Langsung ke konten utama

Diary urban farming, family cooking, bisnis online, travel dan investasi cryptocurrency Juli 2021

Hari ini tanggal 10 Agustusi 2021.
 
Saya kembali menulis tentang diary urban farming, family cooking, bisnis online, travel dan investasi cryptocurrency hasil bulan lalu Juli 2021.
 
Tulisan ini saya tulis sebagai pedoman bagi saya untuk mencari kelemahan dan kelebihan setiap strategi untuk menjadi lebih baik lagi.
 
Siapa tahu bermanfaat bagi pembaca ya.
 
Terima kasih.

 
Kematian anak babi karena kejepit. Tersisa 1 ekor saja dan kandang baru yang sempit.
 
Anak babiku kemaren yang sakit pahanya, ususnya dan perutnya karena kejepit ibunya. Akhirnya menghembuskan nafas terakhir. Karena udah ngga bisa berjalan akibat menahan rasa sakit.
 
Terus 1 ekor babiku lagi. Telah meninggal dunia karena kejepit ibunya.
 
Jadi anak babiku tinggal tersisa 1 aja yang hidup. Sedangkan 6 anak babi mati sia sia karena kejepit.
 
Sempat mencoba bikin kandang yang baru. Tapi malahan hasilnya sempit berukuran 1 meter x 1 meter. Itu sempit banget buat babi.
 
Padahal sesungguhnya untuk mencegah kasus kematian serupa karena kejepit. Minimal kandang babi seluas 2 meter x 1 meter. 
 
Ah pikirku dalam hati. Kematian babi ini membuat semua usahaku jadi sia sia.
 
Masalahnya hanya karena ukuran kandang yang terlalu sempit.
 
Sedangkan pembuatan kandang baru malah sempit juga.
 
Membeli anak babi dari ibu sonya dan bapak lila

 
Pada bulan Juli 2021 kemaren. Membeli 5 ekor anak babi baru.  
 
3 ekor dari ibu Sonya
 
2 ekor dari bapak Lila.
 
Jadi total seluruh babi hidup milik aku sekarang berjumlah 14 ekor.
 
Melepaskan iklan google adsense berbasis AI (artificial intelligence) di esukses.id


Iklan berbasis AI milik Google yang saya sematkan ke situs blog esukses.id di penuhi oleh banyak sekali iklan.
 
Pikirku, esukses.id hanya memiliki sedikit konten karena beberapa isi baris lirik lagu saja. Tapi iklan Google Adsense ada dimana mana. Apakah ini ngga mengganggu para penikmat musik ya.
 
Saya perhatikan sih emang bikin orang lain terganggu.
 
Jadi saya putuskan saja untuk melepaskan iklan berbasis AI. Kemudian menggantikannya dengan 2 iklan display manual.
 
Jadi iklan di esukses.id. Saya batasi cuma 2 agar ngga menganggu. Sedangkan iklan di afrid-fransisco.id tetap diaktifkan menggunakan AI. Karena konten penulisan artikel melebihi 500 hingga 1000 kata. Jadi tak mengganggu karena antara iklan dan konten seimbang porsinya.
 
Vaksin Sinovac

 
Dosis suntikan vaksin pertama dan kedua untuk melawan virus Covid-19 udah saya lakukan.
 
Aku, papah dan mamah berangkat bersama sama untuk di vaksin.  
 
Aku berangkat pakai motor menuju ke lokasi itu.
 
Tapi papahku belum di vaksin. Karena papah menolak di vaksin pada awalnya. Ngga tau kenapa dan apa alasannya menolak…? Lalu, adikku juga sempat menolak. Alasannya karena buatan Bill Gates katanya. He he…,   
 
Aku dan mamah telah di vaksin menggunakan suntikan dari Sinovac buatan China.
 
Sakit demam 1,5 hari

 
Bulan Juli 2021. Aku sempat ngga kuat menjalankan aktivitas sehari hari dan harus tertidur lemas di kasur selama 1,5 hari karena sakit demam.  
 
Cuaca bulan Juli yang lalu di Palangkaraya. Kok terasa dingin banget ya kayak es.
 
Apalagi saya yang tinggal di dekat pinggiran taman nasional Sabangau merasakan kedinginan.
 
Pada malam hari setiap jam 8 hingga 9 malam mendekati jam 10 malam. Aku juga harus bergegas keluar tiap hari untuk mengambil sisa sisa sayuran. Kebetulan waktu itu juga sedang rintik rintik hujan.
 
Pada pagi harinya, Saya menderita sakit. Tapi cuma 1,5 hari saja. Setelah itu sembuh lagi.  
 
Sakit walaupun cuma demam. Bagi saya itu menganggu banget karena dari peristiwa ini selalu menyebabkan penundaan dan dapat mengecewakan klien.
 
Kalau klien sih ngga mentoleransi sakit penyakit. Karena dipikiran klien. Aku harus selalu dalam keadaan sehat dan bugar untuk datang kepada mereka setiap hari.

Baca juga :

Tanaman singkong

 
Masih belum maksimal untuk melakukan pemetaan di pekarangan rumah karena terhalang oleh beberapa faktor seperti tanah gambut, cuaca penyebab banjir, adanya ayam tetangga yang berkeliaran kemana mana dan keterbatasan waktu.
 
Tak semua jenis tanaman bisa tumbuh subur di kebun yang bertanah gambut dan diiringin oleh banyak ayam. Seperti contoh menanam jagung dan tomat. Itu bakalan hancur terkikis oleh ayam.
 
Menanam kacang panjang juga kesulitan. Karena membutuhkan air dalam jumlah besar. Maka kacang harus disiram setiap hari. Sedangkan disisi lain, saya harus menghandle 14 ekor babi.
 
Untuk mengurus babi dibutuhkan waktu dari jam 6 pagi – 10 siang lewat. Jadi tak mungkin saya membagi diri untuk mengurus jagung, tomat dan kacang.  
 
Terkadang terkadang saya pengen punya jurus seperti Naruto yang bisa melipatgandakan diri. Tapi itukan ngga bisa ya cuma di film anime. Jadi akhirnya pada hari ini saya memutuskan berhenti menanam jagung, tomat dan kacang.  
 
Kemudian memperbanyak tanaman singkong. Karena perawatannya mudah diakibatkan ayam tetangga ngga mematoknya, cepat besar, tahan gambut dan tahan dikit dengan banjir.
 
Tapi saya tetap masih menanam buah pare, oyong dan mentimun di polybag sebagai selingan waktu.
 
Terima kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU

Related Post