Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

ISIS Kalah Total di Filipina, Terisisih dari Africa, Semakin Terjepit di Suriah & Irak. Kekuasaan Peta ISIS Tersisa 5% (2017)

Negara Kekalifahan yg menjadi Tujuan Utama dan Impian Terbesar bagi ISIS (Islamic State). 

Makin Sulit Tercapai

Peta Kekuasaan Khilafah ISIS semakin menyusut. Hal ini Terjadi akibat Gempuran Berbagai Negara.

ISIS di FILIPINA TAMAT

ISIS yg dulu menguasai kota Marawi, Filipina. 

Kini Telah “TAMAT”. Pun masih tersisa diperkirakan hanya ada 10 Anggota ISIS yg bersembunyi di balik hutan.

Presiden Rodrigo Duterte mengatakan


Terima Kasih Kepada Amerika Serikat, China dan Israel Karena Memberikan Bantuan Militer untuk Operasi Clearing di Kota Marawi. Empat ton muatan senjata yang digunakan Tentara Pemerintahan Filipina berasal dari China. China memberikannya tepat waktu dan banyak. Sementara Peralatan yang disediakan oleh AS sudah dikembalikan. Jadi saya katakan, negara-negara tersebut membantu kami. Terima Kasih Banyak. Tentu saja orang-orang Amerika itu hanya menyediakan. Kami baru tadi mengembalikannya, sudah. Amerika tidak mau memberikannya kepada kami. Tidak seperti china. 

Pemimpin Tertinggi ISIS di Marawi. Bernama Abu Sayyaf Hapilon

Tewas di Tembak oleh Sniper Special Force Filipina menggunakan Senjata Buatan China.


ISIS di BENUA AFRICA TERSISIH
Amerika Serikat menempatkan Gugus Kapal Induk dan berbagai Pangkalan yg mampu mencakup penyerangan di seluruh kawasan Africa.

Sisa-Sisa Pasukan ISIS di Libya Terus di Serang dengan Pesawat tanpa awak Drone.

Amerika Serikat menempatkan 6.000 Pasukan Bersenjata di Seluruh Africa untuk menghadapi Kekuaatan ISIS yg bekerja Lintas Batas. 

AS pun menyerang secara Lintas Batas pula.

Pangkalan Terbesar AS di Africa berada di Nigeria. 


AS Bekerjasama dengan Pemerintah & Kepolisian Lokal memberantas sisa-sisa sel-sel ISIS. Kecuali ISIS Cabang Sinai di Mesir di serahkan sepenuhnya kepada Pemerintahan Mesir.

ISIS IRAK & SURIAH
Berikut adalah Peta Kekuasaan ISIS di Irak & Suriah 2017.


Di Suriah Terbagi menjadi 4 Zona Kekuasaan.

Hitam adalah ISIS

Kuning Kurdi SDF didukung AS & EROPA

Merah Syiah Bashar al Assad didukung IRAN, HIZZBULAH & RUSIA.

Foto : Tentara Spetnaz Rusia bertugas di Suriah
Hijau Pemberontak Oposisi Suriah Sunni (FSA) didukung AS & Eropa. 

Foto : FSA
Tetapi Presiden Donald Trump merasa kecewa terhadap FSA. 

Karena setiap senjata peralatan tempur yg diberi selalu hilang  jatuh ke tangan ISIS. sehingga AS merasa Ambigu. Apakah FSA kawan atau Lawan

***

Syiah Bashar al Assad yg dibantu Tentara Spetnaz Rusia Telah merebut 998 Kota

Semua Tentara ISIS dan Pemberontak Oposisi Suriah yg berada di Kota Tersebut Tewas Terbunuh.

Di Posisi AS. 

AS mengalami Kekalahan dalam mendukung Pemberontak Oposisi di Suriah karena wilayah tersebut telah berhasil direbut kembali oleh Bashar al Assad + Rusia.

Menteri Pertahanan Rusia Sergey Shoigun mengatakan :

Sekarang ISIS Hanya menguasai setidaknya 5% di Suriah.


Disisi Lain, 

Foto : Pasukan Kurdistan SDF
Pasukan Kurdi SDF mengalami kemajuan pesat bersama AS merebut Kota-Kota di Suriah Utara dari Cengkraman ISIS. 

Amerika Serikat bahkan menancapkan Pangkalan Militer bersama Pasukan-Pasukan SDF Kurdistan di Suriah. 

Padahal SDF juga adalah musuh bagi Turki dan Oposisi Suriah. 

Foto : Rombongan Militer SDF Kurdistan menggunakan Truck Toyota didampingi oleh Tank-Tank dan APC Kendaraan Militer US ARMY
Di Wilayah IRAK. Terbagi menjadi 3 Zona Kekuasaan.

Merah Pemerintah Irak

Hitam ISIS

Kuning Kurdi.

Pada Tanggal 25 September 2017. Kurdi wilayah IRAK menyatakan diri sebagai Negara Merdeka memisahkan diri dari Pemerintahan Irak. 

Pasukan Kurdi di dukung oleh ISRAEL

Semoga bermanfaat ya. GBU