Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Diary Urban Farming, Family Cooking, Travel dan Gaji Bisnis Online Oktober 2019 [ Rp 213.000 ]


Hari ini tanggal  1 Nopember 2019. Seperti biasa saya mulai menulis Pendapatan bisnis internet saya yg berasal dari hasil bulan lalu Oktober 2019.

Tulisan ini saya tulis sebagai pedoman bagi saya untuk mencari kelemahan & kelebihan strategi bisnis online saya untuk menjadi lebih baik lagi.

Gaji+Penghasilan.jpg (600×400)

Trading Berbasis AI adalah Money Game ( Scam )

Sekitar 2 tahun yang lalu menggunakan trading berbasis AI. Entah AI Bot dan AI Arbritase.

Dulunya saya mengira kecerdasan buatan dapat melakukan trading secara otomatis tanpa perlu kehadiran kita.

Beberapa tahun yang lalu AI berbasis Bot yang menerapkan pola pergerakan trading automatic.

Saya sudah menyatakan bahwa memang scam. Udah saya tulis kok di artikel diary kemaren.

Kesimpulannya, hampir mustahil AI diterapkan di bisnis trading untuk memprediksi pergerakan naik turun harga secara tepat.

Nah, tersisa AI Arbitase. Secara logika saya bisa menerimanya karena penerapan AI disini yaitu tanpa harus memprediksi tetapi mencari perbedaan pasar market di bursa lainnya.

Waktu itu, dibenak saya ada sedikit ragu-ragu juga. Bagaimanakah AI berbasis Arbitrase bekerja. Mengingat pergerakan bursa cryptocurrency berubah dengan cepat dalam hitungan detik dan tentunya jika ada transaksi keluar dari bursa lainnya mesti ada fee kudu mesti dibayar.

Dari lampiran halaman situs AI Arbirtase. Mereka mengklaim memiliki AI berkecepatan tinggi dan ada kerjasama dengan pihak pengelola bursa dari lainnya.

Jawaban saya akhirnya terjawab kemaren pas bulan Oktober 2019.

Jadi hasil keseluruhan kesimpulan trading berbasis AI : Mereka semua SCAM. (Money game).

AI terbukti ngga dapat diterapkan untuk memprediksi miliaran emosi manusia di trading. Prediksi AI terbukti selalu gagal di bisnis trading. Nah, agar sukses trading. Mau ngga mau saya ngelakuin apa yang kita sebut sebagai ‘trading manual’ dan belajar banyak membaca buku dan menonton tutorial trading manual di Youtube. 

Entahlah, kenapa dulu aku mudah banget tertipu kayak ginian. Mungkin karena mempercayai banyak pemberitaan tentang AI (Artificial Intelligence) yang katanya cerdas dan otomatis itu. Tahu-tahunya, ternyata AI tak dapat diterapkan di trading.   

KESALAHAN RUMUS TRADING
Trading.jpg (752×499)

Kemaren udah bikin rumus tentang trading manual hasil pengalaman sejak 2006. Kalau kata kalangan universitas disebut karya ilmiah.

Sudah saya tulis karya ilmiah tersebut di diary. Pengalaman saya ngga bagus-bagus amat sih di bisnis trading ini seperti pembahasan kemaren karena kurang fokus & sering gagalnya. Padahal saya sangat menyukai pekerjaan bisnis trading. Cuman ya itu tadi sih, kurang fokus aja.

Dari hasil ujicoba bulan kemaren menggunakan rumus baru. Ada beberapa kegagalan.

Ternyata rumus perlu direvisi ulang, diperbaiki karena terdapat cacat & error, sehingga menghasilkan kesalahan.

Kalau rumusnya salah, berarti tindakannya salah, kalau tindakannya salah berarti prediksinya salah, kalau prediksinya salah maka hasilnya salah, kalau hasilnya salah maka mesti ada sesuatu perlu diperbaiki.

Ada beberapa kesalahan juga yang saya temui kemaren diluar teknis. Kesalahan ini masih sama seperti permasalahan masa lalu :

1]. Terlalu terburu-buru (tergegesa-gesa, ngga sabaran)

Terlalu cepat mengambil keputusan selalu berakhir dengan kegagalan. Kecepatan tak selalu menentukan kemenangan.

Jadi kedepannya Afrid memang mesti sabar. Sabar ini ujian.  

Mengambil pepatah spanduk Pak polisi : Biar Lambat asal Selamat.

2]. Bersikap mirip seperti perjudian

Trading sebenarnya bukan bisnis judi. Tapi tentang menganalisa, mengindikasi, memanajemen dan mengolah data informasi dunia berdasarkan indikator data.

Nah, yang saya lakukan kemaren kayak judi banget. Asal-asalan ngetrading, berharap dapat profit banyak.

Sikap mirip judi bukannya untung didapat tapi malah buntung.

Walaupun sering buntung di trading, saya anggap itu sebagai pembelajaran.

Banyak biaya yang udah saya keluarkan di bisnis ini hilang lenyap, anggap aja sebagai modal R&D (Riset dan Pengembangan) dan sebagai pengalaman agar tak lagi mengalami kesalahan yang sama.

*** ***

Bulan Oktober kemaren, saya mengalami kegagalan. (lagi, lagi & lagi).

Saya terus mengalami kerugian modal. Tapi ya udah deh pasrah aja. Coba mulai lagi…   

Oktober 2019 : Saya kehilangan Rp 500.000 ribu. Masih mending sih bulan-bulan lalu, kehilangan sampai Rp 2.500.000 jutaan.

Coba lagi bulan November 2019 menggunakan rumus baru melalui revisi terbaru.

Rumus baru mencoba menutup kelemahan dari rumus lama buatanku mengalami error.

Tapi ngga tahu juga, apakah nanti revisi rumus baru ini berhasil atau gagal. 

Coba aja lagi... 

Sayangnya, saat ini saya kebingungan nyari modal tambahan buat trading.

Berharap naik motor pergi menyelusuri setiap sudut jalanan. Semoga aja ada uang punya orang lain jatuh Rp 100.000.

Atau semoga dapat hadiah undian Rp 1.000.000 juta dari bungkusan sachet Rinso. Please donk hadiahnya kok piring terus.

TERNAK BABI 

Pas pergi sama mamah bertamu ke rumah bapak Alson. Tetangga kami di rumah yang baru.

Saya melihat di belakang rumahnya ada banyak kandang babi.

Lalu saya mendatangi ke rumah orang yang ada di depannya.

Duh asik banget, disana ada orang berternak burung merpati, ayam & kalkun.

Asik banget kelihatannya.

Kebanyakan orang disana memelihara burung Walet sih, Lalu ada juga mereka memelihara kambing & sapi dikandangkan.

~~~ ~~~ ~~~

Udah lama aku pengen ternak babi. Cuman karena rumah keluarga kami saat ini berada di perkotaan. Jadinya ngga bisa ternak babi, takut menganggu tetangga sekitar.

Kira-kira 1 tahun lagi kami pindah ke rumah baru di pinggiran kota, sambil nunggu rumah ini masih dalam tahap pembangunan. Disana nanti ngga ada tetangga. Karena jaraknya agak berjauh-jauhan. Ngga seperti di perkotaan rumah saling berhimpit-himpitan sehingga mustahil berternak babi disana.

Oh ya, Jarak rumah ini sekitar 10 km dari kota Palangkaraya. Jadi masih di area kota, tapi tinggal di pinggiran kota. Disana nanti saya dapat bercocok tanam singkong untuk pakan ternak babi, ikan & ayam.

Ngga sabaran rasanya ternak babi…

Maklum, sejak kecil hobi banget memelihara hewan, ikan & tanaman.

Cuman aku agak bingung juga tuh gimana nanti kalau udah tinggal disana ya.

Semua sarana, prasarana, Indomaret, Alfamart dan pusat perbelanjaan ala perkotaan akan terasa jauh sekitar 10 km. Setelah dihitung-hitung. Butuh 40 menit menuju ke kota kalau naik motor.

TIDUR JAM 8

Seperti pembahasan artikel diary sebelumnya. Selama ini saya mengalami masalah tidur.

Sejak awal tahun 2019 ini saya sering tidur kebablasan malam-malam sampai jam 12.

Padahal seumur hidup ngga pernah kayak gitu, biasanya jam 8 malam udah tidur.

Sejak 4G masuk ke kotaku di Palangkaraya. Kuota internet berlimpah dan kecepatan streaming makin ngebut. Walhasil, saya jadi sering nonton Youtube sampai lupa waktu, tau tau udah jam 12 malam.

Video Youtube ditonton kebanyakan ngga penting-penting banget juga.

Cuman asik aja.


Youtube : Nino Uya Kuya


Akhirnya pada bulan September kemaren.

Saya sudah bisa kembali tidur normal jam 8 malam.

Di bulan September 2019, 5 hari di antaranya masih kebobolan sih tidur jam 12 malam.

Di bulan Oktober 2019, juga masih kebobolan 2 hari tidur jam 12 malam. Namun ada kemajuan berarti.

Semoga di bulan Desember 2019. Setiap harinya saya udah full tidur jam 8 malam dan rutin berolahraga lari 60 kali putaran seperti sedia kala.

URBAN FARMING
Foto : Ayam Afrid (dokumentasi pribadi)
1]. Telur

2]. 4 ekor ikan nila

3]. 2 ayam kampung

4]. Krokot, serai, buah jeruk nipis, daun kemangi dan 3 kg buah mangga.  

INCOME GAJI PENGHASILAN OKTOBER 2019

Google Adsense : Rp 213.000

Investasi Cryptocurrency : Rp 0

Total : Rp 213.000

Semoga Tuhan Yesus Kristus memberkati dan selalu bersamaku. Amin.

Terima kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU