Langsung ke konten utama

Israel rapyd akuisisi perusahaan fintech PayU Belanda ( Uni eropa ) senilai $ 610.000.000 juta dolar atau sekitar Rp 9 triliun rupiah [ teknologi dompet digital ] ( 2023 )

Setelah di tahun 2021 telah sukses mengakuisisi perusahaan teknologi fintech Valitor asal Islandia ( EU ). 

Nampaknya Rapyd asal Israel masih melanjutkan akusisi, dimana kali ini yang menjadi target incaran adalah PayU. Sebuah perusahaan teknologi asal Belanda yang bergerak di bidang pembayaran dompet digital khusus untuk UKM ( SME ).

PayU berkantor pusat di Belanda dengan memiliki 1.000 karyawan. Telah beroperasi selama 21 tahun. Awalnya fokus di layanan pembayaran untuk pedagang online namun terus meningkatkan produk miliknya untuk menjelma dan diintegrasikan dengan web dan mobile seluler ( smartphone & laptop ).

Pada tahun 2023. PayU mencapai 350.000.000 juta pengguna user dengan pendapatan kotor pertahun mencapai $ 350.000.000 juta dolar.

Perusahaan PayU memiliki hak paten teknologi pembayaran dompet digital yang berciri khas tersendiri dibandingkan kompetitor. Oleh sebab itu, Rapyd berharap bahwa akuisisi ini dapat bernilai penting untuk meningkatkan layanan pembayaran digitalnya di pasar internasional, meningkatkan lini produk dan meningkatkan pendapatan gabungan menjadi 60% lebih tinggi sekitar $ 500.000.000 juta dolar per tahun.  

Setelah akuisisi. PayU tetap bekerja seperti biasa dari kantornya di Belanda tanpa ada perubahan budaya yang berarti. Hanya saja status berubah menjadi anak perusahaan milik induk Rapyd. Sedangkan platform bisnis perlahan demi perlahan di integrasikan ke layanan pembayaran, keuangan dan cloud.

Laurent le moal, CEO PayU dari Belanda mengatakan : 

PayU telah membangun dan menskalakan bisnis GPO dengan sukses selama bertahun tahun. Penting bagi kami bahwa perusahaan dengan rekam jejak handal seperti Rapyd dapat membantu membawa bisnis ini ke tingkat berikutnya, memperluas solusi untuk memenuhi kebutuhan yang terus berkembang dari lanskap fintech yang dinamis secara global. Sahutnya. 

Nilai total pembelian PayU sebesar $ 610.000.000 juta dolar atau sekitar Rp 9 triliun rupiah. ( setara Rp 9.000 miliar rupiah ). 

Pembayaran dilakukan menggunakan skema utang kredit. 


Tentang rapyd 

Rapyd adalah sebuah perusahaan teknologi Israel yang bergerak di bidang fintech. 

Didirikan oleh 3 founder asal Israel bernama Arik shtilman, Omer priel dan Arkady karpman.

Ini menyediakan ewallet virtual account dalam menyelesaikan banyak pembayaran infrastruktur keuangan global tanpa bebas hambatan geografi dimana tidak diperlukan lagi membutuhkan banyak banyak kesulitan alat bayar Bank, cukup menggunakan hanya 1 platform saja untuk semua transfer dan dalam menerima pembayaran rekening Bank baik versi mobile online maupun via anjungan ATM. 

Rapyd mengoperasikan jaringan pembayaran online terbesar di dunia dengan mendukung 65 mata uang fiat dari berbagai macam negara. Dengan biaya transaksi FX paling murah sedunia.  

Pelanggan besar mitra Rapyd termasuk Alphabet ( induk Google ), Meta ( induk Facebook ), Uber, Netflix, Ikea, Adidas, dll. 

Rapyd menawarkan layanan pembayaran global yang cepat, aman, dan mudah untuk semua jenis bisnis.

Rapyd menjamin kenyamanan pelanggan dengan melindungi data privasi pembayaran dan menawarkan keamanan dan perlindungan data untuk semua transaksi.

Foto : Founder Rapyd

Shtiman, CEO Rapyd dari Israel mengatakan : 

Rapyd memiliki misi untuk membangun keberanian dan ekspansi secara global. Kami terus melanjutkan dengan pertumbuhan dari tahun ke tahun berlipat ganda 100% pada tahun 2023. Jadi akusisi PayU mencakup layanan GPO menjadikan teknologi kami lebih beragam, jangkauan layanan geografis lebih luas dan jumlah pengguna lebih banyak melalui penggabungan dengan portofolio kami. Sahutnya. 

Nama : Rapyd.

Kategori : teknologi fintech

Kantor pusat : Israel

Wilayah operasi : Seluruh dunia

Jumlah karyawan : 1.900 orang

Alamat : Rapyd.net

Terima kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU. "