Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Teknologi Israel dalam Penciptaan Danau Buatan di Padang Pasir (2018)


Israel yang berada di kawasan ‘Timur Tengah’ dimana rata-rata negara-negara tetangga-nya mengalami kegersangan, tandus dan kekeringan.

Tetapi mengapa keadaan pemandangan terlihat berbeda di Israel, tanaman-tanaman hutan tumbuh subur dan ada banyak danau-danau air.

Jika kita melihat dari balik jendela pesawat terbang yg berada di atas langit, Israel begitu nampak indah, hijau, segar di mata.

Bagaimana hal ini dapat terjadi..…?

Teknologi apa yg mereka gunakan….?

APA RAHASIA ISRAEL MENCIPTAKAN HUTAN & DANAU BUATAN DI PADANG PASIR

Sebelum kedatangan umat Yahudi ke Israel tahun 1948,

ketika proklamasi kemerdekaan dikumandangkan.

Tanaman-tanaman dan pepohonan banyak yg enggan tumbuh.

Sedikit nan sunyi, hutan & bunga-bunga enggan bermekaran. Padang pasir dimana-mana.



Orang-orang Israel ketika itu mengandalkan satu-satunya lahan hijau & sumber air dari danau Galilea, air bawah tanah akuifer dari dataran Golan Suriah yg subur, mengandalkan aliran sungai Yordan, dan mengharapkan menampung hujan dari Tuhan yg jarang turun dari langit ketika itu.

Bagaimana mungkin negara ‘Israel’ yg dulunya panas, kering, gersang, dan memiliki curah hujan sedikit.

Kini dapat berhasil dan berubah menjadi lingkungan yang hijau, hutan yang luas, jumlah pertanian yg terus bertambah massif ke arah ekspor dan dapat mengundang turunnya hujan dalam curah air yg besar.

Rahasianya adalah teknologi yg dikembangkan oleh organisasi Israel KKL-JNF yg didukung oleh jutaan orang-orang Yahudi dimana mereka dengan gotong royong secara rutin dan hati yg gembira menanam pohon satu demi satu menggunakan tangannya hingga membentuk hutan buatan raksasa terbesar di dunia.  

Pada tahun 2018. Dari total luas wilayah 20.770 kilometer persegi, Kawasan hijau telah menutupi area Israel hingga mencapai 40%. Seiring waktu, persentase ini terus bertambah mengincar kearah Negev yg tandus.

230 Danau air buatan

Israel telah menciptakan 230 danau di padang pasir.

Danau ini berbeda seperti pada umumnya, karena bukan terjadi secara alamiah, tetapi dibangun secara buatan oleh manusia. Pada lapisan bawahnya dilapisi dengan beton agar air tak merembes menghilang ke bawah tanah.

Air dari danau ini berasal dari pipa-pipa yg dialirkan oleh perusahaan-perusahaan teknologi air. 

Youtube : Teknologi Air Israel

Danau buatan tersebut sengaja disebar diseluruh penjuru Israel untuk memudahkan sebagai pasokan irigasi tetes pada pertanian & peternakan disekitarnya.

Berkat keberadaan danau ini : Kebun, ladang, hutan terlihat tumbuh subur. Orang-orang dapat hidup dekat bersama pecinta alam, entah sebagai tempat rekreasi atau rehabilitasi penyembuhan penyakit.

Inilah deretan beberapa foto tampilan danau air masa depan ala Israel yg kebal dari bencana kekeringan.

Foto : burung berterbangan didanau buatan
 














Bagi orang Indonesia dan ASIA yg sering dilanda hujan. Foto danau nampak diatas seperti biasa saja. tetapi bagi orang timur tengah. Ini adalah danau yg keren karena berada lokasi di tempat 70 tahun yg lalu berupa padang pasir. 
Yuk Belajar :
Ketika ada hujan turun membasahi kota, air hujan mengalir dari atap rumah, ke gedung, ke jalan-jalan, lalu ke saluran got, kemudian air jatuh terjun ke sungai dan berakhir ke laut.

Sebenarnya limpasan hujan tersebut telah mengumpulkan zat-zat beracun karena pencemaran kota-kota di berbagai negara.

Ini adalah masalah lingkungan era modern saat ini, menyebabkan semakin banyak ikan-ikan dan terumbu karang di laut di seluruh dunia mati secara mengenaskan perlahan-lahan akibat racun dan senyawa asam berbahaya.

1001 alasan mengapa nelayan, selalu mengeluh sulit mencari ikan laut di abad ini.

Di Israel, keadaan menjadi berbeda. Air hujan yg jatuh ke kota tak dibuang langsung ke laut.

Melainkan ditampung ke dalam sebuah mesin-mesin berteknologi tinggi untuk penjernihan & membuang toxin racun yg dapat menyebabkan manusia terkena kanker.

Setelah jernih, Air bersih dialirkan ke jutaan rumah & gedung-gedung keluarga di Israel.

Limbah kotor dari hasil pembuangan rumah tangga kemudian dialirkan kembali ke perusahaan teknologi daur ulang air untuk dialirkan melalui pipa ke 230 danau buatan tersebut.  

Apabila hujan jarang turun. Israel menyedot air laut yg asin untuk disulap (desalinasi) menjadi air tawar.

Youtube : Teknologi Air Israel

Untuk mengundang agar hujan turun ke timur tengah yg identik dengan kawasan ketandusan. Pepohonan & hutan buatan raksasa dapat memicu datang atau terjadinya butiran-butiran awan-awan mendung yg mampu membanjiri Israel dengan air yg berlimpah.

Selain permasalahan pencemaran air laut. Manusia modern di tahun 2018 juga dihadapi oleh pemanasan global warming dimana terjadinya perubahan iklim yg memicu penggurunan, penandusan, kegagalan panen, kekeringan danau, sungai, laut, gelombang panas, dll.

Proses ini sebenarnya bukan salah alam, melainkan salah perilaku manusia itu sendiri semena-mena terhadap alam, maka alam-pun membalasnya dengan bencana ketandusan, kekeringan air,  pencemaran, kepanasan terik mentari, makin mahalnya makanan pangan, kegersangan, dll.

Israel telah mengembangkan teknologi-teknologi canggih berdasarkan metode pertanian kuno untuk mengatasi perubahan iklim secara global.

Hutan dapat ditumbuhkan, rumput dapat hidup dengan dialirkan air, danau buatan dapat diciptakan, buah-buahan hasil pertanian dapat melimpah,

dan hujan dapat diundang dengan teknik alamiah menanam pepohonan dalam jumlah besar, sehingga diharapkan embun awan muncul menutup angkasa. Sehingga kelak wilayah Israel sulit terlihat dari satelit luar angkasa, karena tertutup awan.. Semakin banyak pohon, semakin banyak awan, semakin banyak hujan, semakin banyak air, semakin subur-lah Israel.

Youtube : Hamparan Hijau di Israel, Dulunya Tandus kini Hijau

Teknologi yg dikembangkan di Israel telah terbukti ‘Teruji di Lapangan, 

Karya Indahnya dapat disaksikan oleh jutaan pasang mata. 

Hutan tumbuh di padang pasir dan danau tercipta di tempat yg dulunya kering gersang’.

Youtube : Teknologi Air Israel

Pusat penelitian dan pengembangan ‘R&D’ didirikan oleh KKL-JNF. Bekerjasama dengan ilmuwan, insinyur, para peneliti dari universitas terbaik di Israel dan perusahaan-perusahaan industri teknologi-teknologi air berbasis buatan Israel.

KKL-JNF turut pula mengembangkan teknologi, varietas tanaman unggul, pelatihan siswa & menciptakan berbagai produk berbasis peningkatan alam.

Israel adalah pemimpin teknologi air nomor #1 di dunia saat ini. Tetapi tak mungkin mampu melakukannya seorang diri untuk mencegah begitu cepatnya terjadi bencana kekeringan, kelangkaan air, penggurunan, ketandusan, gelombang panas mentari dan pencemaran sungai, danau & laut dalam skala GLOBAL INTERNASIONAL.

Israel memiliki teknologi anti-perubahan-iklim-global-warming dalam skala kecil.

Kini yg dibutuhkan hanyalah menerapkannya dalam skala global apakah mau negara-negara lain dan penduduk-penduduk seluruh dunia berkerjasama dengan kedamaian....? 


                                                   Youtube : Organisasi Zionis Israel KKL-JNF

Terima Kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU