Lompat ke konten Lompat ke footer

Cara taktik pemerintah Zionis Israel menjadi salah satu pemimpin perusahaan teknologi global dan menumbuhkan modal pendanaan startup ( 2023 )

Terlepas dari ukurannya, Israel adalah negara di Timur Tengah yang berpenduduk populasi 9.179.924 juta orang. 

Negara Yahudi ini hanya memiliki luas lahan tanah sekitar 2.214.500 hektar saja.  ( Panjang 420 km x 60 km atau setara 4x pulau Bali ). 

Tetapi pada saat yang sama.

Israel menjadi rumah tempat tinggal bagi 500 perusahaan raksasa yang terdaftar di bursa saham TASE ( Tel Aviv Stock Exchange ) dan juga terdapat sebanyak 5.000 perusahaan lokal menengah dan 607.000 UKM ( SME ). Menurut World Economic Forum. Israel dinobatkan sebagai negara inovator peringkat #2 di dunia setelah Amerika Serikat.

Di bidang pendidikan. 

Israel memiliki 4 universitas terkenal. Seperti TAU university, Ben gurion university, Jerusalem university dan Technion Israel Institute of technology. 

Tak ayal, kombinasi akademis + company yang bersinergi menjadikan perekonomian Israel begitu kuat. Setara sedikit seperti negara maju lainnya yaitu Amerika Serikat, Rusia, Uni Eropa, China, Korea selatan, Jepang, UK ( Inggris united kingdom ), Taiwan dan Swiss switzerland. 

Lalu bagaimana cara Israel mampu melangkah maju seperti ini.

Bahkan dapat dikatakan Israel hendak berambisi ingin menyaingi Silicon valley Amerika Serikat.  

Cara taktik pemerintah Israel menjadi salah satu pemimpin perusahaan teknologi global dan menumbuhkan modal pendanaan startup ( 2023 )


Pertama kali digalakkan oleh kepemimpinan Benjamin netanyahu yang menjadi pemimpin utama #1 di Israel. Beliau merasa ada sesuatu yang perlu dilakukan, dikerjakan dan diusahakan untuk membangun Israel menjadi lebih kuat dengan mendirikan innovationisrael.org.

Tahukah anda, bahwa 100% perusahaan startup awal ( seed ) di Israel didanai dan diberikan modal uang oleh pemerintah zionis melalui Israel Innovation Authority. 

Besarannya berbeda beda. Mulai dari Rp 5 miliar, Rp 10 miliar, Rp 15 miliar bahkan ada yang sampai diberikan pendanaan hingga Rp 150 miliar. ( kurs telah diubah konversi dari new shekel ke rupiah ). 

Pada tahun 2022. Terdapat sebanyak 400 startup tahap awal ( benih ) yang didanai atau diberikan modal oleh pemerintah Israel. 

Untuk mendapatkan pendanaan, seorang founder harus maju ke depan melakukan presentasi terlebih dahulu di kementerian Israel. Jelaskan siapa dirimu, solusi ide apa yang ingin dihadirkan, jelaskan dimana letak uang bisnisnya dan teknologi apa yang ingin diciptakan, dll. 

Jika disetujui, maka uang modal secara langsung di transfer ke rekening.

Tetapi untuk mendapatkan persetujuaan ini juga tidak mudah. Ada banyak hal yang harus dibahas, dipertimbangkan dan diteliti sebelum modal diberikan. 

Biasanya, founder berulang yang sudah pernah sukses mendirikan startup sebelumnya sehingga berhasil go IPO. Maka pendanaan modal lanjutan baru dengan mudah diberikan bahkan walaupun hanya bentuk presentasi singkat sekalipun. Tetapi jika founder itu berasal dari orang orang yang belum terkenal, belum teruji, masih fresh. Maka pendanaan modal sulit sekali untuk didapat.  

Uang modal ini bukan berbentuk seperti bank yang menerapkan skema bunga pinjaman kredit. 

Uang modal ini juga bukan berbentuk seperti investasi seperti kebanyakan investor pada umumnya.  

Israel Innovation Authority adalah lembaga garda terdepan di Israel dalam pendanaan modal startup tahap awal untuk memberikan kesempatan memulai usaha hingga produk itu mulai tercipta wujudnya atau terealisasi walaupun belum matang. Dana modal ini juga sebagai penyemangat dan membiayai seluruh biaya kehidupan sehari hari kepada startup disaat mereka masih di tahapan proses progress pekerjaan.  

Sebanyak 99% modal yang diberikan oleh Israel Innovation Authority kepada startup pada umumnya berakhir dengan kegagalan.

Artinya jika modal diberikan kepada 400 startup per tahun. 

Maka yang berhasil dan sukses kira kira 4 saja atau bahkan hanya menyisakan lebih sedikit yaitu 2 - 1 saja yang dapat lanjut ke level berikutnya. 

Pihak pemerintah dari Israel Innovation Authority juga tidak menginginkan pembagian persentase kepemilikan saham dari modal yang diberikan tersebut karena jika ini dilakukan pada startup tahap awal dapat menurunkan semangat founder. 

Tidak ada kredit pinjaman alias 0% bunga. 

Tetapi pemerintah Israel mengharapkan agar kepada startup yang diberikan pendanaan modal. Jika kelak mereka berhasil go IPO. Maka wajib untuk mengembalikan uang yang pernah diberikan oleh pemerintah, waktu pengembaliaan uang juga bebas tidak mengikat. 

Israel Innovation Authority berani mengambil resiko di tahap awal walaupun pemerintah Israel tahu bahwa 99% bakal gagal dan mati. 

Mayoritas faktor #1 kegagalan startup di Israel disebabkan karena founder mengalami stuck kurang cerdas beradaptasi dalam menghadapi sikon perubahan zaman ( situasi & kondisi ). 

Faktor #2 kegagalan startup di Israel disebabkan akibat adanya perkelahian, pertengkaran, ketidakharmonisan dan ketidakcocokan antar tim internal. Iya, banyak sekali terjadi orang orang berkelahi, bertarung, bercakar cakaran, tendang tendangan, dan saling membenci di kantor startup bahkan cuma gara gara mereka rebutan donat, pizza, kopi dan biji kurma. 

Perang dingin, perang nuklir dan perang dunia ke III. Terjadi seringkali di dalam kantor startup Israel. Itulah penyebab mengapa banyak 99% mengalami kegagalan. 

Pendanaan investasi selanjutnya : 

Ketika startup yang telah didanai oleh Israel Innovation Authority mampu sukses menunjjukkan produk awalnya. Maka langkah selanjutnya yaitu terjadinya koneksi ke perusahaan investasi lain. Entah itu milik pemerintah maupun milik perusahaan modal venture swasta. 

Kali ini, sang founder harus melakukan presentasi lagi. 

Pertama tama ke TAU ventures, perusahaan modal ventura milik pemerintah Israel. 

Lalu lanjut ke perusahaan pemberi modal swasta lainnya yang berbasis di Israel. 

Seperti Ourcrowd.com, Viola ventures, Team8.vc, Tlv partners, Glilot capital, dll. 

100% startup di Israel di dirikan oleh orang Israel, oleh Israel, untuk Israel dan demi pajak Israel. 

Pemerintah Zionis Israel dengan ketat melarang orang orang imigran non-Yahudi atau orang orang asing dari negara lain mendirikan perusahaan startup di dalam Israel. Mendirikan startup di Israel, anda wajib orang dari keturunan etnis suku Yahudi agar mendapatkan pendanaan awal dari Israel Innovation Authority yang dimana kemudian dapat berlanjut ke perusahaan investasi dari investor swasta lainnya. 

Pada kasus ini. Pembicaraan pembagiaan saham telah dimulai. 

Setelah seluruh di setujui dan di tanda tangani. 

Maka investasi dari pihak asing mulai diperbolehkan untuk masuk memberikan pendanaan modal tambahan dalam bentuk kepemilikan persentase saham. Seperti Softbank Jepang, Sequoia capital Amerika Serikat, Tencent China, dan masih banyak lagi. 

Tujuan utama startup Israel yaitu untuk dapat melakukan go publik IPO ( initial public offering ) dengan berlantaikan ke bursa saham TASE maupun dualisting NASDAQ. Beberapa yang lain bertujuan untuk mengincar EXIT diakuisisi.

Diatas tanda tangan hitam dan putih. 

Pemerintah Israel melalui Israel Innovation Authority mewajibkan semua perusahaan startup yang dulu pernah didanai & diberikan pendanaan modal uang saat masih kecil. Diwajibkan jika sudah menjadi raksasa ( go publik ) maka harus mendirikan kantor pusat dan inti core manufaktur industri harus di Israel, tidak boleh berpindah ke negara lain kecuali sebagian kecil kantor cabang pabriknya saja dan setiap tahun wajib menyetorkan uang dalam bentuk pajak ke kas negara Israel.

Begitulah cara, startegi dan taktik Israel menumbuhkan modal pendanaan startup.  

Teknologi Israel dihargai di seluruh dunia dan fokus pemerintah Israel yang dipimpin oleh Benjamin netanyahu pada inovasi membuatnya kini menatap maju menjadi kawasan tujuan yang populer secara internasional bagi banyak perusahaan investasi global dan investor saham perorangan di seluruh dunia yang ingin berinvestasi di Israel demi mendapatkan hasil berbentuk cuan cuan cuan.

Terima kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU.