Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

D-MARS : Proyek Penelitian Israel agar Manusia dapat bertahan hidup di Planet Mars (2018)

Negara Israel adalah salah satu Pemimpin dalam Bidang Teknologi Luar Angkasa. Hampir setiap 5 hingga 6 bulan. Negara ini secara rutin meluncurkan sesuatu ke Orbit Bumi.

Israel memiliki berbagai macam Perusahaan-Perusahaan Teknologi Antariksa Dalam Negeri Buatan Lokal, Termasuk ke dalam Bidang Roket Peluncuran Mandiri, Chip Computer Space, Drone Space, Komunikasi Space, Teleskop, Satelit, hingga ke Sistem Perisai Radiasi.

Namun untuk bidang penjelajahan antariksa manusia. Negara Israel yg Telah Berdiri Selama 70 Tahun ini Harus mengakui bahwa mereka kalah telak dengan Rusia dan Amerika Serikat.

D-MARS (Desert Mars Analog Ramon Station)

Berlokasi di Mitzpe Ramon, Gurun Negev Israel.

D-MARS adalah Perusahaan Ilmu Pengetahuan Ilmiah di Israel yg bermaksud mengubah ini secara substansial.

Dimana Pada Masa Depan, Bukan hanya Amerika Serikat dan Rusia saja yg dapat melakukan Spacewalk dan Penjelajahan Ekplorasi ke Bulan dan Planet-Planet Lain. Namun Israel juga kelak turut dapat melakukan hal yg sama.  

Perusahaan D-MARS bekerja dengan melakukan Penelitian untuk menciptakan Infrastruktur analog untuk penelitian akademis pengembangan Teknologi Luar Angakasa dan untuk menciptakan bekal Program Pendidikan berbasis STEM

RAMONAUTS

Di Israel, Tak menggunakan Istilah ‘Astronaut’. Tetapi Ramonauts.

Para Ramonauts di Tempatkan di Gurun Selatan Israel. Gurun ini di Pilih karena Lingkungan Tersebut secara Geologi dan Penampilannya hampir sama.

Ramonauts mensimulasikan dirinya dalam kondisi kehidupan Planet Merah.

Bagaimana efek psikologis manusia dari dampak isolasi, bagaimana cara makan, minum, tidur dan beraktivitas di luar ruangan dengan mengukur radiasi, melakukan komunikasi satelit, melakukan pencarian tanda-tanda kehidupan di tanah, memasang panel surya, menggunakan peralatan, dan tantangan lainnya.


Ramonauts tinggal di Stasiun Habitat. Saat ini Versi D-MARS 01



Ruangannya memang berbentuk sempit.

Namun dilengkapi berbagai Alat-Alat untuk melakukan Tes Radiasi Kosmik, Tes Geobiologis, Alat Kesehatan Psikologis, Alat Komunikasi Luar Angkasa,

Termasuk Tersedia Alat Mesin Pencetak 3D.


Guy Ron, Ilmuwan Fisika Nuklir dari Universitas Ibrani Yerusalem, Israel mengatakan :

Proyek ini tidak hanya dimaksudkan untuk mencari pendekatan baru dalam merancang misi masa depan ke Planet Merah, Namun untuk meningkatkan Kepentingan umat Manusia.


D-MARS membentuk sebuah misi ruang angkasa yg memungkinkan Israel memberikan kontribusi signifikan terhadap upaya mempersiapkan umat manusia melakukan eksplorasi ke Planet Mars dan Planet-Planet Lainnya di Tata Surya Kita.

Sementara disisi lain memberikan keuntungan Ekonomi bagi Israel dari Sektor High Tech. Dimana, D-MARS menyediakan Infrastruktur, Teknologi dan Pendidikan yg perlu dibutuhkan oleh negara-negara lain.


Namun, Inti Utama dari Hal yg diinginkan oleh Proyek ini dengan Bekerjasama Terhadap ISA adalah menciptakan peningkatan Pertumbuhan Populasi jumlah penduduk Israel Lebih Banyak Lagi di Luar Angkasa.

Foto : Mesin Peluncur Roket Shavit Luar Angkasa Israel
Dalam waktu yg hampir bersamaan.

Perusahaan Teknologi Israel yg lain sedang menciptakan Baju Terbaru bagi Ramonaut dimana memiliki kemampuan Kebal Terhadap Gamma Radiasi yg Lebih Baik melalui Perusahaan STEMRAD.

SpaceIl sedang menciptakan Pesawat Pendaratan di Bulan.


Dan beberapa Perusahaan Teknologi Israel yg Lain sedang mengembangkan Pesawat Drone Pengisi Bahan Bakar Satelit.



Terima Kasih. Semoga Bermanfaat ya. GBU