Langsung ke konten utama

Israel Lemonade : Teknologi Asuransi Broker Berbasis Bots AI Artificial Intelligence (2018)


Selama ini, Bisnis asuransi identik dengan adanya banyak jasa perantara dan masyarakat memandang, Asuransi sulit banget untuk disatukan dengan teknologi.

Tahukah anda. Satu perusahaan asuransi di Amerika Serikat saja mempekerjakan lebih dari 100.000 karyawan untuk menangani penjualan, pemasaran, layanan pelanggan, dan administrasi di kantor unit.  

Hal ini belum pula di hitung oleh orang yg bekerja sebagai agen-agen perantara yg tersebar ke berbagai pelosok.

Industri asuransi dikenal sangat tak efesien dan menggunakan banyak dokument kertas.  

Lemonade Insurance Company

Masalah buruk lainnya dalam bisnis asuransi yaitu tentang klaim resiko yg menyulitkan pelanggan.

Karena setiap sisa uang yg telah dibayar setelah pembayaran klaim atau habis masa waktunya, dipegang oleh perusahaan asuransi tersebut.

Terkadang pelanggan yg ingin mengklaim resiko disulit-sulitkan agar perusahaan tersebut tak perlu membayar banyak. Tujuannya agar perusahaan asuransi dapat mengambil untung sebesar-besarnya dengan membayar klaim sekecil-kecilnya.

Perusahaan asal Israel, Lemonade Insurance Company ingin mengubah sistem yg dibenci oleh banyak orang tersebut.

Foto : Shai winninger, di Kantor Pusat R&D Lemonade, Tel Aviv, Israel
Winninger mengatakan :

Kami memberikan sisa dana yang tak diklaim ke badan amal untuk menghindari & melepaskan tangan kami.

Jadi, perusahaan kami tidak pernah menghasilkan uang dengan cara menghindari klaim seperti itu.

Dengan melakukan sistem ini. Memastikan bahwa Lemonade tidak pernah tergoda oleh insentif mengambil keuntungan seperti cara perusahaan asuransi tradisional lakukan selama ini.  

Perusahaan Lemonade Insurance Company didirikan pertama kali pada tahun 2015 di Israel oleh Daniel Schreiber dan Shai Winninger.


Pada tahun 2016. Lemonade mendirikan kantor cabang di New York, Amerika Serikat dengan memperkerjakan 30 karyawan melalui anak usaha Lemonade.inc

Daniel Schreiber dulunya bekerja di perusahaan teknologi Powermat. Penyedia energi listrik wireless power di Israel.

Sedangkan Shai Winninger dulunya adalah pendiri teknologi Fiverr. Penyedia layanan pasar online untuk layanan freelance yg dikembangkan di Israel.

Mereka memutuskan bersatu menciptakan perusahaan baru, Dimana asuransi menjadi sasarannya.

Artificial Intelligence (MAYA)

Jumlah karyawan Lemonade berkisar kurang dari 100 orang saja.

Teknologi Artificial Intelligence yg disebut ‘MAYA’. Memiliki andil besar dalam menangani semua keluhan pengguna, pendaftaran, administrasi, klaim dan menyingkirkan broker (perantara).

Karena Teknologi AI. Alasan dibalik mengapa harga biaya asuransi yg dijual di lemonade jauh lebih murah ketimbang asuransi tradisional.

AI MAYA milik Lemonade memungkinkan pelanggan dapat berbincang-bincang tentang langkah mengasuransikan rumah, apartement dan kondominium.  


Dalam hitungan detik, AI MAYA menjawab semua pertanyaan secara otomatis. Hanya butuh 3 menit bagi AI MAYA untuk membuat klaim, asuransi dan pembayaran.

Pelanggan manusia ngga akan sadar kalau mereka sebenarnya berbicara dan chatting dengan Robot AI MAYA yg seolah-olah mirip seperti manusia.

David Thevenon dari Softbank Group mengatakan :

Lemonade menggabungkan Big Data dan AI (Artificial Intelligence) dengan cara yg lebih mulus. Lemonade benar-benar merevolusi industri asuransi.

Kami sangat terkesan oleh Tim hebat ini yang dapat menganggu model asuransi tradisional dengan inovasi zero everything dan giveback.

Kami berharap menjadi bagian investor dalam mendukung pertumbuhan perusahaan agar berkembang dengan cepat.

AI MAYA dan Lemonade dikembangkan dan diciptakan dengan uang sebesar $ 180.000.000 juta dolar atau sekitar Rp 2.5 Triliun rupiah.


Alamat : https://www.lemonade.com/

Kantor Induk Pusat : Israel untuk Perusahaan Lemonade Insurance Company

Kantor Pusat : Amerika Serikat untuk anak perusahaan Lemonade.inc

Terima Kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU

Related Post