Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Benarkah Israel anak emas Amerika Serikat dan mengapa AS memberikan banyak bantuan uang dan persenjataan militer ke Israel (2018)


Kita sering mendengar banyak orang-orang membuat keluhan bahwa Israel adalah anak emas dan mendapatkan bantuan uang & militer dari Amerika Serikat.

Benarkah demikian…?

Jawabannya : IYA. Tapi tak sepenuhnya benar.

Namun apabila kita melihat hal ini dalam konteks yg lebih luas. Kita menemukan sebuah alasan yg jelas, mengapa AS memberikan bantuan kepada Israel.

Chuck Wald, Seorang pensiunan Jenderal Amerika Serikat yg bertugas selama bertahun-tahun. Mencoba menjelaskan kepada khalayak ramai melalui siaran video youtube PragerU. Khususnya kepada kaum kelompok anti-Israel seperti BDS atau bagi orang-orang Anti-Semits di Amerika Serikat.

Kita paham, bahwa bantuan berasal dari pajak keuangan negara yg dikumpulkan dari rakyat.


Sebagai informasi : Kejahatan Anti-Semit terhadap orang Yahudi di Amerika Serikat naik 58%.

Pada tahun 2017.

Terjadi 163 ancaman bom terhadap lembaga Yahudi yg dilakukan oleh warga AS, 1.015 kasus pelecehan terhadap orang Yahudi, 952 kasus menganggu kediaman kenyamaan orang-orang Yahudi dan 19 kasus serangan fisik/pemukulan terhadap orang Yahudi di AS.

Menurut Laporan FBI di AS menyatakan kejahatan kebencian anti-Yahudi meningkat 58% dibandingkan tahun sebelumnya 2016. Disusul dengan kebencian anti-Islam sebesar 18%.


Di Amerika Serikat, jumlah orang Yahudi membentuk sekitar 2% (sebanyak 5.921.000 orang Yahudi di AS) dari total 325.000.000 juta penduduk AS.

Kasus serangan paling mematikan terjadi di rumah ibadah Sinagoge Tree of Life pada tanggal 27 Oktober 2018. Menewaskan 11 orang Yahudi yg sedang beribadah.

Pelaku bernama Robert D Bowers, seorang warga kulit putih AS.

Saat kejadian, Beliau menuntut (sensor) bagi semua orang Yahudi yg tinggal di AS, dan menuduh orang-orang Yahudi mengendalikan negara Amerika Serikat. Presiden Trump seorang globalis bukan nasionalis, yang dikendalikan investasi oleh orang-orang Yahudi. Dia juga menginginkan Amerika Serikat tanpa kehadiran umat Islam di negaranya.

Menurut penelitian. Banyaknya kasus anti-semits dan boikot orang-orang Yahudi di AS diakibatkan karena kecemburan sosial bagi warga AS itu sendiri.

Apabila dikaitkan masalah ekonomi menjadi sensitive. Ceritanya menjadi lucu ketika pendatang imigran Yahudi kok malah menjadi kaya dan lebih berkuasa dibandingkan warga asli lokal dengan menguasai berbagai sektor bidang seperti teknologi, ekonomi, militer, sains, kedokteran, ilmu pengetahuan, media, persenjataan, startup, investor, ilmuwan, politik, bisnis, kesenian, industri, dll.

3 ALASAN MENGAPA AMERIKA SERIKAT MEMBERIKAN BANTUAN UANG & SENJATA KEPADA ISRAEL

1. Tekanan AIPAC

AIPAC atau American Israel Public Affairs Committee dibentuk pada tanggal 1963. Ini sejenis kekuatan lobi Yahudi untuk mempengaruhi dan mencengkram pemerintahan eksekutif Amerika Serikat. Agar mau mengikuti perintah kebijakan bagi keinginan orang-orang Israel.

Contohnya seperti melobi AS agar memberikan bantuan uang kepada Israel sebesar $ 1-4 miliar per tahun, melobi AS agar mau menjadikan Yerusalem sebagai ibukota Israel, memberi cap label terrorist bagi Hamas, Hizzbullah dan Iran, Mencegah program senjata bom nuklir Iran, dll sebagainya.

AIPAC memiliki sekitar 100.000 anggota. Kebanyakan dikendalikan oleh para taipan-taipan orang-orang Yahudi yg sangat kaya raya kelahiran AS yg menjadi pemimpin perusahaan-perusahaan raksasa. Ada pula anggotanya yg memang warga Amerika Serikat pendukung Israel.

AIPAC adalah organisasi superpowerful terkuat di Amerika Serikat, terhubung dengan pemerintahan Israel untuk selalu membela Israel dan selalu melindungi Israel.

Partai Republik dimana Presiden ‘Donald Trump’ berkuasa merupakan kaki tangannya. Sedangkan Partai Demokrat adalah musuh AIPAC.

2. Faktor agama


Ada 5 agama terbesar di Amerika Serikat. Yaitu 54,6% Kristen Protestan, 23%,9 Kristen Katolik, 17,9% Atheis, 1,7% Yahudi, 1,4% Buddha + Hindu dan 0,6% Islam.

Agama Kristen diketahui begitu loyal terhadap Israel. Namun tak semua agama Kristen menjadi pendukung Israel. Terdapat 33.000 cabang denominasi agama Kristen di Amerika Serikat salah satunya berambisi mendukung Israel karena terinspirasi dari kitab suci kitab Taurat Alkitab : siapa yg mendukung Israel maka diberkati, siapa yang mengutuk Israel maka akan dikutuk


3]. Bagi Kepentingan Amerika Serikat itu sendiri.

Benarkah Israel anak emas Amerika Serikat & selalu diberi bantuan persenjataan dan diberi uang gratis sebesar $ 1-4 miliar per tahun oleh Amerika Serikat.

Tahukah anda..!

Ketika Ferancis, Belanda, Inggris berperang dengan NAZI.

Amerika Serikat berada di garis depan, memberikan bantuan persenjataan, uang dan mengerahkan militer dalam jumlah besar untuk melawan NAZI yg dipimpin oleh Hitler.

Pada tahun 1950. Ketika Korea Selatan merupakan sebuah negara miskin, berperang konflik dengan Korea Utara.

Amerika Serikat berada di garis depan, memberikan bantuan persenjataan, uang dan mengerahkan militer dalam jumlah besar untuk melawan Korea Utara.

Pada tahun 1990. Ketika invasi Irak yg dipimpin oleh Saddam Hussein dalam perang invasi teluk ke Kuwait.


Amerika Serikat berada di garis depan, memberikan bantuan persenjataan, uang dan mengerahkan militer dalam jumlah besar untuk melawan diktator Saddam Hussein.

Ketika perang Sunni-Syiah pecah di Suriah. Amerika Serikat memberikan bantuan persenjataan, tembakan rudal Tomahawk, dan uang kepada kelompok oposisi untuk mengalahkan tentara Bashar al Assad. Pada akhirnya banyak kelompok oposisi yg berkhianat kepada Amerika Serikat dengan memberikan bantuan senjata gratis tersebut kepada ISIS atau Islamic State.

AS kemudian berpaling kepada Kurdi untuk dijadikan sekutu aliansi yg setia. Amerika Serikat memberikan bantuan 2.000 mobil perang Humvee, uang, persenjataan rudal seperti TOW, Javelin, senapan berat, mortal, dan senjata lain-lain kepada SDF Kurdi.

Memang militer Amerika Serikat kali ini tak membantu di garis depan. Namun membantu dalam intelijen dan dukungan pesawat tempur udara.

Ketika Arab Saudi dan liga Arab berperang dengan Syiah Houthi di Yaman.

Memang militer Amerika Serikat kali ini tak membantu di garis depan membantu Arab Saudi. Namun AS tetap membantu dalam intelijen di udara.

Masih banyak lagi bantuan yg diberikan AS kepada negara-negara sekutunya. Tak hanya militer tetapi juga uang gratis setiap tahunnya.

Teman-teman bisa melihat daftar lebih dari 80 negara yg diberikan bantuan keuangan setiap tahun oleh Amerika Serikat di link berikut ini.

Tujuan AS memberikan bantuan kepada Sekutu untuk memastikan negara-negara aliansi sahabatnya menjadi kuat, kaya dan tangguh. Secara praktis. Apabila negara sekutu AS kuat, maka sang tuan majikan pun menjadi lebih kuat.


Pendapat Israel adalah anak emas Amerika Serikat. Itu tak selalu benar apabila dikaitkan dengan konteks yg lebih besar.

Karena apabila melihat dari sejarah yg ada. Amerika Serikat tak pernah mengirimkan tentara dalam jumlah besar ketika Israel terdesak perang melawan Liga Arab. Faktanya Israel berperang sendiri.

Tak seperti negara Korea Selatan, Jepang, Afghanistan, Kuwait, Timur Tengah, Kamerun, Nigeria, Eritrea, Uni Eropa, Australia, dll. Amerika Serikat membantu dengan penempatan markas-markas militer AS yg terdiri dari ribuan tentara bercokol disana dan melindungi sekutu NATO dengan rudal-rudal perisai THAAD yg dioperasikan oleh US Army.

Jika disimpulkan, seharusnya negara-negara lain yg menjadi sekutu Amerika Serikat selayaknya juga disebut ‘ANAK EMAS’. Bukan hanya Israel saja. 

Sudah menjadi insting Amerika Serikat untuk melindungi negara-negara sekutunya agar memastikan dirinya tetap menjadi SUPER POWER. 

Jenderal AS Chuck Wald ditanya mengapa Amerika Serikat memberikan begitu banyak uang di Israel.

Chuck mengatakan :

Yang benar adalah bahwa kita tidak memberikan uang begitu banyak. Kita harus memberikan uang yang lebih banyak untuk alasan egois. Setiap dolar yang kita berikan kepada Israel. Pada dasarnya untuk pertahanan kita sendiri sebagai proposisi nilai demi mendukung Amerika Serikat.

Saya pernah ke Israel beberapa kali, Ini adalah negara yg baik dan hebat. Mereka (orang-orang Israel) luar biasa dan mengagumkan. Saya menyampaikan pendapat argumen ini atas dasar keamanan Amerika Serikat.

Israel tak pernah meminta kami untuk mendirikan pangkalan markas pasukan. Karena Israel bisa menjaga dirinya sendiri. Mereka hanya meminta uang, informasi dan perlengkapan teknologi persenjataan. Amerika Serikat tahu ini adalah jalan dua arah menguntungkan. Israel memberi banyak balasan. Sahutnya.

Lalu, mengapa Amerika Serikat mau saja memberikan bantuan keuangan $ 1 – 4 miliar atau sekitar Rp 43 triliun rupiah – Rp 63 triliun rupiah per tahun) kepada Israel.

Uang sebesar $1-4 miliar nampak terlihat banyak. Tapi apabila dibandingkan pendapatan ekspor dan APBN Israel ini bukanlah uang yg besar bagi orang-orang Israel.

Jika Israel mau, tanpa Amerika Serikat pun, Israel bisa mendapatkan uang tersebut dari aktivitas perdagangan & bisnis internasional. Israel dikenal ahli berdagang walaupun di embargo 57 negara Islam. 

Tahukah anda. Setiap dolar yg diberikan oleh AS kepada Israel dan seluruh sekutu-sekutunya masuk dalam sebuah perjanjiaan berdasarkan dimana diwajibkan membelanjakan dana uang gratis tersebut untuk membeli produk-produk dari Amerika Serikat. Entah itu obat, senjata, bibit, makanan, minuman, snack makanan untuk mencegah kelaparan, dll.    

Terkhusus untuk Israel, bantuan senilai $1-4 miliar pertahun digunakan untuk membeli persenjataan produk-produk Amerika Serikat. Seperti F-35 Lightining, pesawat Hercules, mobil perang Humvee, helikopter, pesawat tempur F-15, F-16, dll. Itupun jika sudah sampai dikirimkan ke Israel, teknologi persenjataan militer milik AS yg dibeli tersebut. Pada akhirnya dioprak-oprek oleh Israel menjadi versi mereka sendiri yg lebih mematikan. 


Jadi sumber daya keuangan yg diberikan kepada Israel itu juga menguntungkan ekonomi Amerika Serikat. Dan, Israel senang melakukannya.

Sekaligus bantuan ini untuk mencerminkan situasi strategis di Timur Tengah untuk mencegah perkembangan bagi musuh-musuh Amerika Serikat seperti Taliban, Al-Qaedah, Islamic State, Hizzbullah dan grup Syiah seperti Suriah dan Iran yg bercita-cita menghancurkan Amerika Serikat. Kebetulan, AS juga memiliki musuh yg sama seperti Israel.

Terakhir, alasan mengapa AS memberikan bantuan kepada Israel :


Foto : Penampakan kota Israel di padang pasir Timur Tengah
Israel adalah salah satu negara dengan teknologi paling maju di dunia. 

Semua orang paham ini, investor bisnis sudah mengerti dengan jelas kepiawaian orang-orang Israel. Pendidikan universitas di Israel begitu maju dengan penelitian riset R & D tertinggi nomor #1 di dunia, Israel melahirkan begitu banyak ilmuwan, insinyur, professor, pebisnis cerdas, dan peraih nobel bergengsi tertinggi di dunia walaupun jumlah penduduknya hanya sekitar 8.907.000 orang saja.




Ada banyak proyek mutakhir berteknologi tinggi di kembangkan di Israel. Seperti senjata laser energi terarah, rudal Arrow, rudal David Sling, sistem intelijen pengintaian, cyber defense, chip berkemampuan kecerdasan buatan AI, Komputer quantum, virus stuxnet, robot drone, dll.

Amerika Serikat membutuhkan Israel untuk mengembangkan senjata-senjata semacam ini untuk menghadapi perkembangan teknologi musuhnya seperti China dan teknologi Rusia yg semakin rumit untuk dikejar.

Robot Curiosity milik NASA Amerika Serikat tak akan mampu berjalan di planet Mars apabila tanpa bantuan teknologi Israel.

Dipastikan banyak tentara Amerika Serikat terluka parah dan meninggal dunia apabila tanpa bantuan teknologi anti ledakan IED, sistem trophy perlindungan anti-rudal, armor anti-ledakan tank, dan rompi antipeluru yg dikembangkan di Israel.

Rudal THAAD dan PATRIOT tak akan bisa menandingi kemampuan Rusia apabila tanpa bantuan dari pengembangan rudal ARROW dan DAVID SLING milik Israel.


Pebisnis-pebisnis Amerika Serikat dipastikan banyak gagal bersaing ekonomi dengan China apabila tanpa bantuan startup-startup Israel.

Amerika Serikat dipastikan kesulitan menciptakan senjata laser apabila tanpa bantuan teknologi Israel. begitupun dengan mortal yg mampu menembak lebih jauh. Semuanya berkat kerjasama bantuan Israel-Amerika Serikat yg saling menguntungkan.

Artikel Lainnya :


Chuck Wald dari angkatan udara Amerika Serikat mengatakan :

Semua ini menjelaskan mengapa saya merasa jengkel kepada orang-orang muda di Amerika Serikat (Seperti anti-semits dan pemboikot BDS). Yang ingin merusak, melemahkan dan menghancurkan bantuan AS ke Israel. Mereka mengesampingkan menggunakan logika jahat. Kita harus menghukum demokrasi terbuka bebas adalah perusak diri kita sendiri.

Kita harus memberikan Israel bantuan (uang) tanpa syarat. Itu menyelamatkan darah kita yg berharga.

Darah kita (Amerika Serikat). Sahutnya.

Terima kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU