Langsung ke konten utama

Diary November 2023

Saya kembali menulis tentang diary hasil bulan November 2023

Tulisan ini saya tulis sebagai pedoman bagi saya untuk mencari kelemahan dan kelebihan setiap strategi untuk menjadi lebih baik lagi.

Siapa tahu bermanfaat bagi pembaca ya. 



Menewaskan predator kucing dengan tongkat pemukul 

Ini bukan pertama kalinya saya sudah menewaskan dan membunuh predator dengan tongkat pemukul.

Aku sudah bikin tembok tinggi sebagai pemisah.

Tapi tetap saja ada predator nakal yang bisa menembusnya. Kali ini sudah tidak ada ampun lagi. 

Setiap predator yang masuk ke parameter perbatasan kandang ayam entah itu ular, anjing, kucing dan biawak. Maka semua dianggap terorist dan layak untuk menerima tongkat pemukul yang keras sampai mati. 

Bagi saya, predator ini cukup meresahkan. Terorist berkaki 4 ini masuk tanpa izin seperti pencuri lalu menerkam dan membunuh ayam ayamku. Oleh sebab itu, darah harus dibayar dengan darah. Tidak mengenal kata maaf. 

Foto : Predator kucing kesayangan milik Muhamaad yang katanya punya 9 nyawa akhirnya tewas juga. Pembalasan dendam darah ayam harus dibayar dengan darah predator.  

Perencanaan membuat 2 jenis kandang baru untuk ayam

Ada masalah baru yang saya temukan pada peternakan ayam milikku. Yaitu makin maraknya pembullyan pada sesama ayam yang menyebabkan hilangnya bulu dan dibutuhkan kandang jenis baru untuk pemisahan kategori pakan ayam demi meningkatkan fertilitas telur.

Saat ini saya sudah punya 100 ekor ayam. Mayoritas hidup secara semi umbaran ( ayam diliarkan di tanah tapi tetap dibatasi dengan tembok ). Kecuali doc dan anakan ayam masih full intensif 100% di kandang panggul. 

Beberapa ayam dari kategori usia remaja, dewasa hingga indukan bercampur jadi 1 di tempat yang sama. 

Populasi ayam yang meningkat akhirnya menyebabkan atau terlihat ada beberapa jenis ayam jago bangkok yang terlihat galak suka membully antar sesama ayam, beberapa ayam yang lain suka kelahi cabut cabut bulu. Menyebabkan ayam saya terlihat banyak yang kehilangan bulunya, bahkan ekornya juga hilang karena sering kelahi. 

Saya menduga penyebabnya karena sudah kebanyakan populasi. 

Lalu masalah lainnya yaitu pakan antara ayam pembesaran dan ayam indukan yang saya berikan adalah sama. Yaitu menggunakan pakan hasil fermentasi. 

Padahal berdasarkan pengalaman saya beberapa tahun yang lalu ketika memelihara ayam layer petelur. 

Ayam yang didesain sebagai indukan yang fokus untuk menghasilkan telur fertil. Seharusnya wajib pakai menggunakan jenis pakan bergizi khusus seperti dari merk pabrikan AL01. Agar kulit cangkangnya kuat dan embrio tumbuh dengan sempurna. 

Tapi karena kandang saya model jenis semi umbaran. Jadi semua ayam terpaksa harus makan pakan fermentasi yang sama, karena tidak mungkin dapat dipisahkan jika tanpa pembuatan kandang.

Padahal dari hasil pengamatan saya, memang seharusnya pakan ayam pembesaran dan pakan ayam indukan menggunakan jenis pakan yang berbeda. 

Jadi aku pikir, tidak ada cara lain untuk menyelesaikan masalah ini dengan membuat kandang baru. 

Untungnya masih ada sisa lahan. 

Jika aku hitung masih cukup untuk membuat proyek kandang baru. Untuk memisahkan beberapa ayam dewasa agar tidak berkumpul secara overpopulasi secara semi umbaran. Artinya ada pihak ayam yang mesti di penjara di kandang 24 jam setiap hari. 

Untuk ayam indukan yang dikhususkan untuk menghasilkan telur fertil.

Saya sudah browsing di internet tadi. 

Tertarik banget dengan model jenis kandang dari channel berikut ini. 


Jika diaplikasikan di kandang saya, maka muat untuk 7 slot. 

Dengan rincian 1 ekor jantan dan 5 betina. Jadi total ada 42 ayam di kandang baru yang terpenjara. 

Penggunaan kandang ayam ini nantinya saya pakai kayu saja, bukan rangka baja seperti di channel tersebut karena modal saya belum ada untuk membeli bahan mahal tersebut. Jadi pakai kayu bekas aja. 

Nanti jika kandang baru ini selesai dibikin. Rencananya pakan memang bakal dipisah. 

Ayam di kandang bakalan mendapatkan asupan AL01 + BR2. Bukan pakai pakan fermentasi.


Lalu model kandang berikutnya. Saya tertarik seperti channel berikut ini.

Kandang ini nantinya saya pakai khusus untuk pembesaran dan mempermudah penjualan ayam ke pihak pengepul. Karena sepengalaman saya, kalau semi umbaran, nangkap ayamnya susah banget harus kejar kejaran, kalau nangkap ayam malam hari di semi umbaran suka teriak teriakan ayamnya sambil stress terbang ke sana kemari. 

Jadi kandang baru ini memang dikhususkan untuk mempermudah penangkapan ke pengepul. 

Jika saya hitung hitung, kayaknya cuma muat 1 slot aja. Tetapi cukup untuk menampung hingga 30 ekor ayam kampung di penjara. 

Lalu jenis model pakannya nanti bisa campuran BR2, dedak dan pakan fermentasi. Karena kandang versi ini ditujukan sebagai tempat pembesaran hingga panen ke pengepul di pasar tradisional. 

Tujuan utama saya berternak ayam adalah untuk bisnis. 

Menghasilkan telur sendiri, kemudian menetaskan dalam bentuk anakan doc lalu dibesarkan hingga 4 - 5 bulan untuk dijual.  

Ukuran berat yang saya jual nanti antara 1 kg - 2 kg. 

Kabar baiknya, pengepul di kota Palangkaraya mau menerima ayam dari mulai berat 0,8 kg - 2 kg saja. 

Dan asalkan ayam tidak berumur tua atau yang sudah berumur 1 tahun pasti di tolak pengepul. 

Oh ya, dari peristiwa ini juga saya pengen sedikit koreksi diri juga, bahwa sebelumnya saya hendak berminat mencari ayam bangkok berukuran raksasa hingga berat 4-5 kg. Sepertinya kali ini saya berubah pikiran lagi. 

Karena kalau ayam jago terlalu berat juga, saya perhatiin kasihan dengan ayam betinanya. 

Mayoritas ayam betina dikandang saya cuma seberat 1,5 kg - 1,9 kg saja. 

Jadi saya putuskan, ayam jago saya cukup hingga batas maksimal berat 2,5 kg - 3 kg saja saya rasa sudah lebih dari cukup. Tidak perlu lagi saya berhasrat mencari ayam bangkok sebesar 4 kg - 5 kg. 

kali ini saya lebih mementingkan kecepatan pertumbuhan dan peningkatan jumlah produksi. Bukan ukuran berat yang terlampau berat, apalagi dari jenis ayam yang berat bergiga giga itu. 

Pernikahan adik bungsuku ( Asri ) dan adik keponakan ( Tio ).

Pada bulan November 2023 secara bersamaan adik bungsuku ( Asri ) dan adik keponakanku ( Tio ).

Sama sama melaksanakan acara pernikahan di waktu bulan yang bersamaan. 

Adik bungsuku menikah dengan cowok dari suku batak

Sedangkan adik keponakanku menikah dengan cewek dari suku dayak maanyan. 




Selamat menempuh hidup baru ya buat adik adikku. 

Pesanku setia 1 pasangan sampai selamanya hingga rambut memutih dan penuh ubanan. Bahkan maut kematian tidak dapat memisahkan kalian hingga akhir zaman. 

Tuhan Yesus Kristus memberkati kalian semua. Amin. 

Terima kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU.