Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Masa depan industri trading : Forex tamat menuju ke platform cryptocurrency berbasis gabungan antara option binary, scalping, leverage, staking dan future (2021)

Selamat bagi teman teman yang lahir pada zaman modern ini (2021).

Karena sesungguhnya berterima kasihlah kepada media internet yang telah mempermudahkan segala aktivitas kita.

Sebelum adanya internet.

Transaksi perdagangan trading hanya berlaku untuk kalangan elit orang orang kaya saja.

Mereka menggunakan jas hitam, dasi, membawa tas kantor yang berisikan banyak uang dan berpakaian rapi untuk datang ke gedung tempat mereka berdagang mata uang, komoditas atau saham. 

Saya suka menyebutnya sebagai generasi trading pertama (1).

Perubahan industri trading di masa depan

Pada tahun 2005. Ketika internet mulai mewabah ke seluruh penjuru dunia.

Orang orang tak lagi harus berpakaian rapi.

Dimana saja semua orang di tahun 2005 dapat melakukan trading. Bahkan dapat dilakukan di kamar tidur sambil minum kopi hangat dan merokok.

Tetapi permasalahannya. Aktivitas trading kala itu masih ribet menggunakan banyak istilah yang sulit dipahami oleh orang orang awam. Ini saya sebut sebagai generasi kedua (2) trading yang kita kenal dengan sebutan FOREX.

Sejak tahun 2009. Ketika bitcoin, blockchain dan cryptocurrency muncul. Istilah ribet dalam dunia perdagangan forex telah banyak dihilangkan. Ini merupakan generasi ketiga (3) dalam industri trading. Saya suka menyebutnya sebagai disederhanakan.

Di Indonesia. Contoh platform ini adalah Indodax, Luno, tokocrypto, dll.

Kalau di dunia internasional yang paling terkenal adalah Binance asal China.

Nah, disana, para trader dapat memperdagangkan mata uang dan token. Dengan tentu saja pemahaman mudah, user friendly dan menghasilkan uang dari kegiatan itu untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari hari. Entah menjadi trader harian (daytrader), trader swing (trading bulanan) atau menjadi investor.

Sekarang, saat artikel ini di tulis kepada teman teman semua.

Kita telah memasuki era generasi trading ke (4) yang belum pernah terjadi sebelumnya sejak tahun 2014. Yaitu Ketika munculnya platform olymptrade, binomo, quatex, dll.

Trading generasi ke 5 bentuknya seperti apa…? 

Kelahiran jenis trading option binary. Telah menyederhanakan segala bentuk dari kekurangan generasi 1, 2, 3 dan 4.

Orang orang pengen bekerja dengan cepat dan menghasilkan uang.

Ini jauh mudah untuk dipahami oleh orang banyak dari segi tampilan. Karena seorang trader hanya memilih 2 pilihan saja. Yaitu BUY dan SELL.

Tapi dari sisi lain, menampilkan resiko kebangkrutan yang tinggi.

Dari bentuk interfacenya memang jauh nampak mudah dipahami. 

Saya suka menyebutnya sebagai penyederhanaan yang kompleks menjadi begitu sederhana.

Trading generasi ke 5 bentuknya menjadi hal yang menghadirkan fitur kompresif tergabung dengan aplikasi pembayaran, saham, komoditas, ETF, reksadana, option binary, scalping, leverage, future, staking crypto, deposito earn interest dan cryptocurrency dalam 1 aplikasi super app.

Ini adalah generasi bentuk trading ke 5.

Banyak orang bertanya, apakan opsi binary sebuah bentuk modus penipuan.

Tommy yu, founder dari Jsxpro mengatakan :

Trading opsi binary bukan scam dan legit. Sahutnya.

Namun, berhati hati karena ada pihak perusahaan broker curang disana.

Secara logika, bentuk trading opsi binary dapat diandalkan. Hanya saja, kebanyakan situs website diluaran sana bukan menggunakan data dari real market sesungguhnya melainkan dari data pihak lainnya. Seperti bloomberg. Ini menjadi penyebab mengapa option binary sulit teregulasi oleh pemerintah.

Kendala utama para trader option binary saat ini adalah regulasi dari pemerintahan dan adanya banyak keluhan dari orang orang yang menjadi bangkrut gara gara loss di option binary.  

Karena tak ada fitur tombol batalkan (cancel) sebelum loss benar terjadi. Sehingga diharapkan para trader dapat meminimalkan kerugian.

Forex menjadi masa lalu.

Pelan namun pasti, perdagangan forex mulai ditinggalkan.

Orang orang, terutama bagi mereka yang berusia 20 tahun ke bawah menggunakan layanan trading cryptocurrency untuk bertransaksi. Entah melakukan teknik scalping, daytrade, swing, dll.

Fitur yang ditawarkan pun makin komplit dalam 1 aplikasi. Dengan menyediakan layanan gabungan antara real market dan option binary, future, leverage dan fasilitas trading jual beli seperti pada umumnya.

Bagi mereka yang melakukan scalping dan daytrade. Diperlukan 2 – 3 layar monitor laptop untuk mempermudah pengalaman meraih profit secara maksimal. Karena mereka harus memperhatikan grafik, menghitung volume, dan melakukan teknik analisa dengan banyak indikator.

Sedangkan option binary atau menjadi swing trader dan investor. Hanya membutuhkan 1 layar laptop saja. Bahkan dapat dilakukan menggunakan smartphone. Namun disarankan option binary menggunakan laptop.   

Dampak negatif dari trading untuk kesehatan

Kesehatan dan psikologi seseorang dapat menjadi permasalahan berikutnya.

Aktivitas trading membuat seseorang tetap harus duduk berjam jam di depan laptop atau terus menerus menatap layar monitor.

Hal ini dapat menyebabkan dampak negatif. Seperti mata rabun yang parah akibat cahaya bluelight, gangguan jantung dan penyakit diabetes karena kurangnya gerak.

Jika seseorang mempunyai psikologi serakah. 

Maka dipastikan orang orang tipe ini bakalan rela berjam jam dari pagi, siang, hingga malam.

Itu sungguh berbahaya bagi kesehatan manusia.

Jumlah pekerjaan di masa depan bakal makin berkurang karena system robot dan otomatisasi.

Walhasil, berbondong bondong miliaran orang bakal beralih menjadi trader untuk memenuhi tambahan penghasilannya.

Kelak, banyak orang orang tak lagi bekerja tradisional demi mencari uang.

Tetapi aktif di depan laptop antara durasi 4 jam – 10 jam setiap harinya.

Dalam beberapa tahun ke depan.

Jumlah orang orang yang ikut terlibat di bisnis trading bakal meningkat pesat menjadi lebih dari 3 miliar orang dari seluruh penjuru dunia. Data yang dihitung adalah mereka yang bergelut sebagai trader swing. Sedangkan jumlah daytrader aktif yang sukses hanya ada sedikit. Antara 1%-5% saja dari total seluruh penduduk dunia. Banyak faktor yang mempengaruhi mengapa hanya ada sedikit saja trader sukses. 

Terima kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU