Langsung ke konten utama

Cara Mengatasi dan Memberantas Kemiskinan di Indonesia (2015)

Indonesia adalah negara yg besar. Menurut Wikipedia.com Jumlah Penduduk di negara kita mencapai Populasi 255.000.000+ Juta orang. Seperti yg kita ketahui ya. Di Negara kita tercinta ini masih ada warga miskin.

Badan Statistik Resmi dari BPS.GO.ID melansir. Di Negara Republik Indonesia ada 27,7 Juta Rakyat Miskin. Beberapa dari Antara Mereka. Bahkan ada yg makan Nasi Aking. BPS mengatakan Data Statistik ini diambil berdasarkan 2 Komponen. yaitu GKM dan GKBM. Namun banyak orang mengatakan. Data Survei dari Pemerintah ini ngga Valid. Orang Miskin Lebih banyak dari yg di Perkirakan.

Cara Mengatasi Kemiskinan :
Setelah membaca banyak referensi. Banyak Web Menyarankan Kepada Pemerintah untuk Menciptakan Lapangan Pekerjaan, Menghapus Korupsi, Menggalakkan Program Zakat, Menjaga Stabilitas Harga Bahan Kebutuhan Makanan Pokok, Meningkatkan Akses Masyrakat Miskin Kepada Pelayanan Dasar.

Penyediaan Beasiswa, Pemberdayaan Masyarakat, Pakai Jasa Tuyul, Efesiensi di Bidang Pertanian Perikanan Peternakan, Menerapkan Pendekatan Budaya Lokal, Penegakkan Hukum, Pemberantasan Korupsi, Fasilitas Sarana Prasarana Usaha Mikro, dll.

Di Atas ini adalah Sebagian Kecil Tips dan Trik yg di Anjurkan dari Beberapa Web yg Saya Baca. Namun Izinkan Saya Berbagi Ide dan Solusi. Di Bawah ini adalah Ide saya Bagaimana Cara Mengatasi Kemiskinan :

1]. Menutup Semua Impor
Indonesia diketahui sebagai Negara yg Hobi mengimpor dan membeli Barang dari Pihak Asing. Tahukah Teman Teman, sebuah Fakta mencengangkan. Apabila kita terus membeli Barang atau Ploduk Ploduk dari Luar Negeri. Negara ini akan semakin Miskin Karena uang kita sedikit demi sedikit terkikis dan lari ke Pihak Asing.

Untuk itu, Cintailah Ploduk Ploduk dalam Negeri.

Tapi Apakah Cara Poin #1 ini Bisa di Jalankan di Indonesia. Sulit memang. Salah Satu Negara di Dunia yg Melakukan Cara ini adalah CHINA. Menutup Semua Impor kayaknya ngga bisa ya, Karena Tahun 2015 Indonesia sudah menandatangani Perjanjian Pasar Bebas ASEAN. Jadi Poin #1 mustahil untuk dilakukan. Yuk, Kita Lanjut ke Poin #2.

2]. Menutup Semua Bank Swasta
Poin #2 ini juga Mustahil untuk di Lakukan. Karena Melakukan hal ini sama saja Negara kita dianggap sebagai Negara Diktator. Tapi jika cara ini bisa di Lakukan. Ini Lah Solusi Paling Jitu dan Awal untuk memberantas Kemiskinan di Indonesia.

Caranya Pemerintah menutup Seluruh Bank Swasta. Kemudian, Bank milik Pemerintah yg Terpecah dan Terbagi bagi Terdiri dari BRI, BTN, Bank Mandiri, Bank BJB, Bank Kalteng, Bank DKI, Bank Jatim, Bank Papua, dll. Di Gabung saja jadi 1 Bank. Tujuannya untuk Efesiensi dan Kemudahan mengontrol hanya dari 1 Bank. Jadi Tiap 1 Orang Indonesia mendapatkan 1 Kartu Bank.

3]. Memberi Gaji Tiap Bulan Kepada Rakyat Miskin
Bagaimana cara Pemerintah mengetahui Rakyat Miskin agar Pemberian Bantuan Gaji Bisa Tepat Sasaran. Jawabnya Mudah. Pada Poin #2 Kita sudah membahas Tentang “1 BANK”. Nah Jadi Tiap 1 Orang ini ya, hanya Boleh atau mungkin dipaksa hanya memiliki 1 Kartu Bank saja.

Di Indonesia, Kita Beruntung memiliki Perusahaan PT Digital Alpha Indonesia. Perusahaan ini dikenal memiliki Teknologi yg Ahli dalam Bidang Pemprosesan Keuangan BIGDATA Secara Real Time dengan Algoritma Komputer Canggih.

Sehingga Apabila Bank milik Pemerintah Bekerjasama dgn Perusahaan dalam negeri ini. Pemerintah bisa dengan mudah mendeteksi para Korupsi, mendeteksi arus kas keuangan dari Tiap Tiap Orang, dan juga bisa dengan mudah mendeteksi rekening orang kaya dan orang miskin hanya dengan memproses data di Rekening Bank. 

Ada Baiknya, 1 Kartu Bank ini juga di Gabung dengan Menyimpan Data-Data dari KTP, SIM, BPJS, AKTA KELAHIRAN, Golongan Darah, Rekam Medis, Riwayat Kesehatan, Status Pernikahan, Asuransi, Pajak, Data Umur, Identitas Alamat Rumah, Rekam Sidik Jarik, Genetik, dll.

Semua Data ini di Gabung dalam 1 Kartu Bank ini. Tujuannya agar memudahkan Pemerintah Mengontrol Seluruh Data Penduduk Indonesia dalam 1 Kartu Bank Tersebut. Ilustrasinya sebenarnya mirip ama Kartu Sakti Jokowi. Namun Kali ini di Lengkapi Kecanggihan Algoritma Komputer. Apa yg dilakukan oleh Jokowi dgn Kartu Sakti. Menurut saya itu Jenius banget ya. Tinggal bagaimana lagi untuk memaksimalkannya dan memaksa semua warga Indonesia untuk memilikinya 1 untuk 1 orang untuk mudah Pemerintah Mendeteksi Seluruh Keuangan Rakyat.


Dengan Algoritma Canggih, Semua Status, Keuangan dan Identitas Penduduk bisa Mudah di ketahui melalui Kartu Bank Tersebut.

Kemudian, Pemerintah melalui “Kartu Bank” Tersebut memberikan Bantuan atau Gaji Tiap Bulannya Kepada Semua Anak dan Seluruh Mahasiswa di Indonesia Tanpa Memandang Ia Kaya atau Miskin. Semuanya di Beri. Dengan Syarat mereka rajin Sekolah agar Pintar.

Bahasa Kerennya. Sekolah kamu Gratis dan dibayar Pemerintah Tiap Bulan. Ini Besaran Detail Gajinya. Tujuan Pemberian Gaji atau Penghasilan Rutin Tiap Bulan ini adalah Agar Mereka Meningkatkan Daya Beli Masyrakat.

USIA
G.A.J.I

SD (Kelas 1-3)

Rp 400.000 Ribu / Bulan


SD (Kelas 4-5)

Rp 500.000 Ribu / Bulan


SMP

Rp 650.000 Ribu / Bulan


SMA

Rp 750.000 Ribu / Bulan


MAHASISWA

Rp 900.000 Ribu / Bulan


Untuk Usia Dewasa. Umur 24 - 120 Tahun. Ngga akan diberi Gaji oleh Pemerintah. Alias Usaha Mandiri untuk Mencari Uang. he he…? Tapi kalau memang Ia Kesulitan Mendapatkan Lapangan Pekerjaan atau Usahanya Bangkrut Melulu.

Maka Pemerintah Tetap kudu membantu. Tujuan membantu ini adalah untuk Meningkatkan Daya Beli Masyrakat. Karena orang Kaya juga ngga bisa hidup tanpa ada orang miskin yg membeli Produknya.


Bagaimana cara Pemerintah mengetahui orang miskin. Caranya mudah. Algoritma Komputer di Bank yg tadi kita infokan diatas. akan memeriksa Rekening seluruh Penduduk Indonesia secara Real Time. Apabila orang tersebut, Uangnya Sisa di Rekening Bank Tinggal Rp 50.000. Maka dia emang orang Miskin. Mudah bangetkan. Pemerintah tinggal Transfer aja uang. Masalah Selesai. Orang Miskin pun Kembali bisa memulai membeli Produk dan Makanan Sehari-hari.


USIA
24-120 Tahun



G.A.J.I


RAKYAT MISKIN

Rp 1.000.000 Juta / Bulan


4]. PAJAK CANGGIH
Mungkin banyak orang yg tanya….?

Bagaimana ya cara Pemerintah bisa membayar gaji-gaji di atas. Padahal mereka ngga bekerja apa-apa dan terus dibayar tiap bulan.

Langkahnya adalah dengan Pemerintah menguasai Sektor Bisnis yg Menguasai Hajat Hidup Banyak Orang Indonesia. Contohnya Seperti Gas, Listrik, Air, Minyak, Tambang, Rumah Sakit, Pelelangan, Infrastruktur, Bank, Kereta Api, Bibit, Pupuk Tanaman, Jalan Tol, Jembatan, Pengalihan Subsidi BBM, dll.

Semua Keuntungan uang dari Bisnis Tersebut. Akan Pemerintah Tampung untuk Kemakmuran Rakyat. Jadi Kesimpulannya…? Keuntungan uang Tersebut. Di Balikin Lagi ke Rekening Bank Rakyat yg Miskin. Jadi Uang Putar-Putar di situ-situ aja. Ebnarkan.

Tapi mungkin ada yg Bertanya..? Kalau ada orang Miskin, Pasti Tetap masih ada Beberapa orang yg Kaya dan mereka masih terus berusaha untuk menambah kekayaannya. Jawabnya itu Benar banget Kayaknya ya.

untuk mengatasi cara ini juga sebenarnya sangat mudah. Tinggal Kasih aja dia “Pajak”. 


Orang Miskin ngga akan dikenai Pajak 1% pun. Sebaliknya apabila ada orang kaya yg memiliki Rekening Bank ATM Sebesar Rp 500.000.000 juta maka dikenai Pajak Tiap bulan. Ini Bertujuan agar orang Kaya ngga menumpuk uangnya diam disitu aja. tapi diputar balikan lagi oleh Pemerintah kepada Rakyat yg Miskin. Ebnarkan…?

Tapi, Orang pasti Bilang. Kalau Gitu Enak Jadi Orang Miskin dong di Bayarin oleh Pemerintah Tiap Bulan Walaupun ngga kerja apa apa..? Jawabnya Salah.

Orang Kaya akan Tetap ada. Beberapa orang Tetap akan ada yg berusaha dan Bekerja membangun Berbagai Macam Bisnis, Membangun Toko, Membangun Properti, dll. demi Meraup banyak uang. dan orang miskin tetap dibutuhkan oleh orang kaya untuk meningkatkan daya beli Masyarakat.

Pemerintah bertindak sebagai Pihak ke 3 yg Mengontrol Keuangan agar uang ngga diam di Bank saja. Tapi di Putar Balikkan Lagi ke orang miskin agar mereka bisa membeli Ploduk Ploduk dan Pemerintah juga kudu memaksa rakyat hanya untuk membeli Bahan Makanan Pokok dari Perusahaan dalam Negeri. Bukan dari Pihak Asing.    

Baca juga

5]. MENINGKATKAN EKSPOR
Poin #5 adalah Poin Pemungkas Terakhir. Hanya dengan cara inilah Indonesia bisa memberantas Kemiskinan di Indonesia. Caranya adalah Seluruh Rakyat Indonesia Bersatu Padu entah bagaimana caranya ya. Bekerja Bersama-sama. Agar bisa meredam laju dari Produk-Produk Asing.

Lalu, Pemerintah kudu bekerjasama dengan Perusahaan dalam Negeri untuk Giat Meningkatkan Penjualan Ekspor dalam Segala Bidang untuk meraup Triliunan Dolar dari Negeri Asing.

Pemerintah juga ngga boleh memberatkan Perusahaan Dalam Negeri. Kudu mau membantu Pengusaha-Pengusaha atau UKM kita untuk berjualan GO INTERNASIONAL. Dan menjadi Tuan di Negeri Sendiri.

Semakin banyak Ploduk Ploduk yg kita jual ke Negara Asing atau semakin membujuk pihak Asing agar mau menanamkan uangnya. Entah itu melalui Investasi, Trading, Forex, dll agar di Konversi ke Rupiah. Maka Kemiskinan di Indonesia akan Berhenti dan Indonesia akan menjadi Negara Maju. Hanya Poin #5. Kunci Kesuksesan untuk memberantas Kemiskinan di Indonesia. Pemimpin Presiden kita kudu mesti Pintar Pintar Berjualan ke Negara Lain.


Menurut Teman-Teman. Adakah Solusi yg Lebih Tepat untuk mengatasi Kemiskinan di Indonesia ini. Mohon Bantuan Solusinya ya..? GBU

Related Post