antara 1 dan 2 ekor saja. Artinya tingkat kematiaan hingga antara 90%-80%. 

Anak anak ayam yang meninggal biasanya di umur 1 hari - 30 hari saja. Tapi tetap ada juga sih diusia lebih dari itu. Biasanya karena kelahi antar ayam atau terkontaminasi oleh virus atau bakteri. 

Jadi apa yang aku lakukan hingga dapat mengurangi tingkat kematian menjadi 40%. 

Berikut temuan saya yang aku ujicoba berhasil setelah menonton banyak video youtube dari peternak pro profesional lainnya. 

1]. Sebelumnya aku menggunakan air mentah. Tapi sekarang pakai air rebus mendidih.

2]. EM4 digunakan kembali untuk mengurangi bau kotoran amoniak pada kandang dan meningkatkan kesehatan. 

3]. Sebelumnya aku tidak menggunakan Trimezyns. Hanya Vitachick saja. Nampaknya jika hanya mengandalkan Vitchick saja tidak manpan melawan virus/bakteri ganas. Sehingga dibutuhkan Trimezyns. Tetapi Trimezyns ini baru optimal penggunaannya jika digabung. 


Jadi resep ramuan sihir yang saya lakukan untuk mencegah kematian yaitu menggunakan air rebus matang yang mendidih, lalu diberi kombinasi EM4, Trimezyns dan Vitachick. Hasilnya memuaskan aku karena tingkat kematian sudah berkurang, walaupun kematian tetap ada. Tetapi setidaknya udah berkurang dari 10 anak ayam yang menetas. Rata rata kini yang meninggal dunia sekitar 4 ekor saja. Artinya tingkat kehidupan meningkat menjadi 60%. 

4]. Yaitu menambah lampu dan meningkatkan suhu hingga ke 33 derajat celsius. Sebelumnya aku menggunakan hanya 1 lampu, padahal di Kalimantan Tengah rata rata suhu sekitar 25-29 derajat celsius karena disini ada banyak pohon kelapa sawit jadinya suhu kota Palangkaraya agak rendah ya. 

Jadi, kali ini menggunakan banyak lampu penerangan. Tapi ini cuma untuk usia antara 1-30 hari. Jika sudah lewat masa ini, maka ayam aku pindahkan lagi ke kandang lain yang masih pakai lampu tapi watt nya udah dikurangi. 

5]. Untuk pakan anak ayam DOC. Saya gunakan full 100% BR1. 

Oh ya sebelumnya banyak terima kasih kepada channel peternakan di youtube. 

Ada banyak yang sudah aku tonton. Terima kasih telah berbagi ilmu.

Salam peternak ayam kampung.  

Youtube : rahasia mengurangi tingkat kematian doc

Terima kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU.