Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Diary urban farming, family cooking, bisnis online, travel dan investasi cryptocurrency Maret 2021

 Hari ini tanggal 2 April2021. 

Saya kembali menulis tentang diary urban farming, family cooking, bisnis online, travel dan investasi cryptocurrency hasil bulan lalu Maret 2021.

Tulisan ini saya tulis sebagai pedoman bagi saya untuk mencari kelemahan dan kelebihan setiap strategi untuk menjadi lebih baik lagi. 

Siapa tahu bermanfaat bagi pembaca ya.

Terima kasih.


Teman dan 2 paman saya meninggal dunia. Salah satunya karena Covid-19
 
Ngga kerasa tahun 2021 sudah menginjak di bulan April. Artinya umur saya telah berusia 34 tahun.
 
Tetangga dirumah lama saya dulu. Bernama Dani.
 
Dani adalah teman sekolah SMA. Dia telah menghembuskan nafas terakhir di bulan Maret kemaren, karena penyakit kanker darah. Sontak saya kaget banget karena usia kami berdua sama sama 34 tahun.
 
Aku dan Dani teman satu sekolah SMA. Walaupun kami berdua ngga pernah 1 kelas.
 
Kemudian di bulan yang sama. Secara mengagetkan ke 2 paman saya meninggal dunia hanya selisih beberapa hari saja.
 
Bapak Elsey meninggal karena penyakit Covid-19 di usia 60 tahun.

 
Sedangkan Bapak Ipu meninggal karena penyakit ketuaan di usia sekitar 82 tahun.
 
Pada saat Afrid masih kecil. Bapak Elsey suka mengajak aku dan keluarga untuk tamasya berlibur ke bukit Tangkiling dan danau Tahai. Aku juga sering diajaknya ke kolam ikan patin.
 
Padahal baru saja beberapa hari ini, bapak Elsey pengen mengajak saya lagi dan lagi untuk jalan jalan melihat gedung burung sarang wallet.
 
Sedangkan Bapak Ipu, merupakan salah satu paman tertua di keluarga kami. Usianya 82 tahun namun punya fisik kuat dan prima. Bayangkan saja ya dari jarak rumah ke rumah kami sekitar 10 km. Tapi beliau masih mampu kuat mengendarai sepeda motor. Padahal beliau tak punya SIM. (Karena usia 82 tahun dilarang oleh kepolisian untuk mengendarai motor).
 
Dari bapak Ipu aku mengenal tentang Tuhan Yesus Kristus.
 
Bapak Ipu sering sekali membahas tentang Yesus Kristus.
 
Oh ya, ada sesuatu yang lucu tentang bapak Ipu. Suatu ketika beliau mengajak saya pergi ke kebun buah naga. Saat itu aku pengen memegang stir motor. Tapi lucunya beliau yang udah tua melarang saya, karena katanya biarkan aku yang membawa motor, kamu dibelakang saja. katanya…,  
 
Bapak Ipu memang dikenal senang jalan jalan naik motor. Sering suka jalan naik motor kesana kemari keliling kota Palangkaraya.
 
Anaknya sering menelpon papah saya untuk menanyakan keberadaannya.
 
Hebatnya bapak Ipu ini ya, selain dia punya badan yang kuat. Dia juga punya otak dengan ingatan kuat. Kenapa saya bilang begitu, karena setiap kali bertemu dengan paman saya ini, dia ngga pernah lupa nama saya dan ngga pernah satu kalipun salah menyebut nama. Padahal biasanya ya, kebanyakan orang tua itu sering lupa ingatan, bahkan menyebut nama anaknya sendiripun sering salah. Tapi itu sama sekali tak berarti bagi paman saya ini. Walaupun usianya sudah begitu tua.
 
Dari paman saya ini yang berusia 82 tahun. Aku baru tahu kalau ternyata Afrid mirip seperti kakek.
 
Kadang kadang aku dikeluarga seperti merasa lain sendiri. Sehingga sering bertanya tanya di hati sendiri. Kenapa aku berbeda.
 
Sebagai informasi. Adik bungsuku itu punya sifat ekstrovert, dia senang hangout bersama teman temannya.
 
Mamah dan papahku juga bersifat ekstrovert. Mereka semua kalau makan ikan pipih juga tak ada riwayat alergi. Sedangkan aku mengalami alergi dan bersifat sangat introvert.
 
Bapak Ipu mengatakan bahwa Afrid mirip seperti sosok kakek bernama Lentem.

Dari situ aku mulai tahu.
 
Kata bapak Ipu, kakek Lentem adalah seorang peternak babi dan petani tanaman yang hebat. Lentem sosok orang pendiam, bahkan menikah dengan nenek bernama ‘Rose’ harus dijodohkan. Katanya.
 
Hem.., walaupun sebenarnya Afrid tak terlalu mengenal banyak sih tentang sosok kakek Lentem.
 
Karena kakek Lentem telah meninggal saat aku masih kecil. Pernah sih dulu kakek lentem tinggal dirumah. Tapi cuma sementara saja karena menghembuskan nafas terakhir.
 
Dari kisah bapak Ipu. Aku mulai tahu kalau ternyata saya mirip kakek lentem yang bersifat introvert dan hobi berternak babi, sama seperti Afrid yang hobi juga berternak babi dan bercocok tanam.
 
Jika Tuhan Yesus mengizinkan. Afrid selamanya tetap menjadi seorang perternak babi, ayam, ikan dan petani tanaman. Karena ini adalah pekerjaan yang paling membuat aku bahagia.
 
Pertama kali kebiri babi dan membeli EM4
 
Awalnya aku kira sama seperti sunat manusia. Kebiri berbeda dengan sunat. Karena kebiri atau kastrasi merupakan suatu tindakan operasi bedah yang bertujuan untuk menghilangkan 2 biji testis pada jantan babi.
 
Wkkwkwkw….,
 
Pertama kali kebiri babi.
 
Dalam hatiku selalu tertawa. Kasihan babiku, 2 bijinya hilang dipotong.
 
He he…,

 
Oh ya, pada bulan Maret 2021. Untuk pertama kalinya saya mencoba EM4. Hasilnya bagus untuk mempertahankan makanan ternak babi agar tak cepat busuk.
 
Artinya, saya sudah punya kombinasi EM4 dan VITERNA untuk pakan ternak babi.
 
Penghasilan tambahan Rp 50.000 dari tetangga sebelah rumah
 
Ayam tetangga disebelah rumah memang sulit diatasi.  
 
Tanaman jagung, terong, tomat, lombok, dll yang saya tanam banyak habis dilahap oleh si ayam tetangga hingga tersisa akarnya saja.
 
Untuk mengatasi ayam tetangga, beberapa minggu ini udah saya bikin pagar kayu yang lebih tinggi agar ayam tetangga ngga bisa merusak tanaman.
 
Nah, begini ya.
 
Tiap hari Jumat, Sabtu, Minggu.
 
Biasanya tetangga di sebelah rumah tuh ngga ada. Karena mereka berangkat nun jauh disana untuk sedot emas di sungai Kahayan.  
 
Tetangga saya ini bekerja sebagai pegawai honor pemerintahan.
 
Tapi hari sabtu dan minggu dia libur.
 
Sehingga dihari Jumat, ketika pulang dari kantor, mereka bergegas berangkat menyedot emas dan pulang di hari senin pagi langsung masuk kantor.

 
Jadi, selama 3 hari setiap minggu. Rumah mereka ditinggal tanpa seorangpun.
 
Selain mereka memelihara ayam yang dilepas liarkan, mereka juga memelihara 4 ekor babi.
 
Karena babi mereka di kurung di kandang. Tak ada orang lain yang memberi makan selama 3 hari hampir setiap minggu.
 
Akhirnya saya mendapatkan pekerjaan baru. Memberikan makan babi tetangga.
 
Lumayan dikasih Rp 50.000 ribu.
 
Buat beli Nasi Padang dan minuman Coca Cola.
 
He he…,
 
Semoga tetanggaku dapat banyak emas dari hasil menyedot sungai Kahayan yang panjangnya sepanjang panjangnya. He he…,
 
Babinya kalau ditinggal, biar Afrid aja yang urus kasih makannya ya. Wkwkwkwk….,

Hari gini, nyari uang Rp 50.000 ribu darimana lagi ya. 
 
Terima kasih tetanggaku.
 
Air tiba tiba menjadi surut

 
Pas bangun tidur udah ngelihat air banjir tiba tiba menghilang.
 
Setelah diselidiki, ternyata jarak sekitar 300 meter ada pekerjaan dinas pemerintah sedang menggaruk parit dengan alat berat. Membuat aliran air menuju keluar ke sungai taman nasional Sebangau.
 
Walhasil, tadi rumah kami dan sekitarnya kebanjiran air, tiba tiba mengering dengan cepat.
 
Sekarang sudah ngga ada lagi pemancing di kawasan tempat kami. Karena airnya sudah kering.

Baca juga :
 
Cahaya bluelight

 
Beberapa waktu yang lalu saya menemukan sebuah artikel penelitian kesehatan tentang cahaya bluelight.
 
Sontak, saya menjadi ingat tentang nasihat paman Iwerto.
 
Mencoba rutin mengikutinya, pada bulan Maret 2021.
 
Waktu tidur tercepat saya adalah pukul 07.20 WIB.
 
Saya juga mematikan lampu dan laptop agar terhindari dari bluelight di malam hari.
 
Nasihat paman Iwerto sungguh bermanfaat bagi saya. Padahal, pesan ini sudah disampaikan lebih dari 30 tahun yang lalu.
 
Membeli bunga matahari dan memilih jenis tanaman anti-ayam.

 
Karena harga kuaci agak mahal. Jadi saya memutuskan membeli bunga matahari seharga Rp 10.000 perbatang. Siapa tahu nanti berbunga lalu saya bikin masakan kuaci campur garam.
 
Oh ya, berhubung ayam tetangga suka merusak tanaman saya.
 
Aku perhatiian. Ada beberapa jenis tanaman yang tak iincar ayam. Seperti kacang panjang dan paria. Karena tanaman ini tumbuh meninggi keatas. Sedangkan paria berdaun pahit sehingga ayam ngga selera memakannya.
 
Kedepan pengen mencari jenis tanaman apa saya yang ngga dirusak oleh ayam atau memaksimalkan apa yang ada aja dulu. Beberapa tanaman memang harus dipagar secara ketat untuk menghindari ayam tetangga mematuknya.
 
Memang ada cara mudah untuk mencari solusi mengatasi ayam tetangga. Cukup dengan mendirikan tembok. Maka semua permasalahan selesai. Namun membangun tembok membutuhkan dana besar. Sehingga ini dapat disebut ide tak mudah dan tak murah. 
 
Berikut temuan saya tentang tanaman yang tak dirusak oleh ayam.
 
~ Singkong
 
~ Ubi jalar
 
~ Kemangi
 
~ Paria
 
~ Jahe
 
~ Kunyit
 
~ Terong pipit
 
~ Serai
 
~ Kedondong
 
~ Sawo
 
~ Anggur
 
~ Pepaya
 
~ Bunga matahari
 
~ Kacang panjang
 
Terima kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU