Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Israel Menuju Lompatan Senjata Komputer Quantum (2019)


Komputer Quantum adalah lompatan raksasa di bidang ilmu pengetahuan komputasi berikutnya.

Quantum merupakan komputer terkuat di masa depan untuk aplikasi berbagai bidang kehidupan seperti kedokteran, pertanian, komunikasi, pendidikan, bahkan persenjataan.

Kekuatan Quantum tentu lebih kuat melampaui ‘Super Komputer’ saat ini.

Jika Super Komputer membutuhkan waktu 10.000 tahun memproses perhitungan. Maka Quantum hanya perlu 3 menit 20 detik. Artinya 100.000.000 juta kali lebih cepat. 

Anda mungkin sudah tahu kalau komputer tradisional terdiri dari angka bit 1 0 1 1 0 1 0 0 1. Namun berbeda dengan komputer quantum menggunakan fenomena mekanika keterkaitan dan superposisi yang disebut qubit.

Teori komputer quantum melibatkan hukum fisika & matematika super rumit. Saya sebagai penulis sendiri tak mengerti. Karena orang-orang berotak seperti Albert Einstein atau BJ Habibie saja yang memahaminya.

Foto : Profesor doktor Nadav Katz sedang memproduksi komputer quantum di Israel
Israel Menuju Lompatan Senjata Komputer Quantum (2020)

Rusia sudah dipastikan tertinggal dari Amerika Serikat dan China di bidang teknologi Quantum. Sejak lama Rusia telah diketahui berinvestasi dalam bidang komputasi kuantum namum belum ada melakukan tingkatan sumber daya dibandingkan AS dan China.

Pemerintah Israel menilai China dan AS secara terus-terusan berinvestasi besar-besaran dalam penelitian kuantum.

Israel bertujuan memastikan keunggulan teknologi militernya dari negara pesaing terberat tersebut.

Dana penelitian inovatif untuk R & D telah diberikan ke lembaga kementerian dan lembaga sains dalam meningkatkan kapasitas puncak teknologi terakhir tersebut. 

Profesor doktor Liat Maoz dari Universitas Jerusalem menilai bahwa komputer quantum dapat dijadikan senjata mengerikan dengan menguraikan pesan sandi komunikasi militer terenskripsi milik musuh. Kebanyakan enkripsi sangat sulit diuraikan tetapi komputer kuantum dapat menguraikannya lebih cepat.

Disisi lain, komputer quantum dapat menjadikan sebuah negara dengan tingkat keamanan cyber tertinggi yang sulit ditembus dan sepenuhnya aman.  

Israel bukan negara pertama yang memasuki perlombaan teknologi kuantum. Berbagai negara seperti Jepang, Amerika Serikat, Rusia, China, Korea Selatan, Jerman (Uni Eropa), Inggris United Kingdom, Kanada, bahkan Singapura turut ikut pula berkecimpung. 

India dan beberapa negara-negara Uni Eropa sudah semakin jauh tertinggal karena ilmuwan mereka gagal tak sanggup lagi.

Negara pemimpin yang paling kredibel di dunia ini di bidang teknologi quantum hanya ada 2 yaitu Amerika Serikat dan China. Kedua negara ini bahkan saling kejar-kejaran.

China, walaupun negara partai komunis atheis ini baru berusia muda 70 tahun dibandingkan dengan Amerika Serikat yang sudah berusia 243 tahun. Namun perkembangan teknologi China sangat pesat dari yang tadinya pengkloning (peniru) kini menjadi innovator dunia.

Tahun lalu saja China mulai membangun laboratorium dan penelitian kuantum terbesar di dunia di provinsi Hefei dengan investasi sebesar $ 10 miliar dolar atau sekitar Rp 140 triliun rupiah.

Ilmuwan orang-orang China terus tancap gas menuju kemajuan besar di bidang kriptografi, cryptocurrency, sensor, AI, machine learning, smartphone, dan komputer.

Tak ketinggalan, raksasa Alibaba melaporkan telah menciptakan komputer kuantum 11 qubit melalui layanan cloud yang menghabiskan biaya penelitian R & D sebesar $ 15 miliar dolar atau sekitar Rp 211 triliun rupiah.

Seakan tak mau kalah bersaing. Amerika Serikat melakukan hal yang sama. 

Secara logika. Jika China terus bergerak maju di bidang teknologi quantum. Itu tentu berbahaya bagi implikasi keamanan Amerika Serikat. Oleh sebab itu, pemerintah AS dan badan keamanan nasional NSA telah bekerja keras mewujudkan teknologi ini agar tak tertinggal dari China.

TEKNOLOGI QUANTUM ISRAEL 


Proyek kuantum nasional dirancang untuk mempersiapkan Israel menghadapi tantangan persaingan revolusi teknologi komputasi berikutnya.

Idenya saat ini bukan untuk bersaing dengan negara seperti China dan Amerika Serikat. Karena Israel tak punya uang sebanyak itu saat ini yang berjumlah miliaran dolar. Bahkan tak mungkin sanggup bersaing dengan Alibaba, Norinco, Huawei, Alphabet Google, IBM, Lockheed Martin, Apple, Raytheon, Microsoft, Airbus, dll.

Pemahaman saat ini adalah menciptakan & mengembangkan komputer kuantum nasional tersendiri untuk kebutuhan kedaulatan nasional terlebih dahulu dalam skala kecil secara perlahan-lahan untuk pemerintahan Israel dan industri Israel.

Keberadaan komputer quantum dalam sains dan teknologi memberikan kontribusi untuk memperkaya penelitian akademik universitas, memberikan wawasan baru bagi ilmuwan-ilmuwan, insinyur dan professor doktor di Israel. Menghasilkan peluang ekonomi baru, meningkatkan keamanan Israel dan tentu saja mempercanggih kemampuan persenjataan menjadi lebih canggih.


Professor doktor Danny Gold dari Israel mengatakan :

Israel tahu bagaimana memberikan solusi kreatif untuk tantangan kompleks pertahanan militer. Israel telah menjadi negara adikuasa di dunia cyber. Kita memandang kuantum sebagai tujuan strategis berikutnya dikancah global. Sahutnya.


Salah satu kegunaan dari komputer quantum di bidang militer adalah memecah semua komunikasi musuh, menjadikan arah tembakan rudal lebih presisi, menemukan bahan armor jenis baru, menemukan material jenis baru, mempercepat network centric, melumpuhkan sistem electronic jamming musuh, meningkatan kekuatan cyber, efesiensi energi tank, mempercanggih robotika drone, mengurangi kesalahan CEP (salah sasaran tembak), dll.

Pemerintah Israel telah membentuk 2 lembaga baru yang disebut TELEM dipimpin oleh ilmuwan Orna Berry dan Subkomite Artificial Intelligence yang dipimpin oleh Berry.  

Sehingga inisiatif ini menjadi pemandu seluruh industri di Israel, universitas di Israel dan militer di Israel menjadi terpusat dimana pemerintah Israel menjadi aktor utama. Termasuk dalam memberikan fasilitas modal pendanaan awal kepada startup. Sehingga semua pihak saling terpadu bekerjasama.

Seluruh masa depan teknologi menuju kearah teknologi kuantum. 

Israel tak boleh tertinggal dibidang ini hanya menjadi negara level menengah atau negara-negara biasa-biasa saja. Israel harus berada menjadi negara diatas rata-rata. Jika Israel tak menguasai teknologi quantum maka seluruh teknologi yang ada di industri Israel akan runtuh seluruhnya dikalahkan dan dikuasai oleh Amerika Serikat dan China.  


Foto : Israel Quantum
Oleh sebab itu. Startup dan industri sipil takkan maju walaupun mendapatkan pendanaan hingga miliaran dolar. Tetapi jika tak bersatu padu terkait dengan pemerintah, universitas & industri militer dalam negeri. Maka pemercepatan lebih cepat segera terjadi dan menutupi segala kekurangan. 

Itulah landasan yang saat ini ingin dilakukan oleh pemerintah Israel untuk mencapai kedaulatan quantum di masa depan. Karena keunggulan Israel terletak di SDM walaupun jumlahnya sedikit namun semua saling terintegrasi. 

Industri persenjataan seperti IAI, Rafael Advanced Defense System, Elbit System ditugaskan oleh pemerintah Israel sebagai pemain utama. 

Dibantu oleh Technion, ilmu pengetahuan Weizmann, Universitas Jerusalem, dan Universitas dalam negeri Israel lainnya.  

Industri dan startup sipil dalam negeri Israel dibidang quantum seperti Crystalen diamond semiconductor, Mellanox Technologies, QuantLR, QM Quantum Machines, Accubeat Rubidium, Bitmint Quantum, dan masih banyak lagi sesegera mungkin memulai pekerjaannya dalam ranah teknologi komputer quantum demi kedaulatan dalam negeri Israel.

Pemerintah Israel yakin bahwa 20-30 tahun kedepan sanggup memproduksi komputer quantum sendiri 100% lokal dan dapat bersaing secara internasional. 

Memang sulit bersaing dengan Amerika Serikat dan China dengan melawan jumlah ilmuwan mereka yang sangat fantastis banyaknya. 

Terkhusus untuk China dengan jumlah professor doktor mencapai begitu banyaknya orang-orang cerdas di negeri Tirai Bambu. 

Pemerintah Israel tak boleh menyerah dari awal. 

Israel harus mengembangkan & menciptakan teknologi komputer quantum ini.

Israel tak boleh membiarkan karena hanya ada 2 pilihan sukses atau mati.

Hal ini mengacu sampai kapan lobi Yahudi AIPAC dapat menginang Amerika Serikat. Mengingat banyaknya orang-orang anti-semit dari Partai Demokrat di negeri Paman Sam. Selanjutnya, apa yang terjadi jika AS atau China mengembargo Israel dalam hal komputer quantum. Oleh sebab itu, Israel harus menciptakan teknologi quantum buatan sendiri.  

Sejauh ini, pemerintah Israel telah mengelontorkan dana uang sebesar $ 350 juta dolar atau sekitar Rp 5 triliun rupiah untuk komputer quantum dalam program dari tahun 2020-2025. 

Beberapa tahun kemudian ada penambahan dana secara perlahan demi perlahan. 

Youtube : Israel Quantum untuk aplikasi militer

Terima kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU