Langsung ke konten utama

20 Perusahaan farmasi obat-obatan, medis dan antibiotik Terbesar & Terkaya di dunia (2018)


Jumlah penyakit terdaftar teridentifikasi dalam jurnal kesehatan mencapai lebih dari 100.000 jenis.

Mulai dari diare, malaria, katarak, biang keringat, jantung, diabetes, stroke, lupus, kanker otak, migrain, kolestrol, osteoporosis, dan masih banyak lagi.

Seiring berjalannya waktu, jumlah jenis penyakit tersebut dipastikan bertambah.

Akibat karena faktor virus/bakteri melakukan resistensi antibiotik, mutasi, Ada juga disebabkan oleh ulah manusia seperti pencemaran polusi, rekayasa genetika pangan, limbah kimia & mikroplastik, dan beberapa penyakit baru yg belum terdeteksi oleh ilmuwan.  

Di dunia ini ada berbagai macam jenis penyakit. Mulai dari penyakit biasa-biasa saja bisa sembuh dengan sendiri, Ada penyakit langka, Penyakit rumit seperti 'Kanker Serviks' yg bisa disembuhkan tapi membutuhkan biaya perawatan mahal.

Hingga ditemukan 30 jenis penyakit menular seksual, rata-rata PMS dapat disembuhkan dengan konsumsi obat dan antibiotic selama 1-8 bulan. kecuali HIV/AIDS belum ditemukan obatnya.  

Siapa yang menciptakan obat & antibiotik

Ketika kita berkunjung ke dokter, kita diberikan resep obat & antibiotik.

Obat & Antibiotik tersebut diproduksi oleh ribuan perusahaan farmasi. 

Johnson & Johnson merupakan perusahaan obat & antibiotik terbesar no #1 di dunia tahun 2019. Selama ini mungkin kamu tahunya Johnson & Johnson pencipta bedak bayi. Padahal lebih dari itu.

Tiap-tiap 1 unit perusahaan-perusahaan yg terdaftar dibawah ini memiliki ratusan produk obat & antibiotik. Jadi berterima kasihlah kepadanya karena telah menyelamatkan banyak nyawa.   

20 perusahaan farmasi obat-obatan, medis dan antibiotik terbesar di dunia 2019

NB : Data diambil tahun 2017. Pendapatan Total Per-Tahun.

1]. Johnson & Johnson [ Pendapatan $ 76 miliar dolar atau Rp 1.086 triliun ]

Asal : Amerika Serikat. 



2]. Roche [ Pendapatan $ 57 miliar dolar atau Rp 815 triliun ]

Asal : Swiss

3]. Pfizer [ Pendapatan $ 52 miliar dolar atau Rp 734 triliun ]

Asal : Amerika Serikat  

4]. Novartis [ Pendapatan $ 49 miliar dolar atau Rp 700 triliun ]

Asal : Swiss 

5]. Sanofi [ Pendapatan $ 42 miliar dolar atau Rp 600 triliun ]

Asal : Ferancis, Uni Eropa 


6]. GlaxoSmithkline [ Pendapatan $ 42 miliar dolar atau Rp 600 triliun ]

  
Asal : Kerajaan United Kingdom (Inggris) 

7]. Merck & Co [ Pendapatan $ 40 miliar dolar atau Rp 572 triliun ]

Asal : Amerika Serikat  

8]. AbbVie [ Pendapatan $ 28 miliar dolar atau Rp 400 triliun ]

Asal : Amerika Serikat 

9]. Bayer [ Pendapatan $ 27 miliar dolar atau Rp 386 triliun ]

Asal : Jerman, Uni Eropa 

10]. Abbott Laboratories [ Pendapatan $ 27 miliar dolar atau Rp 386 triliun ]

Asal : Amerika Serikat 

11]. Gilead Sciences [ Pendapatan $ 25 miliar dolar atau Rp 357 triliun ]

Asal : Amerika Serikat 

12]. Eli Lilly & Co [ Pendapatan $ 22 miliar dolar atau Rp 314 triliun ]

Asal : Amerika Serikat 

13]. Amgen [ Pendapatan $ 22 miliar dolar atau Rp 314 triliun ]

Asal : Amerika Serikat 

14]. Teva Pharmaceutical [ Pendapatan $ 22 miliar dolar atau 314 triliun ]

Asal : Israel


15]. Astra Zeneca [ Pendapatan $ 22 miliar dolar atau Rp 314 triliun ]


Asal : Kerajaan United Kingdom (Inggris) 
  
16]. Boehringer Ingelheim [ Pendapatan $ 21 miliar dolar Rp 300 triliun ]

Asal : Jerman, Uni Eropa 


17]. Bristol Myers Squibb [ Pendapatan $ 20 miliar dolar atau sekitar Rp 286 triliun ]

Asal : Amerika Serikat 

18]. Grup Merck [ Pendapatan $ 18 miliar dolar atau Rp 257 triliun ]

Asal : Jerman, Uni Eropa 


19]. Novo Nordisk [ Pendapatan $ 18 miliar dolar atau Rp 257 triliun ]

Asal : Swiss 

 Baca juga : 

20]. Takeda [ Pendapatam $ 16 miliar dolar atau Rp 228 triliun ]

Asal : Jepang 
  
Terima kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU

Related Post