Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Industri senjata Israel Aerospace Industry membuka cabang pabrik pertama kali di Korea Selatan (2021).

 
Pada tahun 2020. Salah satu perusahaan teknologi militer asal Israel, Elbit System secara resmi kembali menambahkan portofolio dengan mendirikan sebuah cabang pabrik manufaktur persenjataan baru di Jerman (Uni Eropa).
 
Hanya berselang satu tahun. Perusahaan militer asal Israel yang lain (IAI). Turut membuka cabang pabrik diluar negara.
 
Sejak beroperasi tahun 1953 hingga 2020. Israel Aerospace Industries memang dikenal tak pernah membuka cabang operasi dinegara manapun.
 
Hal ini berbeda dengan perusahaan Elbit System yang agresif mendirikan cabang pabrik di Amerika Serikat, Brazil, United Kingdom (Inggris), Australia dan Jerman (Uni Eropa).
 
Israel Aerospace Industry membuka cabang pabrik senjata pertama kali di Korea Selatan (2021).

 
Untuk pertama kalinya, IAI membuka pabrik di negara lain. Tepatnya telah memilih negara Korea Selatan.
 
Israel Aerospace Industri atau IAI didirikan pertama kali oleh presiden Israel, Shimon peres dan bersama rekannya, insinyur yang ahli dibidang pengelolaan senjata. Bernama Ai schwimmer.
 
IAI adalah perusahaan kedirgantaraan, pertahanan militer dan sipil.
 
100% saham IAI dikuasai oleh pemerintah Israel.
 
Produk IAI meliputi konversi pesawat kargo, pesawat drone, robot autonomous, sistem elektronik, satelit, radar, radar AESA, cyber, rudal surface to surface 400 km, bom, aerostruktur, force protection, drone pembunuh kamikaze, C4I, Satcom, datalink, targeting pod, chip militer, dll.

 
Pada tanggal 4 Mei 2021.
 
IAI telah menandatangani nota kesepakatan untuk membangun fasilitas pabrik infrastruktur di bandara internasional Incheon dalam mengubah pesawat bekas dan tua dari jenis Boeing untuk dikonversi ke pesawat kargo barang.
 
Langkah pertama yaitu membangun pabrik konversi pesawat dan MRO.

 
Yossi melamed dari IAI mengatakan :
 
IAI adalah pemimpin kelas dunia dalam mengubah pesawat penumpang berbadan lebar menjadi kargo dan mengelola konversi dari Israel ke seluruh dunia. Penandatangan hari ini dengan bandara internasional Incheon dan sharp secara langsung merupakan bentuk kerjasama erat IAI dengan industri penerbangan Korea Selatan. IAI merasa terhormat atas kepercayaan Korea Selatan dan para tenaga kerja untuk mengizinkan pembangunan jalur konversi ini. Dalam beberapa tahun terakhir, IAI telah memproduksi teknologi bisnis sayap jet, rangka utama dan bagian ekor untuk perusahaan Korea Selatan. Saya mengharapkan terus dapat memperluas aktivitas kerjasama strategis kami dengan perusahaan Korea Selatan dan otoritas pemerintah setempat. Sahutnya.  

 
Peningkatan permintaan barang melalui udara
 
Perkembangan teknologi digital, khususnya toko online dan merebaknya wabah pandemik Covid-19. Disisi lain membawa keuntungan finansial dari segi permintaan pengiriman barang cepat melalui udara.
 
Melihat peluang ekonomi yang menggiurkan ini. Pemerintah Korea Selatan dengan sigap cepat bertindak dalam menyetujui kerjasama erat dengan Israel.
 
Industri penerbangan membutuhkan teknologi canggih yang mutakhir, sertifikasi internasional, pengalaman ilmu pengetahuan yang handal dan keahlian terampil yang mencerminkan betapa sulitnya untuk masuk ke ranah bidang ini.

 
IAI telah berdiri sejak lama. Berpengalaman sejak 1953.
 
Kategori pesawat kargo. IAI memiliki basis pelanggan luas untuk Amazon, DHL, FedEx dan banyak lagi.
 
Israel memilih Korea Selatan juga bukan tanpa sebab. Orang orang Korea Selatan memiliki tenaga pekerja terampil, orang orangnya pintar berpendidikan tinggi dan etos kerja yang luar biasa.
 
Melalui keahliaan Israel. Negara Korea Selatan dapat tumbuh bersama dibidang penerbangan dalam memberikan kontribusi foreign direct investment untuk perkembangan perekonomian nasional bangsa kpop tersebut ke tahap selanjutnya.
 
IAI untuk Korea Selatan

 
Pembangunan pabrik pertama diperkirakan selesai di tahun 2024.
 
Proyek awal saat ini yaitu konversi pesawat bekas tua ke pesawat kargo.
 
Langkah selanjutnya di tahun mendatang pada masa depan dapat diperluas ke bidang persenjataan pesawat pengintai elektronik, memproduksi pesawat drone tanpa awak, rudal serbu, avionic dan senjata lainnya.
 
Selama ini, Korea Selatan memang dikenal sebagai pelanggan pembeli senjata asal Israel. Meliputi sistem radar, rudal spike dan drone. Tak mengherankan bila Israel memilih Korea Selatan sebagai cabang mitra.  
 
Kehadiran IAI di Korea Selatan sekaligus menghubungkan jaringan rantai pasokan komponen dari dan ke Israel - Korea Selatan. Teknologi inti tetap berpusat di Israel dan Korea Selatan sebagai penyuplai.

Baca juga :
 
Nama : Israel Aerospace Industries (IAI)
 
Kantor pusat : Israel
 
Kantor cabang : Korea Selatan
 

Terima kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU