Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Israel Velostrata : Teknologi Cloud Pemercepatan Transfer Data Hingga 10 Kali Lebih Cepat (2018)


Perusahaan, organisasi, startup, dinas pemerintahan, industri, universitas, perkantoran, rumah sakit, dll. Pada umumnya memiliki data dalam jumlah sangat sangat besar.

Kita ambil saja bagian yg paling kecil. Sebesar 10TB.

Pada tahun 2015. Mengirim data 10TB ke Cloud dengan kecepatan internet 20 Mbps saja memakan waktu setidaknya 50 hari.

Bagaimana jadinya apabila data tersebut lebih dari >10TB….?

Hal ini menambah masalah apabila menyangkut Big Data yg selalu berubah-ubah diperbaharui update dalam waktu 1 hari. Misalnya, data baru selesai dimigrasi ke cloud, eh ternyata sudah tertinggal kereta, Data jadi basi. Alhasil, hal tersebut memperburuk keadaan.

Kecepatan adalah solusi    


VELOSTRATA
Sebelum tahun 2015. Banyak orang mengeluh terhadap kinerja cloud yg begitu lambat.

Namun Sejak tahun 2016-2018

Perusahaan asal Israel, Velostrata telah membantu Microsoft Azure, Amazon Web Services dan Google Cloud Platform meningkatkan kecepatan hingga 10x lebih cepat, mengurangi 50% bandwidth dan menghemat biaya.

Velostrata diciptakan oleh Ady Degany dan Issy.


Teknologi yg digunakan oleh Velostratata menggunakan 3 langkah sederhana.

Disebut dengan Snapshot Based, Caching Cutover, dan Detach.

AKUISISI :

Karyawan Alphabet.inc dari divisi Google Cloud mengatakan :

Hari ini, Google dengan senang hati menandatangani perjanjiaan akuisisi Velostrata yg berbasis di Israel. Pemimpin teknologi migrasi cloud.

Semakin banyak perusahaan beralih ke cloud, maka membutuhkan cara sederhana untuk bermigrasi.

Kecepatan, Skalabilitas dan akses teknologi seperti analitik data tingkat lanjut dan machine learning

Dengan Velostrata, pelanggan Cloud Google mendapatkan 2 manfaat penting. Mereka dapat mempercepat eksekusi cloud dan memisahkan komputasi mereka dari penyimpanan tanpa penurunan kinerja.

Ini berarti mereka dapat dengan mudah dan cepat memigrasi beban kerja berbasis virtual seperti basis big data, aplikasi perusahaan, DevOps, dan pemprosesan batch besar ke dan dari cloud.

Selain itu, pelanggan dapat mengontrol & mengotomatiskan data sepanjang waktu.

Akuisisi Velostrata menambah portofolio alat migrasi google yang luas untuk mendukung perusahaan lain dalam perjalanan mereka menuju cloud platform dengan mudah memigrasikan beban kerja ke Google Compute Engine. Sahutnya.

Dalam waktu hampir bersamaan dengan akuisisi Velostrata. Perusahaan raksasa Salesforce asal Amerika Serikat juga melakukan hal yg sama dengan mengakuisisi salah satu perusahaan teknologi Israel lainnya yg bertajuk DATAROMA.


Dataroma adalah perusahaan Israel yg bergerak di bidang teknologi cloud artificial inteligence kecerdasan buatan untuk monitor marketing.

Salesforce membeli Dataroma dengan mahar sebesar $ 850.000.000 juta dolar atau kira-kira sebesar Rp 12 triliun rupiah.

Sayangnya, untuk akuisisi Velostrata. Alphabet.inc merahasiakan besarannya…?


Menurut Pelacakan PitchBook. Velostrata memiliki 25 karyawan yg berpusat di Tel Aviv, Israel. Mereka menciptakan teknologi pemercepat tersebut dengan biaya sebesar $ 31.000.000 juta dolar atau sekitar Rp 449 miliar rupiah.

Setelah diakusisi oleh Alphabet.inc.

Situs Velostrata nampak berjalan seperti biasa. Karyawan Velostrata dikirim ke kantor Google untuk dukungan peralihan teknis teknologi dan hak paten.

Velostrata kini resmi menjadi bagian dari raksasa Alphabet.inc (induk Google) asal Amerika Serikat.
Youtube : Velostrata

Terima Kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU