Langsung ke konten utama

Mengapa Amerika Serikat harus rayu India keluar dari BRICSEMUAIA. Lalu AS dapat mulai menargetkan seluruh anggota BRICSEMUAIA sebagai musuh karena pengkhianatan yang hakiki dan mulai mempercepat diri bagi AS keluar dari keanggotaan PBB ( 2023 )


BRICSEMUAIA terdiri dari kumpulan banyak negara. Mulai dari Brazil, Rusia, India, China, Africa Selatan, Ethiophia, Iran, Mesir, Uni Emirat Arab, Argentina dan kerajaan Arab Saudi. 

Awalnya bernama BRICS. Namun diperluas dengan bergabungnya anggota baru. Pemerintah Rusia + China selaku pemimpin keanggotaan BRICS belum meresmikan apa nama baru tersebut.  

Kembali ke sejarah era perang dingin. BRICSEMUAIA tak ayal hanyalah perpanjangan tangan masa lalu yang membelah bumi menjadi 3 keanggotaan. Yaitu blok barat, blok timur dan blok netral. 

Untungnya, negara Indonesia masih menganut sistem bebas aktif yang berarti tidak memihak antara blok barat maupun blok timur. Condong ke sifat netral. 

Tetapi salah satu anggota BRICSEMUAIA. Terdiri dari negara India. 

Banyak orang suka India.

Banyak orang suka tari tarian India. 

Keputusan pemerintah India yang masih bersikukuh untuk bergabung ke BRICSEMUAIA. Tentu membuat pihak Amerika Serikat merasa kecewa. 

Amerika Serikat menganggap itu sebagai sebuah langkah yang menghambat.

India merupakan sebuah negara besar dengan populasi mencapai 1,4 miliar orang dan memiliki cadev foreign exchange reserves terbesar peringkat #4 di dunia sebesar $ 594 miliar dolar atau sekitar Rp 9.028 triliun rupiah. 

India adalah salah satu negara terkemuka dalam hal komponen ekonomi yang besar, termasuk merakit teknologi dalam jumlah besar, ekonomi UKM digital yang besar, dan kapasitas manufaktur yang luas. India adalah negara penghasil tenaga kerja yang murah meriah pesaing terberat bagi China. 

Bergabungnya banyak negara BRICSEMUAIA dapat melemahkan Amerika Serikat, mengancam keamanan nasional AS dan jika tidak diantisipasi maka mampu memiskinkan rakyat AS ke titik terendah. Karena semakin terkucilkannya AS di mata dunia. Terutama akibat hubungan antara India dan BRICSEMUAIA. 

Kehadiran BRICSEMUAIA juga membuat pemerintah Amerika Serikat tidak memungkinkan lagi mengembargo, membanned, memblokir dan memberikan sangsi pedas secara efektif seperti dulu.

Akibat rantai erat yang kokoh membuat BRICSEMUAIA kebal dari finalti Amerika Serikat. Sisi negatifnya maka perkembangan Rusia dan China yang dianggap musuh oleh AS menjadi semakin sulit untuk dikalahkan. 

Tidak itu saja, Terciptanya hubungan BRICSEMUAIA juga membuat peranan PBB atau Perserikatan Bangsa Bangsa menjadi ambiguitas. Ini tentu juga membuat AS hendak berusaha untuk keluar dari PBB. Walhasil, itu justru dapat mempercepat Amerika Serikat dikucilkan dari mata dunia. Terutama dari anggota anggota negara BRICSEMUAIA. Secara tidak langsung, daftar musuh musuh AS dikemudian hari pun menjadi melebar, tidak hanya ke Rusia, China dan Iran saja. Melainkan dapat melebar ke negara anggota BRICSEMUAIA. 

Hadirnya Iran, China dan Rusia di PBB. 

Membuat PBB menjadi usang bagi AS. 

Karena tidak mungkin dan mustahil di keanggotaan PBB. Menjadikan musuh sekaligus sebagai teman dan teman sekaligus menjadi musuh secara bersamaan. Mengingat AS juga harus membayar iuran rutin ke PBB. Uang malah dapat digunakan oleh musuh untuk melawan kebijakan AS di PBB. Itulah yang namanya ambiguitas. Tak ayal, selayaknya AS harus secepatnya juga keluar dari PBB dan seluruh anak lembaganya. 

Pada artikel sebelumnya, telah dibahas tentang : 


Penghianatan yang hakiki. 

Selain India. Ada pula Arab Saudi dan UEA ( Uni Emirat Arab ). 

Bergabungnya Arab Saudi dan UEA ke dalam keanggotaan BRICSEMUAIA dapat pula disimulasikan sebagai penghianatan yang hakiki. 

Tawar menawarnya tidak dapat ditemukan. 

Dengan adanya penghianatan, ini membuat BRICSEMUAIA lebih leluasa dalam mengatur aktivitasnya menjadi lebih efisien dari sebelumnya, militer gabungan menjadi lebih besar dan gabungan ekonominya menjadi lebih besar dari sebelumnya. 

Pada pemerintahan Amerika Serikat selanjutnya, tentu dapat memandang sinis Arab Saudi dan UEA yang notabene dari saat ini merupakan kawan dapat berubah menjadi musuh. 

India tentu saja menjadi pengecualian. 

Hanya saja tergantung kepada keputusan politik dari pemerintahan India selanjutnya. 

Padahal ada banyak keuntungan jika India keluar dari BRICSEMUAIA dan kembali ke pangkuan Amerika Serikat. 

Jika India tetap bersikukuh bergabung dengan BRICSEMUAIA. Maka orang orang AS tidak lagi memandang indah tari tarian India. 

Ada manfaat besar, jika India keluar dari BRICSEMUAIA dan memilih lekat erat ke AS. 

Salah satunya yaitu industri manufaktur AS seperti perusahaan mobil listrik Tesla, perusahaan iPhone, perusahaan Alphabet, PT Nvidia, PT Intel, PT Walmart, dll dapat mendirikan kantor cabang untuk membuat banyak industri baru di India sehingga menyerap banyak tenaga kerja dengan bayaran murah untuk memproduksi produk produk Amerika Serikat dengan label diproduksi di India.  

India sungguh dapat membantu penyebaran produk AS ke seluruh penjuru dunia untuk digunakan oleh orang orang internasional. 

Hal ini membuat India menjadi salah satu negara teknologis, manufaktur dan bisnis terkemuka di dunia yang memiliki potensi untuk meningkatkan skala ekonominya. Dengan banyaknya penghasilan yang didapat dari pabrik AS yang bercokol di India. Maka dapat mengekspor produk produk tersebut ke dunia internasional. Dengan kemudahan tersebut, maka India seharusnya menjadi negara yang layak untuk menjadi mitra strategis bagi Amerika Serikat ketimbang harus di bidik menjadi musuh oleh Amerika Serikat.

Walaupun keanggotaan BRICSEMUAIA membawa banyak tantangan bagi AS. 

AS masih dapat mempertahankan diri dengan meningkatkan kemitraan dua arah ke negara sekutu lainnya dan negara sahabat lainnya. Meliputi Uni Eropa, Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Australia, Kanada, United Kingdom ( Inggris ), Ecowas, Thailand, Chile, Meksiko, Selandia Baru, Eac, Swiss Switzerland, Papua nugini, Ukraina, dll. 

Terima kasih. Semoga bermanfaat. GBU. 

Related Post