Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Israel Shelfx : Toko Kelontong dengan Teknologi Tanpa Kasir, Tanpa Antri dan Tanpa Uang Tunai (2018)

Foto : Israel ShelfX

Pada Tahun 2018. Raksasa Toko Online AMAZON asal Amerika Serikat. Meluncurkan Toko Kelontong Offline Pertamanya yg disebut “AMAZON GO”. Berlokasi di Seattle, Washington.  

Dimana Pembeli atau Pelanggan dapat berbelanja Tanpa Tatap muka lagi dengan Kasir, Tanpa uang Tunai dan Tanpa Antri.

Hal ini karena adanya Kecanggihan Gabungan Teknologi dari Komputer Vision, Deep Learning Machine, Kamera-Kamera Pengawas, dan Kecerdasan buatan Artificial Intelligence (AI).

Bayangkan kita datang ke sebuah Toko AMAZON GO (Mirip seperti Indomaret & Alfamart).

Tapi disana ngga ada Kasir, kita datang mengambil Kantong Plastik atau Keranjang Belanja, Kemudian memasukkan & mengambil Produk-Produk dan barang-barang yg pengen kita beli.

Setelah selesai, Smartphone secara otomatis berdering menampilkan Pembayaran Virual Cart Digital.

Bayar secara online. Tanpa Kartu Kredit atau Tanpa Kartu Debit dan Tanpa bertatap muka lagi dengan Kasir yang berarti bebas antri.

Lalu, kita berjalan kembali ke luar membuka Gerbang Pintu.

Selesai.

Seperti Film Fiksi ya.

Berikut merupakan Cuplikan kecanggihan dari Amazon Go. Perusahaan yg dipimpin oleh Jeff Bezos asal Amerika Serikat. 


Israel Shelfx :
Toko Amazon Go bukanlah satu-satunya Pemiliki Toko Kelontong yg Terlihat super canggih ini.

Setelah Raksasa Amazon meluncurkan dan memperkenalkan ke Publik tentang AMAZON GO. Kemudian diikuti Berbondong-bondong Perusahaan-Perusahaan Teknologi dari China juga mengikutinya.

Namun Tahukah Anda.

Setelah 8 Tahun ketertinggalan AMAZON memperkenalkan Fitur Canggih ini.

Perusahaan Teknologi di Israel bernama SHELFX. Telah ada Sejak Tahun 2011. Menawarkan Fitur Toko Kelontong Offline Tanpa Kasir.  


Perusahaan Shelfx didirikan oleh Ran Margalit

Beliau warga Israel yg saat ini sedang tinggal di Amerika Serikat untuk memperluas Toko Kelontong Tanpa Kasir Shelfx.

Pada Tahun 2018. Perusahaan Shelfx Telah memiliki 1.000 Toko.

12 Toko Berada di Amerika Serikat

360 Toko berada di Israel. Sisanya Tersebar di 18 Negara. Di Asia Tenggara Terdapat di Singapura.

Transaksi Harian orang yg berbelanja di Shelfx mencapai 4.000.000 Juta Perhari. Buka 24 Jam. Siang, Malam, Pagi, dan Sore.



Ran Margalit adalah Insinyur Komputer Software Pemprograman asal Israel yg berfokus di Bidang Developing eCommerce Web Sites For Direct Sales dan Auctions.

ShelfX sedang mempertimbangkan membangun mesin Teknologi yg lebih baru dimana Toko Kelontong ShelfX dapat Lebih mengenali Wajah Pelanggan, Sidik Jari, dan memperluas fitur informasi tentang produk-produk baru yg relevan dengan Profil Pelanggan dan menampilkan informasi nilai Gizi dan keunggulannya.

Termasuk mengucapkan Salam kepada Pelanggan, Menawarkan Diskon dan menambahkan Saran Produk yg Cocok dibeli.

Margalit menemukan Teknologi ini terinspirasi dari permasalahan lambatnya proses yg ada di Toko-Toko Kelontong.

Margalit ketika itu berpikir.


Kenapa Staff Karyawan di Toko ditugaskan untuk memindai Kode Barcode. Menghitungnya secara manual, memasukkan produk satu per satu, kenapa proses pembayaran dan checkout tersebut tak otomatis.  

Bukankah dengan Teknologi semua hal tersebut dapat berjalan otomatis, lebih cepat, tanpa antri, dan lebih efesien.

Mengapa mereka enggan mengadopsi Teknologi ini. Hati Gundah gulana Margalit ketika itu bertanya-tanya…?

Shelfx akhirnya memecahkan masalah ini. 

Selain Shelfx. di Israel ada pula Perusahaan serupa yaitu SuperSmart dan Datacrushers.  Dimana Teknologinya menggunakan Artificial Intelligence dan Machine Learning.


Terima Kasih. Semoga Bermanfaat ya. GBU