Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

4 infrastruktur mahal yang seharusnya tak perlu di bangun di Indonesia, layak untuk dihancurkan atau dirobohkan seluruhnya [ 1]. Gedung tinggi lebih dari 5 lantai 2]. Jaringan rel kereta 3]. Jembatan jalan layang 4]. Gedung pusat hiburan diskotik [ pembangunan sia sia hanya untuk mengundang banyak kerusakan dan masalah sosial ] ( 2022 )

Ketika banyak orang Indonesia begitu silih berganti berbicara tentang pembangunan infrastruktur. Itu tak terlepas dari bangunan bertingkat tinggi. Seperti hotel mewah, apartemen, pusat perbelanjaan supermarket, kereta cepat dan gedung perkantoran yang menjulang hingga mencapai angkasa.

Gedung tinggi memang terlihat keren bagi banyak orang. 

Tapi itu sesungguhnya tak keren. 

Berikut adalah 4 infrastruktur mahal yang seharusnya tak perlu di bangun di Indonesia. Layak untuk di hancurkan seluruhnya karena hanya mengundang peningkatan penyakit diabetes, stress, kemacetan parah, kerusakan dan masalah sosial yang akut. 

1]. Gedung tingkat tinggi lebih dari 5 lantai

Berapa sebenarnya batas wajar ketinggian sebuah gedung. Jawabnya adalah 3 lantai saja. 10 lantai udah berada di tingkat maksimal. Lebih dari 5 lantai dapat mengundang banyak permasalahan. 

Orang orang yang berada atau tinggal di sekitar gedung bertingkat tinggi, sering mengalami stress berat dan penyakit diabetes. 

Wilayah yang berada di gedung bertingkat tinggi, pada umumnya memiliki kemacetan. Padahal semua ini dapat diatasi dengan cara mendesentralisasikan jarak gedung, mengatur tata letak zona gedung, memberikan ruang taman hijau bagi alam menyuplai oksigen dan menata ketinggian maksimalnya. Tetapi kebanyakan para developer merancang gedung bahkan lebih dari 5 lantai dan saling berhimpit himpitan.

Pada titik akhir kejenuhan. 

Ada masa di mana suatu ketika banyak gedung tinggi bakal di robohkan karena menemukan banyak problem yang mendasari bahwa sesungguhnya gedung berlantai lebih dari 3 mengundang bahaya baik secara kesehatan manusia, alam, ekonomi maupun sosial. 

Pemerintah Indonesia selaku pemilik kebijakan, seharusnya tak boleh lagi mengizinkan atau melarang pembangunan untuk properti gedung bertingkat terlalu tinggi lebih dari 3 atau maksimal hanya sebatas 5 lantai saja tak boleh lebih dari itu. 

2]. infrastruktur jaringan rel kereta.

Kereta diciptakan pertama kali pada tahun 1803 oleh Richard trevithick. Menurut aku secara pribadi, teknologi kereta merupakan inovasi manusia yang terlalu berlebihan dan tak selayaknya infrastrukturnya di bangun di negara Indonesia, bahkan juga di seluruh dunia.

Kereta merupakan alat moda transportasi mahal yang merugikan, bahkan pihak perusahaan swasta yang tahu tentang cara menghitung bisnis untung rugi, tentu saja takkan mau tertarik membangun bisnis di bidang ini. Oleh sebab itu, mengapa mayoritas di penjuru dunia jaringan rel dan bisnis kereta hanya di dominasi oleh pihak dari pemerintahan itu sendiri, karena pejabat dapat mengambil uang APBN hasil pajak rakyat untuk membangun bisnis kereta dan separuh uang pajak hasil pembangunan proyek kereta dapat masuk ke kantong pejabat.   

Membangun jaringan rel kereta membutuhkan modal besar, mulai dari pengerjaan teknologi, mesin, membeli banyak blok kayu, semen beton dan pembangunan penempaan besi yang panjangnya hingga ratusan kilometer. Itu perlu banyak uang dibandingkan dengan membangun jalan. Biaya untuk mendanai rel kereta jauh lebih mahal ketimbang jalanan umum. Apalagi perawatan biaya operasional jalur kereta juga besar. Sehingga tak selaras secara ekonomi. 

Tak peduli apakah itu kereta cepat, kereta lambat atau kereta kargo, semuanya merupakan kereta yang merugikan.

Infrastruktur jaringan kereta terlihat keren dimata banyak orang tetapi sebenarnya tak keren.  

Jaringan rel kereta sesungguhnya dapat sepenuhnya dihandle oleh moda transportasi publik yang sudah ada pada umumnya seperti bus, truck dan mobil listrik. Alih alih menggunakan kereta. 

Bus listrik, truck dan mobil menggunakan jalur jalan beraspal yang biaya perawatannya lebih murah ketimbang kereta. Penggunaan kereta hanya sebatas di jalur kereta saja. Sedangkan bus, truck listrik dan mobil dapat bertugas multifungsi. 

Faktor teknologi autonomous dimasa depan. Seperti bus dan truck otonom dapat membuat efesiensi 2x lipat untuk transportasi di Indonesia dan seluruh dunia. Ketimbang pemerintah menggunakan kereta.

3]. Jembatan jalan layang

Jembatan jalan layang merupakan hasil dari efek samping kesemberawutan tata letak perkotaan yang mengizinkan pembangunan gedung bertingkat tinggi hingga lebih dari 50 lantai saling berhimpit himpitan, berdesak desakan dan berdekatan dekat. 

Oleh sebab itu, pemerintah kemudian mencari solusi membangun jembatan jalan layang untuk memecah kemacetan lalu lintas, padahal itu bukan solusi tetapi malahan menimbulkan masalah baru. 

Pembangunan dan perawatan infrastruktur jalan layang menguras banyak APBN. 

Padahal semua masalah ini dapat diatasi sejak dari awal jika pemerintah melarang izin pembangunan gedung bertingkat tinggi dan mengatur tata letak jarak gedung agar tak tersentralisasikan sehingga menyebabkan kepadatan penduduk di area perkotaan menjadi membludak tinggi.  

Jalan layang seharusnya tak perlu dibangun apabila kebijakan perencanaan telah benar diberlakukan dari awal, maka lokasi keberadaan penempatan gedung dan kemacetan lalu lintas pada akhirnya dapat dipecah secara mandiri ke kawasan lain sehingga tak terjadi penumpukan umat manusia di kawasan tersebut. 

4]. Gedung diskotik  

Gedung diskotek adalah tempat hiburan kelab malam yang dihiasi oleh alunan musik dugem yang di bawa oleh seorang disjoki dan di dalam ruangan juga ada banyak bodyguard. 

Musik yang ditampilkan di penuhi oleh hinggar bingar pada ruangan gelap bercahayakan lampu sorot remang remang berwarna merah, biru, kuning, jingga yang berputar putar di tempat orang orang banyak berkumpul sambil menari nari dan berdansa. Biasanya juga tersedia minuman alkohol, narkoba, rokok, vape dan pada samping kiri kanannya ada banyak kamar tidur ukuran 1 x 2 meter bertutupkan penghalang kelambu dengan lampu merah 5 watt di dalamnya, tempat banyak kumpulan orang orang wanita pria melakukan hubungan terlarang layaknya suami istri.   

Gedung diskotek ilegal harus di tutup di seluruh Indonesia. 

Terima kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU.