Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

8 Penyebab Kanker Tahi Lalat Hitam Melanoma (2020)


Di Indonesia. Kanker kulit menempati urutan ketiga sebagai penyakit mematikan setelah kanker rahim serviks dan kanker payudara.

Setiap tahun. Terdapat lebih dari 150.000 pasien penderita baru untuk penyakit kulit Melanoma di Indonesia saja.

Kanker ini menyerupai benjolan tahi lalat yang tumbuh di bagian leher, dada, kaki, hidung, wajah & tangan.

Apabila kanker mirip tahi lalat tumbuh diwajah. Penampilan kita menjadi terganggu.  

Faktor utama merebaknya peningkatan melanoma diduga kuat akibat rusaknya ozon pada bumi sehingga menyebabkan paparan sinar UV matahari membakar kulit.

Sehingga orang-orang yang berkerja di luar lapangan pada siang hari dikenal begitu rentan terserang melanoma.

Oleh sebab itu, mengapa kita melihat ada banyak pekerja di pasar, tukang bangunan, pedagang keliling kaki lima di pinggir jalan yang sering terpapar matahari. Kebanyakan diantara mereka memiliki tahi lalat di wajahnya.


Berikut 8 penyebab kanker tahi lalat hitam Melanoma :

1]. Terik panas sinar matahari dari jam 9 pagi – 4 sore.

 matahari.jpg (592×334)

Pancaran sinar matahari di zaman now sudah tergolong berbahaya karena perubahan iklim.

Khususnya pada jam 9 pagi – 4 sore.

Bukan berarti saat membaca artikel ini, kita menghindar dari sinar matahari karena disisi lain, matahari pagi menyehatkan tubuh kita karena mengandung vitamin D.

Bintang+Star.jpg (731×668)

Jika teman-teman beraktivitas di siang hari. Usahakan gunakan topi, jaket, sepatu, kacamata hitam dan penutup tubuh lainnya. Usahakan diri agar tak tersengat terik matahari secara langsung dari jam 9 pagi – 4 sore.

Usahakan diri agar ngga berada dibawah matahari diatas lebih dari 1 jam.

Mengingat Indonesia berada dikawasan tropis & garis khatulistiwa. Semakin sering terkena ultraviolet matahari, maka semakin besar peluang terkena penyakit melanoma.

2]. Garis keturunan 


Faktor genetik keturunan seperti riwayat kakek, nenek, ibu dan ayah sebelumnya pernah terkena melanoma.

Maka penyakit kulit melanoma dapat menurun kepada keturunannya. Walaupun telah berusaha semaksimal mungkin menghindari sinar matahari.

3]. Kekebalan tubuh yang rendah

Fitness.jpg (500×333)

4]. Pencemaran polusi udara

Rumah-Kumuh.jpg (745×559)

Pencemaran udara seperti bau sampah, asap kendaraan bermotor, asap limbah buangan industri menghasilkan zat karsinogenik. Apabila terhirup atau mengendap pada tubuh menyebabkan kanker kulit melanoma.

5]. Penggunaan produk kosmetik zat-zat kimia berlebihan.

Saat ini ada banyak produk kosmetik dan lotion. Beberapa diantaranya illegal tak terdaftar di BPOM, namun dijual bebas di toko online & dijual dengan konsep pemasaran marketing dari mulut ke mulut (MLM).  

Kosmetik illegal diketahui mengandung merkuri & zat-zat kimia berbahaya. Apabila digunakan menyebabkan kanker Melanoma.

6]. Kekurangan nutrisi dari buah-buahan & sayuran bergizi
 anak+sehat.jpeg (611×344)

Jarang mengkomsumsi buah-buahan dan sayuran-sayuran bergizi menurunkan kekebalan tubuh seseorang.

Oleh sebab itu, iklan spanduk dokter di rumah sakit sering banget terpajang untuk menyarankan masyarakat agar rutin konsumsi buah seperti wortel, rambutan, apel, nanas, kol, semangka, durian, singkong, ubi, dll.

7]. Penggunaan tanning bed berlebihan. 
Tanning bed adalah sebuah teknologi yang mensimulasikan pancaran matahari agar mengubah penampilan orang berkulit putih mirip seperti kulit Asia.

Biasanya, tanning bed dibeli oleh orang-orang Uni Eropa & Amerika Serikat untuk mempercantik dirinya agar terlihat eksotik kecokelatan & menawan.

Penggunaan tanning bed memiliki aturan tersendiri. Menggunakan berlebihan meningkatkan resiko terserang kanker melanoma.

8]. Memiliki penyakit Xeroderma pigmentosum (XP).


Xeroderma pigmentosum adalah penyakit langka yang menyerang pigmen kulit.


Tambahan informasi pengobatan Melanoma :

Lebih baik mencegah daripada mengobati. Lebih baik mengobati sejak awal ketimbang telah menyebar ke tingkatan stadium IV.

Kanker Melanoma tak boleh dianggap sepele walaupun ngga menunjjukkan gejala sakit awal.

Melanoma adalah kanker sangat mematikan.

Melalui teknologi medis saat ini, Kanker melanoma sesungguhnya begitu mudah disembuhkan walaupun memang agak berbiaya mahal, asalkan dalam tahap stadium awal I.   

Pengobatan dini dibutuhkan segera secepatnya dengan cara konsultasi ke dokter kulit atau mengunjungi rumah sakit terdekat di tempat lokasi anda untuk memeriksakan diri secara rutin dan mendapatan penanganan medis teratur seperti operasi, kemoterapi, krioterapi, radioterapi, terapi radiasi, resep obat, dll sebagainya.

Terima kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU