Langsung ke konten utama

Mengapa kristen protestan denominasi kristen gereja baptis menentang, melawan dan menjadi anti-Israel ( 2024 )

Foto : Kantor pusat Kristen Protestan di dewan Gereja Baptis di AS

Tidak dapat dihindari lagi. Seluruh dunia saat ini memang sedang ribut ribut, berisik dan gaduh. 

Keributan terjadi dari tingkat lembaga tertinggi di PBB, OKI, Mahkamah Internasional ICC, demonstrasi protes di berbagai kampus universitas di penjuru dunia, berbagai keributan para pemimpin presiden di banyak negara yang menolak aksi operasi tempur IDF Israel bahkan hingga kegaduhan di media sosial seperti Facebook, Youtube, Webblog & Tiktok.  

Semua mata memandang kota Rafah di Gaza di tahun 2024. ( All eyes in Rafah Palestina ).

Total kematian warga Palestina di Gaza saat artikel ini ditulis ( Mei 2024 ) mencapai angka > 36.000 ribu orang lebih. Tentu saja membuat banyak orang di seluruh dunia protes kepada Israel. Termasuk dari orang orang Kristen protestan dari denominasi 'Gereja Baptis'.

Sayangnya, keributan protes seluruh dunia selalu, selalu dan selalu diabaikan oleh Israel. 

Sehingga semua pelaku unjuk rasa di seluruh penjuru dunia yang ribut dengan miliaran mulutnya terpaksa nampak diam tak berkutik dan tidak dapat berbuat apa apa untuk mencegah aksi IDF. 

( IDF adalah sebutan untuk tentara Israel Defense Forces ). 

Aksi teriak teriak tidak hanya dilakukan oleh kalangan umat Muslim saja. 

Tetapi juga dari pihak Non-Muslim. Salah satunya yaitu dari orang orang Kristen Protestan denominasi Gereja Baptis. 

Latar belakang Gereja Baptis menolak, menentang dan melawan Israel sebenarnya sudah terjadi sejak lama. Namun ketika peristiwa perang pecah di Oktober 2023 antara Gaza Palestina VS Israel.  Pertentangan makin keras dan meruncing. 

Ketika wartawan bertanya. 

Apa sebenarnya yang mendasari kantor pusat Gereja Baptis condong mendukung Palestina. Alih alih mendukung Israel. Tim karyawan dari Gereja Baptis itu mengklaim bahwa berdasarkan 'PERASAAN HAK YANG SAMA ATAS KEADILAN SOSIAL' & MENOLAK SEGALA BENTUK KEKERASAN PERANG, MELAINKAN MENDUKUNG PERDAMAIAN'. 

Apapun bentuk moral yang dilakukan oleh pihak Gereja Baptis. Tidak hanya sekedar omongan kata basa basi semata. Tetapi telah berubah menjadi tindakan nyata. Salah satunya yaitu kantor pusat Gereja Baptis telah melepas semua kepemilikan saham pada perusahaan teknologi dan perusahaan non-teknologi yang terafiliasi dengan indentitas Israel melalui kecocokan informasi data yang berasal dari bdsmovement.net. 

Gerald steinberg, ilmuwan perpolitikan dari universitas Bar ilan Israel. Serta founder Ngo-monitor.org. Yaitu sejenis perusahaan organisasi yang berkantor pusat di kota Yerusalem untuk meneliti tingkah laku pemikiran manusia di seluruh penjuru dunia. Entah itu offline maupun Online yang anti terhadap Israel dan bias terhadap Israel.

Beliau mengklaim bahwa mereka telah melakukan hal ini jauh lama pada tahun tahun sebelumnya, namun tahun 2024 penolakan dan anti Israel mereka semakin matang dengan bekerja sama melalui gerakan movement BDS sebagai mitra kerjasama untuk dengan tujuan menjatuhkan dan melemahkan Israel. Terutama dari sektor industri saham & media. 

Seperti pembahasan diatas, tim pusat dewan Gereja Baptis telah dan sudah melepaskan semua kepemilikan saham di industri terafiliasi Israel. 

Tentang Gereja Baptis

Gereja baptis adalah salah satu dari denominasi dari aliran kepercayaan kristen protestan tetapi dengan ideologi, doktrin & teologi berbeda. 

Orang orang dari gereja protestan ini menolak terhadap baptis usia bayi dan menolak baptis percik air.

Mereka mengakui iman dewasa, bukan iman bayi. Dan pelaksaan tata cara baptis tidak boleh dipercik saat bayi, melainkan dengan cara selam pada saat umur dewasa seperti Tuhan Yesus Kristus dibaptis selam di sungai Jordan. 

Kantor pusat dewan gereja kristen protestan baptis atau bahasa Inggrisnya 'baptisme' berada di Amerika Serikat. Dengan puluhan juta pengikut yang tersebar tak hanya di AS saja melainkan seluruh penjuru dunia. Termasuk hadir di Indonesia. 

Kantor pusat gereja baptis mengumpul, memanajemen & mengelola keuangan finansial di AS untuk mendanai pembangunan gereja di seluruh penjuru dunia, membayar operasional gereja, membayar tagihan listrik gereja, mengaji pendeta, diakon, penatua & staff karyawan pelayan Tuhan, mendirikan panti asuhan untuk kalangan umat gereja baptis, bantuan amal untuk sesama anggota kristen protestan baptis dan beberapa persentase uang juga digunakan untuk pertumbuhan investasi saham, reksadana, deposito, obligasi & ETF.  

Terima kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU.